Me And The Rich Man

Me And The Rich Man
Season 2 Me And The Rich Man Rilis


__ADS_3

Hai teman-teman semuanya. Aku Mau kasih kabar kalau aku merilis karya baru di Noveltoon.


Ini adalah kisah si Keong Rafli. Hayo, siapa yang sudah lama menunggu Rafli rilis?


Judul : WANITA SAMARAN MILIK DOKTER


by : kolom langit



Ini dia potongan babnya 👇👇👇


*


*


*


Kegelapan menyelimuti alam berpadu dengan hujan deras disertai badai. Kilatan cahaya dari langit menyambar diiringi gemuruh petir yang menggetarkan Bumi. 


Malam itu, isak tangis mewarnai sebuah kamar pengantin dengan pencahayaan temaram. Aroma bunga mawar menyerbak sebagai pelengkap suasana romantis. Arumi membalut tubuh polosnya dengan selimut tebal demi melindungi diri dari dinginnya malam. Ia baru saja kehilangan hal paling berharga dalam hidupnya. 


Kesucian ....


Seharusnya bukan Arumi yang ada di sini malam ini. Ia tak lebih dari seorang wanita pengganti untuk saudara kembarnya, Yuna. Seorang wanita jahat yang telah menjebaknya dengan begitu licik, untuk menggantikannya di hari pernikahan. Arumi pun harus rela kehilangan mahkotanya di tangan Rafli Dylan Alvaro.   


"Hey ... kenapa belum tidur?" bisikan lembut menyapa telinga. 


Arumi yang berbaring membelakang seketika terlonjak, saat merasakan sosok tangan kekar melingkar di perut. Detik berikutnya, ciuman singkat mendarat sempurna di kening. 


"Aku belum bisa tidur," jawabnya gugup.


"Mau aku pijat? Kamu pasti lelah malam ini." Pria bertubuh kekar bak seorang atlet itu bangkit dan menggerakkan jemarinya di atas tubuh Arumi. 


Tanpa dapat dibantah, setiap sentuhan yang ditinggalkan Rafli menciptakan rasa hangat di hati Arumi. Rafli adalah sosok pria sempurna di mata para kaum hawa. Selain parasnya yang rupawan, ia juga seorang dokter sekaligus pengusaha yang cukup terkenal. 


Siapa yang tidak mengenal Keong Kembar Group?


Sebuah perusahaan raksasa yang memiliki kantor pusat di Kota Jakarta. Tidak hanya kafe, restoran, dan hotel. Keong Kembar Group juga merambah beberapa bidang bisnis lain. 


"Awh!" Arumi meringis ketika Rafli meremas bagian paha kanan. 

__ADS_1


"Oh, maaf. Aku pikir tanda hitam itu noda." 


"Bukan, itu tanda lahir." Mendadak pipi Arumi merona. Ini adalah pertama kali ada pria yang melihat seluruh bagian tubuhnya tanpa sisa. 


Rafli mengulas senyum tipis yang sialnya mampu membuat Arumi berdebar-debar. Rasa takut perlahan menjalar ke hati. Bagaimana jika dalam masa penyamaran itu, ia akan jatuh hati kepada Rafli? 


"Terima kasih, badanku sudah enakan," ucapnya malu-malu. 


"Sama-sama." Rafli bangkit meninggalkan tempat tidur setelahnya. 


Diam-diam, pandangan Arumi mengikuti ke mana laki-laki itu melangkah. Punggung tegap dan wajah rupawan berbalut kulit putih bersih itu menyatu sempurna dalam tubuh tingginya. Arumi begitu terpaku oleh pesona Rafli. Terlebih saat ini ia hanya menggunakan handuk untuk menutup bagian paling pribadi tubuhnya. 


"Mau minum?" Rafli menyodorkan segelas air putih. Arumi memang merasakan dahaga setelah aktivitas melelahkan tadi. 


"Terima kasih," balas Arumi, lalu menyerahkan gelas yang telah kosong.  


Wanita itu kembali memeluk selimut di dadanya. Melewati kesunyian malam yang mencekam. Ia tak yakin akan mampu menjalani peran ini selama satu tahun dan memberikan pewaris untuk keluarga Alvaro sesuai isi kesepakatan dengan Yuna. 


*


*


Yuna dan Arumi adalah saudara kembar yang tinggal terpisah sejak masih kecil akibat perceraian kedua orang tua mereka. Arumi tinggal bersama sang ibu, sementara Yuna tinggal bersama sang nenek setelah ayahnya berpulang.


Sejak kecil, Arumi dan Rafli sudah terikat perjodohan rahasia yang hanya diketahui oleh mendiang kakek masing-masing.


Saat keluarga Alvaro datang mencari gadis yang dijodohkan dengan Rafli, Yuna memanipulasi keadaan sehingga keluarga Alvaro mengira Yuna lah yang dijodohkan dengan Rafli. Nahas, satu bulan sebelum pernikahan, Yuna divonis dokter mengidap tumor rahim yang mengakibatkan rahimnya harus diangkat. 


Khawatir keluarga Alvaro akan membatalkan pernikahan jika tahu kondisinya, Yuna pun menghalalkan segala cara untuk menjebak Arumi.


Kala itu ibu mereka tengah menjalani pengobatan di rumah sakit dan harus menjalani operasi. Arumi yang dalam keadaan terdesak akhirnya meminta bantuan Yuna. Hal ini pun dimanfaatkan Yuna dengan baik. Ia baru akan setuju menjadi pendonor untuk ibu mereka dan membiayai perawatan di rumah sakit, jika Arumi bersedia menggantikannya selama satu tahun dan memberikan keturunan untuk keluarga Alvaro.


Tak punya pilihan lain, Arumi pun menyetujui syarat yang diajukan Yuna dan bersedia menggantikan perannya.


Satu hari 


Satu minggu 


Satu bulan 


Satu tahun .... 

__ADS_1


Arumi menggantikan posisi Yuna dengan baik tanpa kecurigaan Rafli sedikit pun. Kini wanita itu sedang terbaring di ranjang pasien di sebuah rumah sakit bersalin. Seluruh anggota keluarga Alvaro sedang menantikan kelahiran pewarisnya. Persalinan Arumi sendiri akan ditangani oleh beberapa dokter ahli. 


"Argh sakit sekali!" keluh Arumi yang merasakan denyutan di perut semakin menjadi. 


Rafli yang duduk di sisinya menggenggam tangan. Sesekali menciumi kening dengan penuh kasih.


"Sabar, Sayang. Sebentar lagi, tahan sedikit lagi, ya." 


"Tapi ini sakit sekali, aku sudah tidak tahan!" Arumi menjambak rambut lelaki itu, hingga Rafli harus meringis. Merelakan rambutnya menjadi korban jemari halus Arumi.  


Suasana tegang yang tercipta pun berganti menjadi suasana haru saat tangisan bayi melengking memenuhi ruangan itu. Musim semi di Kota Tokyo menjadi saksi lahirnya Aika Sakura Leichira.


Jepang adalah negara yang dipilih Rafli sebagai tempat kelahiran putrinya. Laki-laki itu berdebar ketika menggendong sang buah hati untuk pertama kali.


"Hey, Sayang. Selamat datang di dunia," bisiknya lembut.


Semua orang pun menyambut dengan bahagia. Tetapi, di balik semua kebahagiaan itu, ada luka dan rasa sakit teramat yang dirasakan Arumi. Kelahiran putrinya menandai berakhirnya penyamaran selama satu tahun ini. Yuna akan kembali dan mengambil kembali posisinya. 


Benar saja, satu bulan setelah kelahiran Baby Aika, Yuna telah datang dan meminta posisi yang selama ini ditempati Arumi.


Hari itu ....


Tanpa sepengetahuan Rafli, Arumi dan Yuna membuat janji temu di sebuah kamar hotel untuk saling bertukar posisi. 


"Apa kamu bisa berjanji akan merawat anakku dengan baik?" Arumi mengusap lelehan air mata di pipi. Hatinya bagai disayat akan terpisah dari putri kecilnya mulai hari ini. 


"Baiklah, aku janji akan merawat anakmu dengan baik. Dia adalah kesayangan di keluarga kami." Ucapan Yuna yang menekan kata 'kami' seolah mengingatkan Arumi bahwa statusnya hanyalah sebatas ibu pengganti dan tidak memiliki hak apapun terhadap Rafli dan bayinya.


Tetapi, tak ada yang dapat dilakukan Arumi selain menangisi nasib. Terlebih, setelah Yuna memberikan sebuah koper kecil berisi lembaran uang. 


"Sekarang pergilah dari hidupku untuk selama-lamanya! Uang itu adalah kompensasi untukmu dan kurasa itu lebih dari cukup untuk biaya hidupmu di tempat yang baru," ucap Yuna dengan entengnya.


Arumi hanya menatap lembaran uang yang diberikan Yuna tanpa menyentuhnya. Ingin marah, entah kepada siapa. Dirinya lah yang bodoh karena dengan mudah terperdaya oleh saudara kembarnya yang jahat itu. 


"Ambil itu! Mulai sekarang anggap kamu tidak punya saudara kembar, dan satu hal lagi yang paling penting! Lupakan Rafli dan Aika!" 


...***...


Jangan lupa masukin ke Rak favorit, biar ada notif kalau up. Terima kasih 😚😚


Aku tunggu di sana yaaa

__ADS_1


__ADS_2