
Bukannya merasa senang Yivone malah merasa sakit yang terpendam saat melihat suaminya itu
"Kenapa kau ada di sini?"tanya Yivone dengan sambil mengeluarkan air matanya
"Markas Dragon adalah milik ku"jawab Jack sambil melangkah maju menghampiri istrinya
"Jangan mendekat" pinta Yivone yang mundurkan langkahnya dengan ingin menjauhkan diri dari suaminya
"Yivone"ucap Jack
"Kenapa kau ingin membawa ku kemari?"tanya Yivone yang masih histeris
"Yivone, kau adalah istri ku tentu aku ingin membawa mu kembali" jawab Jack sambil menatap istrinya dengan tatapan dalam
"Istri mu? sebenarnya kau butuh berapa wanita untuk melayani mu? bukankah dia sudah memuaskan mu? lalu untuk apa kau mencari ku lagi?"ketus Yivone
"Yivone, apa maksud mu?"tanya Jack dengan lembut
"Bukankah kau akan menikah? lalu kenapa membawa ku kemari lagi? bukankah dia adalah wanita cantik yang telah membuat mu menyesal karena tidak menikahinya sejak awal?"tanya Yivone dengan kesal
"Yivone, ini tidak seperti yang kau katakan"jawab Jack
"Jack, aku dulu pernah mengatakan jika kau sudah bosan dengan ku dan tertarik pada wanita lain, kau bisa mengatakan pada ku aku akan pergi, tapi kenapa kau malah membawa ku kemari di hari pernikahan mu dengan nya? apa kau ingin aku menghadiri pernikahan mu dengannya? dan ingin aku melihat dengan mata sendiri?"tanya Yivone dengan histeris
"Jika aku ingin menikahi nya maka aku tidak akan berada di hadapan mu lagi, ini semua hanya bagian rencana ku saja"jelas Jack dengan berusaha merendamkan emosi Yivone
"Tapi kau telah melakukan hubungan dengannya, dan lebih parah nya kau mengatakan jika kau menyesal tidak menikahinya dari dulu, lalu apakah maksud mu kau menyesal karena menikahi ku?"tanya Yivone dengan emosi
"Yivone, aku tidak melakukan apa pun dengannya"kata Jack sambil melangkah maju dengan perlahan
"Wajar jika kau melakukannya dengan wanita lain, karena di dunia ini tidak ada pria yang hanya hidup dengan satu wanita, aku tidak ada hak menyalahkan mu, aku hanya meminta biarkan aku pergi aku tidak mau di sini"ujar Yivone sambil menangis
"Aku tidak pernah menyentuh nya, dan selama ini aku tidak pernah menyentuh wanita mana pun, selama hidup ku aku hanya mencintai mu seorang"jelas Jack dengan melangkah ingin mendekati istrinya
"Jangan berdalih, kau bukan pria pengecut rekaman yang di berikan Cindy pada ku adalah suara mu saat kalian melakukannya di hotel dan saat kau melamarnya, semua telah ku dengar dengan jelas"bentak Yivone dengan kesal
"Yivone, itu bukan suara ku, memang mirip tapi itu bukan aku, ini semua juga bagian dari rencana ku untuk menjatuhkannya, hanya saja aku tidak menyangka jika dia merekam semua pembicaraan nya dengan pria itu dan memberinya pada mu. Yivone, percaya pada ku, di pesta nanti kita pergi bersama"kata Jack yang menghampiri istrinya
"Maksud mu menjatuhkannya?"
"Iya, dia menahan mu selama 5 tahun 6 bulan, aku ingin dia membayar semua perbuatannya" jawab Jack sambil melangkah maju dekat dengan istrinya
__ADS_1
Di saat Yivone sedang terdiam Jack langsung menarik pinggang istrinya dan memeluk erat tubuhnya sambil mengelus kepala istrinya
"Percayalah pada ku, aku tidak pernah menyentuh nya" bujuk Jack dengan mencoba menenangkan emosi istrinya
"Apa aku harus percaya pada mu? karena dia selalu ingin dekat dengan mu apa aku harus percaya jika kau tidak pernah tergoda?"tanya Yivone sedang tertekan
"Yivone, aku tidak pernah tertarik padanya, aku adalah suami mu untuk selamanya"jawab Jack dengan mengelus kepala Yivone dengan penuh kasih sayang
"Lalu kenapa begitu lama kau datang? aku hampir putus saja jika bukan karena anggota mu datang ke pulau aku sudah memilih mengakhiri hidup ku"
"Maaf, aku kelamaan menjemput mu"ucap Jack yang memeluk erat istrinya
.
"Aku menunggu mu selama bertahun-tahun tapi kau tidak pernah datang, di saat aku mendengar kau menikah harapan ku sudah hancur dan aku sangat benci pada mu"jawab Yivone dengan terisak
"Maaf Sayang, selama ini aku selalu mencari mu tidak pernah lengah walau sesaat pun, aku membesarkan kumpulan ku hanya niat untuk mencari mu, semakin meluas anggota ku maka semakin ada harapan aku mendapatkan mu kembali, aku kelamaan dan membiarkan mu menunggu selama ini"bujuk Jack dengan memeluk erat istrinya
"Selama ini kau terus mencari ku?"tanya Yivone dengan terisak
"Benar, aku pernah mengatakan jika kamu menghilang aku akan mencari mu sampai dapat, dan aku tidak akan mencari penganti mu, karena status istri Jack Anderson hanya milik Yivone Shin seorang"kata Jack dengan membujuk istrinya yang masih tertekan
"Aku mengira kau sudah melupakan janji mu"jawab Yivone dengan terisak di pelukan Jack
"Iya, kau membuat ku menangis seharian bahkan sampai sekarang"jawab Yivone sambil menangis
"Jangan menangis, semua akan baik-baik saja, kita tidak akan berpisah lagi, percaya pada ku ini adalah sebuah ujian untuk kita, kita sama-sama setia antara satu sama lain, jadi apa pun yang terjadi kita akan tetap bersama selamanya"bujuk Jack sambil mengelus kepala istrinya
Jack mengecup dahi istrinya dan mengusap air mata istrinya yang membasahi wajahnya itu
"Yivone, percaya pada ku. aku tidak pernah mengkhianati mu dan selama tanpa mu di sisi ku aku tidak dekat dengan wanita mana pun, selama ini aku hanya ingin mencari mu sampai dapat"kata Jack dengan mengeluarkan air mata haru
Jack kemudian mencium bibir istrinya sambil memeluk erat tubuh istrinya. di saat berciuman Jack dan Yivone sama-sama mengeluarkan air mata karena rasa rindu yang terpendam selama bertahun-tahun lamanya.
Sesaat kemudian Jack melepaskan ciumannya. sambil mengusap air mata Yivone yang telah membasahi wajahnya
"Sekarang aku ingin melakukan satu hal"kata Jack dengan menatap dalam ke arah istrinya
"Lakukan apa?"
"Menyuapi istri kesayangan ku ini yang tadinya belum makan apa pun"jawab Jack dengan senyum dan mata yang memerah
__ADS_1
"aku tidak selera"jawab Yivone sambil mengusap air matanya
"Aku akan menyuapi mu, sudah lama aku tidak melakukannnya, aku sangat merindukan masa-masa kita di saat kita bersama dulu"jawab Jack
"Lihatlah ini semua adalah makanan kesukaan mu" kata Jack dengan membawa Yivone duduk bersama di sofa
"Ini semua lauk kesukaan mu, aku menyuruh mereka menyiapkan khusus untuk mu tapi tadi kau malah tidak memakannya" kata Jack dengan sambil menyuapin istrinya
"Aku tidak perhatikan tadi, bahkan aku lupa jika ini adalah lauk kesukaan ku"jawab Yivone
"Tidak apa-apa! jika kamu sudah lupa, karena aku masih ingat semuanya, apa yang istri ku suka dan apa yang istri ku tidak suka."jawab Jack sambil menyuapin Yivone
"Aku makan sendiri saja, ini sudah terlalu banyak kalau hanya aku seorang yang makan tidak akan habis. Jack, kau makan juga."
"Baiklah, kita makan bersama setelah selesai kita akan menyelesaikan urusan kita dengan jala*g itu"
Di saat makan Jack dengan penuh kasih sayang menyuapi istrinya karena dari dulu Jack memang selalu melakukannya di saat mereka makan bersama.
Setelah selesai makan Jack mengeluarkan kalung milik istrinya yang dia dapatkan dari Cindy
"Kalung ini kembali pada mu karena ini adalah milik mu" kata Jack yang mengenakan kalung ke leher istrinya
"Kenapa ada bersama mu?"
"Aku mengambilnya dari wanita jala*ng itu, ini adalah milik mu hanya dirimu saja yang layak memakainya" jawab Jack dengan senyum
"Dia merebutnya dari ku di saat bulan lalu" jawab Yivone dengan memegang kalungnya
"Tapi sekarang kalung ini telah kembali pada pemiliknya"jawab Jack dengan menyentuh wajah Yivone
"Jack, bukankah kau mengatakan ingin ke pesta itu?"
"Iya, tapi nanti saja biarkan dia yang melayani tamu-tamu itu"jawab Jack
"Kenapa bukan sekarang?"
"Karena aku masih ingin menemani mu di sini" jawab Jack dengan mencium bibir Yivone tanpa berhenti
"Yivone, terima kasih telah menunggu begitu lama, aku akan mengunakan seumur hidup ku menebus penantian mu "batin Jack
BAB selanjutnya
__ADS_1
Cindy histeris melihat kado pemberian Jack