
Tiga hari kemudian...........
Di perusahaan DYANA grup, tampak terlihat
begitu ramai.
Beberapa mobil mewah sudah terparkir rapi di halaman gedung.
Hari ini adalah hari peluncuran beberapa produk andalaan dari perusahaan besar tersebut.
Dari kalangan pemerintah, pengusaha dan juga artis berbondong-bondong datang untuk menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri produk yang sempat jadi perbincangan di kalangan Pebisnis, Artis dan tentunya para Ibu rumah tangga yang tidak mau ketinggalan.
Selain untuk mendahului perusahaan H&S dalam memasarkan atau memperkenalkan produk baru mereka kepada kalayak ramai, Jhony juga membaca situasi dengan menjadikan hari Ibu sebagai hari peluncuran produk baru mereka, karna notabene pungguna produk baru mereka nantinya sembilan puluh persenya adalah perempuan.
Ya, produk kecantikan seperti bedak, lisptik, parfum dan juga deodoran serentak mereka luncurkan untuk menarik minat para perempuan baik yang masih berumur belia maupun yang sudah dewasa, bahkan produk untuk perempuan parubayapun ada mereka rancang secara khusus untuk memberi kepuasan pada para konsumen.
Di dalam gedung perusahaan DYANA grup, tampak musik mendayu indah di telinga, beberapa Artis ibu kota diundang untuk mengisih acara besar itu.
Ada beberapa hadia besar sudah di siapkan oleh pihak perusahaan seperti mobil, motor dan juga alat elektronic untuk para konsumen yang beruntung, baik yang hadir disana atau pun yang sedang nonton secara' live ' dirumah.
Bukan cuman itu saja, pihak perusahaan juga menyediakan beberapa menu makan serta minuman yang bisa di nikmati kapan saja untuk para tamu yang hadir pada acara itu.
Jhony sudah tiba sedari tadi di sana untuk menyambut para undangan sekaligus sedikit memberi informasi tentang produk baru mereka kepada para tamu sebelum produk mereka resmi di pasarkan.
Dari arah pintu masuk, tampak Aldo sedang melangkah memasuki ruangan itu ditemani seorang pria muda berjas hitam yang hampir sama dengan jas yang Aldo gunakan saat itu.
Sorotan mata kamera berkelap-kelip mengambil gambar pesohor nomor satu yang ada kota itu.
Jhony yang melihat kedatangan Aldo segera berlari kecil untuk menghampirinya
"Tuan Aldo selamat datang! Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami, Karena Tuan sudih meluangkan waktunya untuk datang di perusahaan kami." ucap Jhony pada aldo sambil menyodorkan tangan kananya dan sedikit membungkukkan badan.
"Lebay.....biasa aja kali Jhony. Kamu itu tidak pernah berubah, masih saja memanggilku dengan sebutan Tuan. Panggil saja Aku Aldo supaya terasa enak. lagian kamu sudah menjadi Bos dan bukan lagi bawahanku. Oh ..ya perkenalkan, ini sekertaris baru aku namanya Dirga kalau dilihat dari kinerjanya sebelas dua belaslah dengan kamu, tapi tidak tahu mana sebelas dan mana yang dua belas soalnya sama sama LALOD dan sedikit kurang becus." ucap Aldo santai.
Jhony dan Dirga saling melotot mendengar Aldo mengatai mereka berdua LALOD dan kurang becus dalam bekerja.
"Hay ..kenapa kalian saling melotot atau jangan-jangan kalian berdua sudah ada hati goyang- goyang, Astaga .... Makanya jangan kelamaan menjomloh!, Na ginikan jadinya!." Aldo menggeleng-gelengkan kepalanya lalu dengan santai meninggalkan Jhony dan Dirga disana tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.
__ADS_1
"Hiih......." geram Jhony dan Dirga bersamaan.
Sementara itu, di luar gedung. Sebuah mobil mewah memasuki halaman perusahaan DYANA grup dan berhenti tepat di depan pintu utama.
Tidak lama kemudian keluar dua perempuan dari dalam sana.
"Melly apa kamu sudah siap!." tanya Tety pada Melly sebelum mereka masuk kedalam gedung tersebut.
"Aku sedikit gugup Bu!." jawab Melly sambil memperbaiki gaun yang dia kenakan.
"Biasalah tu, semua orang pasti akan mengalami hal yang sama saat mereka ada di posisimu. Ayo masuk karna sebentar lagi acara akan di mulai!." ajak Tety sambil menarik pergelangan tangan Melly.
Melly hanya tersenyum lalu mengikuti langkah kaki Tety masuk kedalam gedung.
Ketiga berada dalam gedung, Melly semakin gugup setelah melihat kerumunan manusia yang hampir memenuhi seisi ruangan itu.
Walau sudah lumayan lama berkecimpung di dunia modeling dan bertemu banyak orang tapi baru kali ini Melly merasa begitu gugup.
Mungkin Melly merasa kalau kali ini tanggung jawababnya bukan hanya sekedar model tapi harus berbicara langsung serta mempraktekkan sendiri bagaimana cara menggunakan produk yang dia bintangi. sehingga ada sedikit kekuatiran dalam dirinya apa dia bisa meyakinkan para konsumen agar tertarik dan mau membeli produk yang dia bintangi itu.
Belum juga mereka sampai dan bergabung dengan para tamu. Melly tiba-tiba menghentikan langkah kakinya hingga membuat Tety juga ikut berhenti dan sedikit mengeryitkan dahinya menatap pada Melly.
"Bu Melly kebelet pipis, apa boleh Melly izin ke kamar kecil sebentar?." tanya Melly dengan nada sedikit memelas.
"Iya pergilah!, tapi jangan lama-lama. karna acara akan segera di mulai." balas Tety lalu melepaskan genggaman tanganya di pergelangan tangan Melly.
Melly hanya mengangguk pelan sebari berbalik dan mempercepat langkahnya menuju keara 'toilet' umum yang tidak jauh dari tempat mereka saat itu.
Tidak lama kemudian, Melly tiba di depan 'toilet' dan terburu- buru masuk kedalam lorong kamar yang memanjang dengan beberapa pintu yang semuanya hampir sama.
Setelah semua beres, Melly keluar dari dalam bilik kecil itu dengan perasaan begitu legah karena sudah menuntaskan semua apa yang menjanggal dari bawah sana.
Melly kembali mempercepat langkah kaki karna takut terlamat lebih tepatnya takut dapat omelan dari Tety.
Tapi belum juga beberapa kali kakinya diayun tiba-tiba Melly di tabrak sesorang yang baru saja keluar dari dalam bilik kecil dengan terburu-buru sama seperti dirinya.
__ADS_1
"Hay.....punya mata tidak!." bentak Melly pada orang tersebut.
Bukanyanya menjawab orang itu malah memplototkan matanya kearahnya.
"Hah....Kamu lagi!." ucap Melly tidak mau kalah.
"Kamu lagi, kamu lagi!." balas Jhony sambil menyentil dahi Melly.
"Sakit tahu...!" ucap Melly sambil mengelus dahinya.
"Kenapa kamu ada di dalam 'toilet' ini!. jangan bilang kalau kamu ingin mengintipku.!" ucap Jhony sambil mendekatkan wajahnya kearah Melly.
"Harusnya Aku yang berkata itu padamu! untuk apa kamu berada berada di'toilet' khusus perempuan. Oh ..jangan-jangan kamu mau mengintip perempuan yang mau buang air kecil di tempat ini. Tunggu akan Aku laporin kamu ke satpam." balas Melly sambil melangkan meninggalkan Jhony.
" Woy tunggu ..." Jhony menarik pergelangan tangan Melly ketika mereka sudah tiba di pintu utama ' toilet ' itu.
"Apaan si!. kamu takut ya di tangkap lalu digebukin orang-orang karna ketangkap basah sedang berada di dalam'toilet' perempuan." ucap Melly sambil menarik tanganya dari genggaman Jhony.
"Woy....harusnya Aku tu yang laporin kamu ke satpam. Coba lihat tulisan ini. 'toilet' khusus cowok" Jhony menunjuk sembari membaca tulisan yang terpampang diatas pintu.
Melly tiba-tiba melotot setelah melihat tulisan yang di tunjukkan Jhony padanya.
"Aduh....sial kenapa harus seperti ini si!." gerutu Melly dalam hati.
"Kenapa kamu diam! jadi benar kamu ingin mengintipku atau kamu masih penasaran dengan kepala kura-kuraku!." ucap Jhony sambil tersenyum.
Wajah Melly tiba-tiba memerah ketika Jhony mengucap kata kepala kura-kura. Ada rasa geli dalam hatinya mengingat kejadian waktu itu.
"Anu....Ee mana mungkinlah Aku mau melihat itu, jijik tau! lagian tu ya, tadi itu aku terburu- buru jadi salah masuk'toilet'. ucap Melly gugup dan sedapat mungkin mencari alasan yang logika agar Jhony mempercayainya.
"Kamu pandai sekali mencari alasan. Terus apa tujuan kamu datang perusahaan ini?." tanya Jhony yang masih terus memegang erat tangan Melly.
"Lepaskan dulu tanganku, baru Aku jawab." ucap Melly sedikit menarik tanganya dari genggaman Jhony.
"Baiklah. Cepat jawab untuk apa kamu kemari." Jhony melepas pergelangan tangan Melly dan mengulangi kembali pertanyaanya.
"Huh.....KEPO." ucap Melly lalu berlari meninggalkan Jhony.
__ADS_1
"Hiiiih....!.Berani sekali Meong betina itu mengerjaiku." gerutu Jhony sambil berlalu meninggalkan tempat itu.
👉Bagi reader yang tidak suka modelnya abaikan aja ya itu cuman contoh bukan sesungguhnya. tapi terap beri like, vote dan coment ya ..upss hampir lupa selamat hari ibu.....terima kasih.