Me And The Rich Man

Me And The Rich Man
Chapter 82


__ADS_3

Kehebohan terjadi di mansion keluarga Azkara pagi itu. Hanna tiba-tiba menghilang, membuat seisi rumah panik dan bertanya-tanya tentang kemana perginya ibu dua anak itu. Kehadiran Evan pun sejak sarapan kemarin hingga kini tak diketahui.


Di halaman rumah depan, Fahri sedang menegur semua penjaga yang bertugas di rumahnya. Meskipun dikenal sangat ramah dan penyayang, tetapi Dokter Fahri tidak pernah menerima kesalahan sekecil apapun.


"Bagaimana mungkin rumah ini kebobolan penjahat sementara ada kalian yang berjaga dua puluh empat jam bergantian?" ujar Fahri berdiri di hadapan beberapa petugas keamanan.


Setidaknya ada sepuluh pria bertubuh tinggi dan besar yang berada di sana, menundukkan kepala tanpa menyahut sepatah kata pun.


"Sekarang katakan bagaimana Hanna menghilang dan kalian tidak tahu?"


"Ayah!" panggil Kay yang menuruni tangga dengan terburu-buru dan saling berkejaran dengan Dennis.


Begitu berada tepat di hadapan ayahnya, gadis belia itu terdiam sebentar demi mengatur napas yang memburu. Begitu pun dengan Dennis.


"Kalian temukan sesuatu?" tanya Fahri.


"Ini gawat, Ayah! CCTV tidak berfungsi sejak kemarin," jawab Dennis mulai panik.


"Apa maksudmu CCTV tidak berfungsi?"


"Dennis benar, Ayah. CCTV tidak ada satupun yang berfungsi."


Menghembuskan napas panjang, Fahri terlihat frustrasi. Namun berusaha ditutupinya dengan sikap tenang seperti biasa.

__ADS_1


"Sepertinya ada sabotase disini. CCTV-nya tidak ada yang berfungsi satupun sejak kemarin dan Tante Hanna menghilang tiba-tiba."


Kening Fahri berkerut seolah sedang memikirkan sesuatu. Teringat empat belas tahun silam, ketika hal serupa terjadi di rumah itu, dengan korban penculikan yang berbeda. Dan setelah kenangan itu berputar di benaknya, Fahri mendengus saat telah meyakini sesuatu.


Fahri kembali menatap semua petugas keamanan yang berjejer rapi di hadapannya. "Kalian semua boleh kembali ke tempat masing-masing. Pelakunya sudah jelas."


Semua petugas keamanan itu hanya saling melirik satu sama lain, tanpa ada yang berani bersuara. Menyadari kesalahan semalam, ketika mereka ketiduran hingga pagi menjelang.


Selepas kepergian petugas keamanan, Fahri duduk di sebuah kursi, kemudian memberi isyarat kepada Kay dan Dennis untuk mendekat padanya.


"Ada apa, Ayah?" tanya Kay.


"Pergilah ke atas dan lihat adik kalian. Mereka pasti menangis mencari mommy-nya."


Dennis dan Kay mengangguk pelan, kemudian beranjak menuju lantai atas, di mana kamar Sky dan Star berada.


Sementara Fahri segera menghubungi Zian.


"Ada apa memanggilku kemari sepagi ini, Kak?" ucap Zian sesaat setelah memasuki sebuah ruangan. Seperti biasa, sang pengangguran kaya raya itu tetap santai dengan mengenakan setelan piyama.


"Hanna dan Evan menghilang. Apa ini ada hubungannya denganmu?"


Kelopak mata Zian melebar mendengar ucapan kakak sulungnya itu. Sebab ia sama sekali belum mendengar apapun tentang Evan dan Hanna.

__ADS_1


"Apa maksudnya?"


"Hanna dan Evan menghilang sejak semalam secara misterius dan CCTV di rumah ini tidak ada yang berfungsi. Selain itu semua petugas keamanan ketiduran sejak semalam, aku yakin seseorang memberi mereka obat tidur. Dan hanya satu orang yang bisa melakukan ini!"


Zian tampak berpikir sejenak. "Maksudnya Botak yang melakukannya?"


Fahri menjawab dengan anggukan kepala. Sehingga Zian menerbitkan senyum getir.


"Bukan aku, Kak. Sungguh, aku tidak ada hubungannya dengan ini."


"Kalau bukan kau siapa lagi. Tidak mungkin Evan yang melakukannya karena makhluk peliharaanmu itu hanya tunduk pada perintah tiga orang saja, yaitu kau sendiri, Dennis dan ..." Ucapan Fahri menggantung seiring dengan tatapan mereka yang saling bertemu.


"Ah, sial!"


*****


Kalau kubaca2 komentar sepertinya banyakan yang suka sama Botak timbang Bang*Ke yaaakkk.


Wkwk ada yang masih ingat, selama hidupnya, Botak hanya tunduk sama perintah tiga orang.


Zian, Dennis dan ....


Yang pernah baca PCSM pasti tau kan😅

__ADS_1


Readerlicious : Thor namanya Botak siapa si?


Otorlicious : Akoh juga gak tauuuu 🤣


__ADS_2