
Melly dan Nenek Fatimah berjalan menuju meja kosong dan melewati kumpulan pemuda pemudi yang sesang berpesta ria.
"Lihat tu, Model yang baru-baru ini melejit namanya setelah membintangi produk dari perusahaan DYANA grup," ucap seorang pemuda sambil menunjuk kearah Melly yang kebetulan lewat di dekat mereka.
"Betul!, itu Melly, ternyata lebih cantik aslinya dari pada yang sering kita lihat di tivi," balas temanya sambil melotot memandangi Melly yang terus saja melangkah menuju meja kosong bersama Nenek Fatimah.
Raka yang mendengar percakapan temanya tersenyum lalu mendekati kedua temanya yang masih terus menatapi Melly.
"Hay ...!, bagaimana kalau kita taruhan," ucap Raka sambil memukul meja sehingga kedua temanya yang asyik memandang Melly sontak terkaget.
"Kau ini mengganggu ke senangan orang saja," ucap Tony protes salah satu pria yang tadi memperbincangkan Melly.
"Memangnya mau taruhan apa?," tanya Nelzon teman yang satunya lagi.
Sebelum menjawab Raka duduk di tengah-tengah mereka berdua.
"Kalau Aku bisa membawa model itu kemari untuk menuangkan minuman untuk kita maka kalian berdua harus menjadi cecungutku selama tiga bulan, tapi apa bila Aku gagal melakukanya kalian boleh mengambil mobilku yang ada di luar sana bagaimana?," Raka memberi tawaran pada kedua temanya.
Sontak kedua pemuda yang ada samping kiri dan kanan Raka terbelalak mendengan penawaran yang begitu menggiurkan dari seorang Raka
"Setujuh....!," ucap Tyo dan Nelzon secara bersamaan sembari saling tos satu dengan yang lain.
"Baiklah kalian tunggu di sini!, Aku akan dengan muda membawa model es3k-es3k itu kemari," ucap Raka dengan sombong lalu berdiri melangkah menuju kearah Melly dan Nenek Fatimah.
Tidak lama kemudian Raka pun tiba di meja dimana Melly dan Nenek Fatimah sedang menikmati makanan yang sebelumnya sudah di pesan oleh mereka berdua.
"Hay ..manis," ucap Raka sambil mencolek dagu Melly menggunakan jari telinjuknya.
__ADS_1
"Yang sopan dong Tuan!, kalau Anda lapar silahkan duduk, kami masih ada beberapa porsi makanan yang belum pernah kami sentu," ucap Melly naik pitam setelah di perlakukan seperti itu oleh Raka.
Bukanya takut Raka malah mendekatkan wajahnya kearah Melly.
"Jangan Marah dong cantik, Aku kan cuman bercanda," balas Raka dengan tersenyum mesum pada Melly.
Melly sedikit menjauhkan wajahnya dari wajah Raka dan menutup hidungnya karna aroma Alkohol yang berasal dari mulut Raka sungguh sangat menyengat di hidungnya.
"Bisa Anda menjauh dari Saya!, Aku tidak biasa mencium bauh Alkohol, tuan!," suara Melly terdengar sangau karna dia berbicara sambil menutup hidungnya.
"Munafiq, Model sepertimu mana mungkin tidak perna meminum Alkohol jangan bersembunyi di wajah polosmu itu, cepat ikut Aku dan tuangkan kami minuman disana, Nanti akan Aku kasih uang yang banyak sebagai bayaramu" Raka menarik pergelangan tangan Melly dengan kasar.
"Hay...!Anak muda kamu jangan terlalu kasar pada perempuan!, apa orang tuamu tidak pernah mengajarimu sopan santun?," Nenek Fatimah mulai geram melihat kelakuan Raka pada Melly yang sudah melampaui batas.
Raka melepas peganganya ke tangan Melly lalu menatap tajam kearah Nenek Fatimah yang juga menatap tajam padanya saat itu.
"Ha..ha...cuman nomor dua bangga!, Ternyata kamu anak Hafid!, pantas buah jatuh tidak jauh dari pohonya, Anak sama Papa kelakuan sama bejatnya," Ucap Nenek Fatimah terawa sinis kearah Raka.
Suasana di ruang cafe yang tadinya di penuhi dengan suara canda ria, seketika hening setelah mendengar pertengkaran hebat antara Melly, Nenek Fatimah dan Raka.
Raka semakin tersulut emosinya ketika Nenek Fatimah mengeluarkan pepatah menyinggung dirinya dan juga papanya.
Raka mendekat kearah Nenek Fatimah yang masih tetap duduk santai disana. Pemuda itu dengan kasar menarik kera baju Nenek tua dengan kedua tanganya" Cepat bangun tua bangka", bentak Raka.
Melihat itu Melly dengan cepat memukul tangan Raka hingga membuat Raka meringis kesakitan.
"Awo......" Ringis Raka sambil memegangi tanganya.
__ADS_1
"Rasakan itu!, kamu benar-benar manusia yang tidak punya budi pekerti. Tega-teganya kamu memperlakukan perempuan yang seharusnya kamu hormati sebagai nenekmu ini," ucap Melly sambil memegangi pundak Nenek Fatimah.
"Berani sekali kamu memukulku perempuan penghibur yang sama sekali tidak ada apa-apanya denganku" ucap Raka dengan raut wajah memerah.
Raka muju dan menyerang Melly membabi buta.
Melly mencoba menghindar dari pukulan-pukulan yang di layangkan Raka padanya, tapi sayang, rok yang di gunakanya terlalu sempit untuk bergerak sehingga Melly sangat kewalahan dalam menghadapi Raka.
Melihat Melly begitu kewalah menghadapinya, Raka makin beringas menyerangnya, hingga satu tendangan keras yang dia layangkan kearah kaki Melly tepat sasaran sehingga membuat gadis cantik itu oleng seketika dan jatuh diatas meja. Tubuh Melly menimpa semua makanan dan minuman yang ada diatas sana dan tak hayal lagi semua makana dan minuman yang ada diatas meja berhamburan jatuh ke atas lantai.
"Mell kamu tidak apa-apa?," tanya Nenek Fatimah panik sambil mengangkat tubuh Melly agar berdiri kembali.
Melly tidak menjawab, dia hanya tersenyum tipis sebagai jawaban kalau dia baik-baik saja.
"Makanya jangan macam-macam denganku ha ha ..ha," Raka tertawa begitu puas dengan nada mengejek.
"Apa sudah cukup ketawanya!," tanya Melly pada Raka lalu memperbaiki posisi berdirinya.
"Apa kamu masih berani melawanku setelah apa yang tadi sudah kuberikan padamu! Atau kamu ingin lebih dari itu!," balas Raka.
"Itu belum seberapa dibanding apa yang akan Aku berikan padamu sebentar lagi," Melly dengan kasar merobek jahitan pinggir rok sebelah kirinya. Mulai dari lutut sampai paha sehingga para penonton di sana di suguhi dengan paha putih milik Melly.
Ada yang melotot ada pula yang menutup mulutnya sakit terkesimahnya dengan pemandangan yang di pertontonkan oleh Melly pada mereka.
Bukan cuman jahitan rok sebelah kirinya saja yang Melly robek, tapi juga sebelah kananya sehingga kini dia sudah leluasan dalam bergerak.
"Majulah maka akan kuberikan pelajaran yang tidak akan pernah kamu lupakan di sepanjang sejarah hidupmu," ucap Melly sambil memasang kuda-kuda siap untuk menyerang dan juga menangkis semua serangan dari Raka.
__ADS_1
đŸ‘‰Terus beri like, vomen dan vote....terima kasih.