MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Jack terkena obat perangsang,wanita cantik melayani nya


__ADS_3

Kediaman Anderson


Jack yang kembali ke kediaman mewahnya, lalu masuk ke kamar nya itu dia mendapati jika tunangan nya tidak berada di kamarnya, lalu Jack pun masuk ke kamar tunangannya itu


Klek...


Jack masuk ke kamar gadis itu dan lalu mendekati nya sambil melihat dengan tersenyum


"Yivone Shin, kau berani sekali membantah ku, kau memilih tidur kamar mu dan tidak ingin tidur bersama ku, lihat saja bagaimana aku menghukum mu besok" gumam Jack dengan senyum dan mencium wajah Yivone yang polos tanpa make up


"Yivone kecil, jangan harap bisa lari dari ku, kau harus tidur bersama ku." kata Jack dengan berisik di telinga Yivone yang ketiduran


Keesokan harinya


Yivone yang telah bangun dan membuka mata nya mendapati jika diri nya tidur di pelukan Jack yang masih belum bangun, lalu dia menatap ke wajah yang tampan itu dengan merasa kaget.


"Kenapa aku ada sini? semalam aku di kamar ku, apa dia membawa ku ke sini saat aku ketiduran" batin Yivone dengan berusaha ingin melepaskan tangan Jack yang sedang memeluk tubuhnya


Sesaat kemudian Jack membuka mata nya dan melihat ke arah pacarnya yang sedang ingin melepaskan diri dari pelukannya


"Em ....Jack jangan." kata Yivone yang mengelak dari ciuman Jack


"Apa kau masih mau lari istri ku?" tanya Jack dengan senyum


"Aku ingin bangun ini sudah pagi" jawab Yivone yang tubuh nya di tahan oleh Jack


"Kau berani membantah ku gadis kecil ku, maka aku akan menghukum mu sampai aku puas" kata Jack dengan mencium dan menindih tubuh Yivone


"Jack, jangan menindih ku tubuh mu sangat berat" kata Yivone dengan berusaha meronta


"Kalau kau melawan lagi aku akan membuka pakaian mu." ancam Jack dengan sengaja


"Jangan" jawab Yivone dengan mengunakan ke dua tangannya menutup tubuhnya


"Apa kau takut jika aku melakukannya?jika aku ingin melakukannya apa kau kira bisa lari dari ku?"tanya Jack dengan berisik di telinga Yivone

__ADS_1


"Aku tidak mau" jawab Yivone dengan takut


"Yivone ku, sangat penakut. aku hanya sedikit mengusik mu dan kau sudah ketakutan begini" kata Jack dengan senyum


Jack lalu melanjutkan cium bibir pacarnya tanpa berhenti, dengan posisi menindih tubuh pacarnya itu


Beberapa hari kemudian


Club malam


Jack berada di ruang karaoke bersama Sandro, Leon, Licon dan Nick, mereka sedang membahas masalah wilayah yang menjadi incaran mereka selanjutnya


"Ketua, saat Wilves mengetahui wilayah nya di serang dia marah besar, dan kemarin dia membunuh banyak anggota nya, kelihatan nya dia marah besar, apa lagi setelah dia tahu jika Paman Shane telah kembali bergabung dengan kita" kata Nick sambil minum bir yang di gelasnya


"Ketua sengaja menyebar berita itu agar di dengar oleh nya, dan kita berhasil" lanjut Leon


"Ketua, Charles mengatakan beberapa rincian tentang wilayah mereka, akan lebih mudah untuk kita menyerang mereka" sambung Licon


"Bagus, lakukan penyerangan beberapa hari lagi, akan tetapi tetap barhati-hati" ujar Jack dengan menghabiskan bir di gelasnya


"Selain wilayahnya di serang, aku yakin dia pasti akan menyelidiki tentang ku, kemunculan ku di pesta itu dan kembalinya Paman Shane akan membuat nya memikirkan cara untuk melawan ku, satu-satu nya cara dia akan mencari kelemahan ku" jelas Jack dengan sambil menikmati bir di gelas nya


"Ketua, aku hanya khawatir satu hal" ucap Nick dengan serius


"Ada apa?" tanya serentak Jack dan lainnya


"Apa kah dia akan mencari Nona Yivone?soalnya dia tidak akan bisa melawan kita, dan dia juga sudah tahu jika Ketua memiliki seorang pacar" ujar Nick dengan khawatir


"Tidak akan, Yivone selalu dalam pengawasan ku, aku aku tidak akan membiarkan gadis ku itu dalam bahaya" jawab Jack dengan melihat ke arah gelas yang di pegangannya


"Ini hanya pikiran ku, mudah-mudahan saja salah" lanjut nick


"Wilves manusia kejam, demi ingin melawan Ketua dia pasti akan memikirkan seribu cara, apa lagi saat itu Nona telah menyelamatkan Paman Shane, dan anggota nya itu sudah melihat Nona, jadi aku juga khawatir dia akan mengincar Nona." kata Sandro


"Aku akan selalu menempatkan Yivone di sisi ku, jadi Wilves tidak akan punya kesempatan itu." jawab Jack dengan yakin

__ADS_1


Tidak lama kemudian mereka pun meninggalkan ruangan itu, hanya Jack yang sedang duduk bersendirian sambil menikmati minuman yang di depan meja nya


"Kelemahan ku adalah Yivone Shin, jika saja terjadi sesuatu padanya itu artinya hidup Jack Anderson sudah hancur, aku akan menjaga gadis kecil ku ini dengan baik" gumam Jack dengan sambil menghabiskan minumannya


Nada panggilan berbunyi di handphone milik Jack


Saat Jack mengeluarkan handphonenya dan melihat nama panggilan tersebut membuatnya tersenyum


"Hallo Sayang" jawab Jack dengan mesra


"Jack, kamu di mana? ini sudah malam."tanya Yivone yang di seberang sana


"Yivone, sebentar lagi aku pulang, aku barusan bersama Sandro dan lainnya" jawab Jack dengan lembut


"Apa kamu minum lagi ya?"


" Iya, ini aku mau pulang. aku tutup dulu panggilan nya ya, tunggu aku pulang" jawab Jack yang kemudian memutuskan panggilannya


"Yivone ku, kau selalu saja membuatku tidak betah di luar dan selalu saja ingin cepat pulang ke rumah." gumam Jack dengan senyum


Di saat Jack ingin bangkit dari tempat duduknya, tiba- tiba saja dia merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya


"Ada apa dengan tubuh ku? tiba-tiba saja panas dan sepertinya ini kena obat perangsang?" gumam Jack dengan melihat gelas yang di gunakannya


"Gawat reaksi obatnya begitu cepat, tubuh ku sangat panas." batin Jack dengan keringat di sekujur tubuhnya


Jack yang merasa aneh pada tubuh nya sedang duduk bersandar di kursinya, rasa panas di sekujur tubuh nya dan wajah tampannya di basahi keringat yang bercucuran


Tidak lama kemudian seorang wanita cantik dan seksi masuk ke ruangan itu. wanita seksi itu mengunci pintunya dan berjalan ke arah Jack yang sedang duduk lemas akibat obat perangsang itu


"Tuan Anderson, bagaimana dengan mu?wajah mu sudah merah dan tubuh mu juga panas, aku khawatir jika kau memaksa nya kau tidak akan bertahan sampai besok" ujar wanita itu dengan menyentuh wajah Jack


Jack yang sedang menahan reaksi obat itu lalu membuka matanya menatap wanita yang sedang duduk di kaki nya


"Tuan, jangan memaksa, aku rela membantu mu" ujar wanita itu mulai membuka kancing kemeja Jack satu persatu

__ADS_1


Tangan wanita itu mulai meraba-raba tubuh Jack dan dengan sengaja mendekatkan dirinya dengan menempelkan dada besarnya ke tubuh Jack yang sedang menahan reaksi obat bius itu


__ADS_2