MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Shane Wilker dalam bahaya


__ADS_3

"Ikat dia" perintah Jones kepada anggota nya


"Baik" jawab anggota nya dengan menunduk


Pria pengkhianat itu di ikat ke dua tangannya dan di gantung di posisi yang tinggi


"Apa yang ingin lakukan? lepaskan aku."


"Pengkhianat seperti mu apa masih layak di lepaskan?"


Dengan meronta- ronta pria itu karena di ikat dengan posisi bergelantungan


"Apa maksud dengan perkataan mu?"


"Seharusnya kau bisa menikmati hidup mu, tapi kau malah memilih jalan kematian, seharusnya kau tahu memilih jalan ini hanya akan membuat mu mati lebih cepat."


"Siapa menyuruh mu menangkap ku?"


"Seseorang yang akan menghancurkan hidup mu, di saat kau mulai memilih jalan ini, di saat itu kau telah memilih jalan kematian, kau yang hari ni adalah pilihan mu sendiri, nikmati saja sisa hidup mu di sini." kata Jones dengan meninggalkan gudang kosong itu


"Hei..siapa yang menyuruhmu menangkap ku? aku ingin bertemu dengannya" teriak pria yang di gantung itu


Lalu Jones menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah pria itu


"Dia akan datang, tapi dia ingin menyiksa mu dulu, jadi tinggallah di sini selama beberapa hari, di saat dia datang di hari itu adalah hari kematian mu, jadi baik kau berdoa saja agar dia tidak secepat nya datang kemari" jawab Jones dengan senyum sinis


"He..kembali, aku belum habis bicara dengan mu, kembali kau" teriak pria itu dengan meronta-ronta


Di sisi lain kondisi Anthony yang sedang kritis para dokter sedang berusaha menyelamatkannya, peluru yang melesat ke arah bagian perut nya membuatnya sekarat karena kehilangan banyak darah


Jack yang saat itu berada di kediamannya menerima satu panggilan dari nomor yang tidak di kenali


"Hallo" sapa Jack dengan menjawab panggilan tersebut


"Tuan, apakah anda Tuan Jack Anderson?" tanya orang yang di seberang sana


"Benar" jawab Jack dengan cuek


"Tuan Anderson, kami dari pihak rumah sakit, Tuan Anthony mengalami luka tembakan dan sangat kritis, kami butuh darah yang banyak untuk menyelamatkannya, harap anda bisa segera kemari."jelas pegawai rumah sakit yang dari seberang sana


Setelah mendengar pemberitahuan dari pihak rumah sakit, Jack yang hampir tidak percaya jika temannya itu dalam kondisi yang berbahaya..


Lalu Jack menghubungi Sandro yang berada di markasnya


"Sandro, kerah semua anggota kita ke rumah sakit sekarang juga" perintah Jack dengan tegas sambil berjalan menuju ke mobilnya bersama Yivone

__ADS_1


"Siap Ketua" jawab Sandro yang di seberang sana


Sesaat kemudian Jack dan Yivone tiba di rumah sakit besar LA


Para suster sibuk keluar masuk dari ruang operasi tersebut, dengan memegang baskom berisi darah yang banyak, operasi berjalan selama berjam-jam


"Suster, bagaimana dengan pasien di dalam?" tanya Jack dengan khawatir


"Tuan, pasien sangat kritis, dia butuh darah yang banyak, tembakan itu membuatnya kehilangan darah yang cukup banyak" jelas suster


"Suster, periksa darah ku, jika sesuai ambil darah ku" jawab Jack


"Aku juga"lanjut Yivone


"Yivone, jangan. biar saja aku" kata Jack dengan menatap Yivone


"Jack, tidak apa-apa, mana tahu kalau sesuai kita membantunya sementara ini, sambil menunggu bantuan yang lain" jawab Yivone dengan cemas


Lalu Jack dan Yivone sama sama memeriksa darah mereka.


Tidak lama kemudian mereka pun keluar dari ruangan pengambilan darah dengan rauh wajah yang kecewa


Bruk...


Bunyi hentakan tangan Jack ke dinding dengan kesal


"Mudah-mudahan saja, jika aku tahu siapa pelaku nya akan ku habisin orangnya" jawab Jack dengan wajah kesal


"Tuan, apakah anda pihak keluarga pasien?" tanya dokter yang keluar dari ruangan operasi


"Dia adalah teman ku, bagaimana Dokter?"


"Tuan, teman anda sangat kritis, dia sangat membutuhkan darah" kata Dokter itu dengan menghela nafas


"Bantuan akan segera datang, aku sudah menghubungi semua teman ku, Dokter tolong selamatkan teman ku." kata Jack dengan khawatir


"Ketua" suara panggilan Sandro yang telah tiba dengan anggotanya


Kedatangan Sandro menarik perhatian semua yang berada di rumah sakit besar itu, atas perintah.Ketuanya Sandro membawa 100 anggotanya untuk mendonor darah


"Ketua, mereka telah tiba, sisanya masih dalam perjalanan"kata Sandro dengan hormat


"Dokter segera lakukan" perintah Jack dengan tatapan dingin


"Ba- baik" jawab Dokter dengan terbata karena kebinggungan melihat begitu banyak jumlah orang yang datang

__ADS_1


Para Dokter dan suster dengan cepat melakukan pengecekan darah terhadap 100 anggota tersebut


"Jangan khawatir! aku yakin Anthony pasti tertolong" bujuk Yivone dengan menatap Jack


" iya, mudah-mudahan" jawab Jack dengan menyentuh kepala Yivone


Tidak lama kemudian Jack menerima pesanan dari handphone nya, lalu Jack membaca isi pesanan tersebut, saat membacanya mata Jack berubah menjadi tatapan aura membunuh dengan raut wajah yang penuh dengan kemarahan..


Yivone yang sedang mengamati pacarnya itu merasa ketakutan, karena dia tahu jika pacarnya itu sedang marah bisa membunuh siapa saja yang menyinggungnya..


Dua jam kemudian


Operasi berjalan selama berjam-jam, para dokter akhirnya keluar dari ruangan operasi tersebut


"Bagaimana kondisinya?" tanya Jack dengan menatap Dokter


"Teman anda sudah di selamatkan, hanya butuh waktu untuk penyembuhan, dia akan sadar dalam beberapa lagi, karena lukanya terlalu dalam sehingga melukai organ dalamnya" jawab Dokter dengan lega


"Terima kasih, Dokter" ucap serentak Jack dan Yivone dengan tenang


Jack dan Yivone lalu masuk ke ruang inap Anthony, Jack yang melihat kondisi teman nya itu membuatnya merasa sakit, temannya yang di kenal lincah selama ini dan tidak bisa duduk diam akan tetapi sekarang hanya berbaring tidak bergerak sama sekali.


"Sebelum dapat izin dari ku, kau tidak boleh mati, aku tunggu janji mu untuk ke pesta pernikahan ku, aku tahu kenapa kau bisa kena tembak, tenang saja jika kau mendapat kan satu peluru maka akan aku beri dia lima peluru." kata Jack dengan dengan menatap ke arah Anthony yang belum sadar kan diri


Klek..


"Ketua" sapa Sandro yang baru masuk ke ruang inap itu


"Hm" jawab Jack dengan cuek tanpa menatap ke arah Sandro


"Aku akan mengerahkan anggota kita untuk berjaga di sini, Ketua dan Nona kembali istirahatlah." ujar Sandro dengan hormat


"Baiklah, jika ada kebutuhan apa pun di sini urus dengan baik" jawab Jack dengan menatap ke arah Sandro


"Baik Ketua" jawab Sandro dengan menunduk


Di sisi lain ada sekelompok pria yang mendatangi sebuah apartemen, mereka masuk ke dalam bangunan itu tersebut


Shane Wilker yang tinggal di apartemen itu tidak menyadari jika ada sekelompok pria berpakaian serba hitam dengan lambang WF yang sedang menuju ke tempat tinggalnya


Saat Shane keluar dari apartemennya, langkahnya terhenti karena mendengar suara hentakan kaki


Tak..tak..tak


"Ayo cepat tangkap orangnya, jangan sampai dia lari" kata salah satu anggota WF tersebut

__ADS_1


Shane yang mendengar suara pria itu langsung lari menuju ke tangga, Shane membawa senjata yang dia simpan selama ini, karena dia sadar suatu saat pasti akan di incar oleh musuhnya itu


__ADS_2