Me And The Rich Man

Me And The Rich Man
Chapter 118


__ADS_3

Hanna mengusap wajahnya dengan gerakan cepat agar sisa air mata tidak terlihat di ujung matanya. Sementara tangan satunya mendorong buku catatan milik Evan lebih dalam ke bawah bantal.  


“Aku tidak apa-apa. Aku baru saja membaca novel yang sedih, makanya ikut sedih.” 


Evan pun duduk di sisi istrinya dan mengusap wajah yang terlihat sedikit memucat itu. “Kau yakin tidak apa-apa?” 


Hanna menggeleng cepat, kemudian membenamkan tubuhnya ke dalam pelukan sang suami. Menyandarkan kepala di bahunya dan memeluknya erat. Hingga perlahan rasa hangat mulai menjalar. 


Evan terdiam beberapa saat. Ia pun merasakan ada sesuatu yang terjadi kepada istrinya itu. Saat Evan ingin melepas pelukan, Hanna malah semakin mengeratkan tangannya  yang melingkar di punggung suaminya, seakan tak rela untuk melepas. 


“Jangan lepaskan aku,” bisiknya dengan manja. Genangan air mata terlihat di bola matanya, namun sebisa mungkin di tahannya. 


Membuat kening Evan berkerut. 


“Ada apa denganmu?” 


“Tidak ada. Aku hanya mau dipeluk saja.” 


“Baiklah.” Evan semakin mengeratkan pelukan. Tangannya bergerak mengusap punggung dan rambut. 


“Sayang ...” 


“Hem ...” 


“Apa boleh aku tanya sesuatu?” ucap Hanna yang kini membenamkan hidungnya di ceruk leher suaminya. 


“Mau tanya apa?” 


“Apa kau mencintaiku?” 


Pertanyaan itu membuat Evan tertawa kecil. 

__ADS_1


“Kalau tidak mencintaimu mana mungkin aku menikahimu.” 


“Baiklah, kalau begitu jujurlah, apa ada sesuatu yang kau tutupi dariku?” 


Meskipun merasa sedikit heran dengan pertanyaan itu, namun Evan berusaha untuk tidak membahas sesuatu yang akan membuat mereka saling salah paham. 


“Apa yang bisa aku tutupi darimu? Tidak ada kan? Ayolah, Sayang. Aku mencintaimu dan itu sudah cukup untuk kita.” 


Hanna terdiam, meresapi pelukan hangat suaminya. Hingga pintu itu terbuka dan memunculkan si posesif Sky dari sana. 


Evan pun melepaskan pelukannya. Karena putranya itu sangat sering salah paham dengan daddynya.


*


*



Sky menatap nanar pintu kamar mandi. Entah sudah ke sekian kali mommy-nya keluar masuk kamar mandi dan terdengar muntah-muntah. Ia menundukkan kepala, dengan jemari kecilnya yang saling meremas. 


Pelan-pelan, Sky mendekat.


"Apa Mommy sakit?” lirih Sky meraih selembar tissue dan mengusap sisa air di wajah mommynya. 


Hanna menarik napas dalam dan menghembuskannya pelan. Membuka mata dan menatap putranya.


“Tidak, Nak. Mommy tidak apa-apa.” 


“Tapi kenapa Mommy terus muntah? Aku akan beritahu Ibu Elma kalau Mommy sakit, ya. Ibu Elma pasti akan mengobati Mommy.” 


Ia baru akan turun dari tempat tidur, namun Hanna menarik lengannya. Sehingga Sky berbaring dan menjadikan lengan mommynya sebagai bantal. 

__ADS_1


Hanna memeluk dan membenamkan kecupan sayang di kening.


“Mommy tidak apa-apa, Sky. Jangan khawatir. Mommy hanya merasa sedikit pusing dan mual-mual saja.” 


Bukannya tenang, jawaban dari Hanna malah membuat wajah putranya itu semakin sedih.


*


*


*


Makan malam di keluarga Azkara berlangsung dengan diam nya Sky. Ia terlihat tak berselera dengan menu apapun yang ada di hadapannya, padahal itu adalah makanan kesukaannya. 


Sesekali ia menatap Hanna yang terlihat lebih banyak diam, lalu kemudian tertunduk lesu. 


“Sky ...” panggil Elma ketika menyadari raut wajah sedih keponakannya itu. “Ada apa, Nak? Kenapa tidak makan? Apa kau tidak suka menunya?” 


Sky menjawab dengan gelengan kepala.


"Kau mau makan apa? Biar ibu minta mereka membuatkan untukmu."


Sky pun mendongakkan kepala menatap satu-persatu semua orang yang ada di meja makan. Bibirnya saling mengatup dan bola matanya tergenang oleh cairan bening. Detik itu juga, tangisnya pecah memenuhi ruangan itu.


Membuat semua orang saling lempar lirikan. Meja makan pun mendadak ramai.


"Ada apa, Nak?" tanya Fahri.


Sky menatap Ibu Elma-nya dengan berderai air mata..


“Ibu Elma, tolong obati mommy. Bukankah Ibu pernah bilang orang alergi itu bisa merah-merah dan muntah? Tadi aku melihat mommy muntah-muntah terus di kamar mandi. Daddy pasti sudah membuat mommy alergi lagi,” ucap Sky polos. 

__ADS_1


Membuat Evan tersedak makanan. 


***


__ADS_2