MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Jack dalam bahaya


__ADS_3

Di malam hari


"Yivone, sudah malam bangun untuk makan malam" panggil Jack dengan suara pelan


"Em..apa sudah pagi?"jawab Yivone yang masih memejamkan matanya


"Ini bukan pagi, tapi sudah malam. kau tidur seharian makan malam dulu ya"kata Jack dengan lembut


Sesaat kemudian Yivone pun membuka matanya karena teringat jika dirinya tidur seharian


"Sudah malam? kenapa tidak membangunkan ku? aku tertidur begitu lama" kata Yivone yang mau bangkit dari kasur empuknya akan tetapi dia di tarik oleh Jack dan menidurkannya di kasur


"Gadis kecilku ini tidur begitu pulas, bagaimana aku tega membangunkannya" ujar Jack yang berada di atas tubuh Yivone


"Seharusnya aku menyiapkan makan siang dan malam" jawab Yivone


"Tidak perlu! jika mengantuk tidur saja, jangan memaksa. ayo mari kita makan dulu" kata Jack dengan memapah Yivone turun dari kasurnya dan menuju ke ruang makan


Keesokan harinya


Jack yang sedang membersihkan diri di kamar mandinya sementara Yivone yang sedang merapikan pakaian Jack yang di lemari besar itu, dan sesaat kemudian Jack pun keluar hanya di balut handuk tanpa berpakaian hingga menampakkan otot-otot tubuhnya yang kekar itu serta banyak bekas luka pisau dan peluru yang ada di tubuhnya


"Yivone, ambilkan baju ku di lemari itu" kata Jack yang berdiri di belakang Yivone yang sedang fokus pada kerjanya


"Baik" jawab Yivone dengan sambil mengambil baju di depannya yang di gantung di lemari itu, di saat Yivone menoleh kebelakang dia di kagetkan oleh Jack yang tanpa pakaian dan hanya di balut handuk


"Aargghhtt" teriak Yivone dengan kaget yang langsung menutup mata dengan kedua tangannya sehingga baju yang dia pegang tadi terjatuh ke bawah


"Ada apa dengan mu kenapa kau berteriak seperti ini?" tanya Jack sambil mengambil baju yang jatuh ke lantai itu


"Ke-kenapa kau tidak pakai baju mu?" tanya Yivone sambil menutup matanya


"Nona, apa kau pernah lihat orang yang mandi dengan berpakaian?"


"I-iya, kalau begitu kau pakai saja baju mu dulu, aku keluar sebentar nanti aku kembali lanjutkan kerja ku"kata Yivone dengan ingin melangkah keluar dari ruangan itu


"Apa dia malu? kalau begitu aku akan mengusiknya" batin Jack dengan senyum dan mengendong Yivone


"Jack, turunkan aku" teriakan Yivove yang di dalam gendongan Jack


Jack menidurkan Yivone di kasur empuknya dan kemudian menindihnya


"Apa yang kau lakukan?" tanya Yivone sambil memejamkan matanya


"Kenapa? apa kau tidak berani melihat tubuh ku?" goda Jack dengan sengaja


"Jangan main-main! cepat pakai baju mu"kata Yivone yang merasa malu


"Yivone, kau begitu pemalu, bukankah di malam itu kau sudah melihat semuanya?" kata Jack dengan berbisik di telinga Yivone

__ADS_1


"Ti-tidak, malam itu aku tidak sadar makanya aku tidak melihat apa pun" jawab Yivone dengan sambil menutup wajahnya mengunakan ke dua tangannya


"Kalau begitu kau bisa melihatnya sekarang, buka mata mu" usik Jack dengan senyum


"Tidak, cepat biarkan aku keluar, jangan main-main lagi" ujar Yivone yang tubuhnya di tindih oleh Jack


"Sangat menarik, reaksinya yang cemas membuat ku semakin ingin mengusiknya" batin Jack dengan senyum


Jack menekan ke dua tangan Yivone ke kasur dan bertatapan dengan jarak dekat ke arah Yivone yang masih memejamkan matanya


"Apa yang kau lakukan? lepaskan tangan ku?"


"Buka mata mu jika tidak maka aku akan membuka semua baju mu" berisik Jack di telinga Yivone


"Tidak mau, kau adalah pria dan aku wanita, seharusnya kau jangan bertelanjang dada di depan ku"


"Tidak lama lagi kita akan menikah jadi untuk apa kau malu,? apalagi kita sudah melakukannya di malam itu"


"Jangan mengungkitnya lagi, cepat lepaskan aku, dan kita juga belum menikah"


"Baiklah, jika kau tidak ingin membuka mata mu maka aku akan melakukan yang ku inginkan" kata Jack dengan sengaja menggodanya


"A-apa melakukan apa?


"Kau tahu jika tubuh ku tanpa sehelai benang dan hanya di balut handuk saja, apa lagi tubuh mu ada di bawah ku, jadi tentu saja aku ingin melakukannya, dan jika kau tidak membuka mata mu maka aku akan mulai" kata Jack dengan senyum dan tangannya mulai masuk ke dalam baju Yivone


"Jika kau tidak membuka mata mu maka aku akan menaikkan tangan ku dan seterusnya kau tahu tangan ku ke arah mana?" goda Jack dengan menc*um leher Yivone


"Iya..iya aku buka" jawab Yivone dengan pasrah dan membuka matanya


"Apa kau sudah puas? lepaskan aku sekarang pakai baju mu"kata Yivone dengan kesal


"Kau marah?"tanya Jack dengan senyum


"Tidak"jawab Yivone dengan merasa canggung


"Kau memang pemalu gadis ku"


"Apa kau sudah bisa bangun? tubuh mu sangat berat"


"Aku belum puas main dengan mu"


"Apa main dengan ku?"


"Iya, hari ini aku ingin bermain dengan mu seharian" kata Jack dengan mencium bibir Yivone


"Sudah" kata Yivone yang mengelak kiri dan di tahan oleh tangan Jack sehingga membalas ciumannya


"Dia benar-benar penakut, aku mengusiknya dia sudah takut, gadis ini sangat menyenangkan ku." batin Jack yang sedang mencium Yivone tanpa berhenti

__ADS_1


"Jack, jangan melakukannya lagi"kata Yivone yang melepaskan ciumannya


"Yivone Shin, aku akan melakukannya dengan banyak kali tapi dengan arti yang beda"


"Apa? arti yang beda maksud mu?"


"Aku mencium kening mu karena aku menyayangi mu" kata Jack dengan mencium keningnya


"Selanjutnya aku mencium pipi kiri mu karena aku menyukai mu"kata Jack dengan mencium pipi kirinya


"Dan selanjutnya aku mencium pipi kanan mu karena aku mencintai mu" kata Jack dengan mencium pipi kanannya


"Dan terakhir aku mencium bibir mu karena aku tertarik pada mu" kata Jack dengan mencium bibirnya


"Oleh sebab itu Yivone Shin semua milik mu ini adalah milik ku, apa kau tahu."ujar Jack dengan mesra dan melanjutkan ciumannya


"Gawat apa dia ingin melakukannya, dia tanpa pakaian dan menindih ku" batin Yivone yang merasa canggung dan cemas


"Sudah Jack, jangan mencium ku lagi"kata Yivone yang melepaskan ciumannya


"Kenapa? aku ingin melakukannya selama seharian" goda Jack dengan mesra


"Ada apa dengan mu? kenapa hari ini kau menggoda ku terus?"


"Karena diri mu lah yang ingin ku goda" jawab Jack dengan mencium wajah Yivone


"Apa yang kau inginkan sebenarnya agar bisa melepaskan ku?"tanya Yivone dengan kesal


"Aku tidak akan melepaskan mu sayang, kau tahu itu"


"Lalu apa yang kau inginkan sekarang?"


"Aku ingin mencium mu sepuasnya" jawab Jack dengan berisik di telinga Yivone


"Ha..kau.?"


"Gadis pemalu ini memang menarik membuatku selalu ingin dekat dengannya dan bahkan tidak ingin melepaskannya" batin Jack yang sedang mencium bibir Yivone tanpa henti


Yivone hanya bisa pasrah dengan tingkah Jack yang suka mengusiknya sehingga membuatnya merasa malu dan kesal


Beberapa hari kemudian


Jack yang di saat itu bertemu dengan sesama pemegang saham di sebuah restoran, setelah selesai Jack pun kembali ke mobilnya yang parkir di tempat parkiran mobil. di saat masuk kedalam mobilnya Jack mendapati ada bunyi yang dia kenali.


Sesaat kemudian..!!


Duarr...duarrr...


Bunyi ledakan kuat dari mobilnya yang menghancurkan beberapa mobil lainnya yang parkir di tempat yang sama

__ADS_1


__ADS_2