MELLY DAN JHONY

MELLY DAN JHONY
33. BESARAN YANG KIRI APA YANG KANAN?.


__ADS_3

Jhony terus terbahak melihat Melly berlari terbirit-birit masuk kedalam kamar mandi.


Jhony merasa kalau menjaili Melly adalah suatu permainan yang sangat mengasyikkan untuknya.


Setelah puas tertawa, Jhony bangun dari tidurnya dan menyandarkan tubuhnya pada punggung tempat tidur.


Jhony merogoh saku celananya dan mengeluarkan handponenya dari dalam sana.


Setelah layar LCD handponenya menyala, Jhony mencari kontak Nina.


"Hallo Nina kamu lagi dimana?," tanya Jhony setelah panggilanya tersambung dengan sekertarisnya itu.


"Aku lagi di kantor Tuan!, apa ada bisa Saya bantu?," jawab Nina sembari bertanya kembali.


"Tolong bawakan baju, celana, CD serta BH untuk Meong ..upss maksud Aku Melly model baru di perusahaan kita itu."


Nina tidak langsung menjawab perkataan Jhony. Nina terdiam sejenak untuk sementara waktu. Entah apa yang ada di pikirkan sekertaris itu setelah mendengar perintah Tuanya untuk membawakan Melly pakaian dalam.


"Nina apa kamu tuli?," bentak Jhony sedikit menjauhkan mulutnya pada handpone.


"Eee....Ma'....af Tuan!, tadi Aku lagi mengecek berkas perusahaan, jadi Aku tidak konsentrasi mendengarkan ucapan Anda," ucap Nina berbohong.


"Kamu pandai sekali membuat alasan. Cepat bawa ke rumah sakit, dan jangan sampai kamu melupakan satu pun yang Aku pesankan padamu tadi," Jhony sedikit mengeraskan suaranya pada Nina.


"Tapi Tuan!, Aku tidak tahu ukuran baju, ****** ***** serta BH milik Melly."


Kini giliran Jhony terdiam. Dia mencoba menerka-nerka ukuran pakaianya yang di gunakan Melly, tetapi tetap saja dia tidak yakin.


"Tuan, apa Anda masih mendegarkanku?." tanya Nina.


Jhony sontak tersentak ketika mendengar ucapan Nina dari dalam handpone.


"Iya ..Aku mendengarkamu dengan jelas. Kamu kira aku tuli ya!, Pokoknya untuk ukuranya kamu lihat saja poto Melly atau kamu tanyakan langsung pada Ibu Tety karna dia pasti menanyakan semua hal itu pada Melly saat dia mendaftar menjadi model." jawab Jhony asal karna dia sudah tidak tahu harus menjawab apa lagi pada Nina.


"Mustahil sekali Tuan, hanya dengan melihat poto, kita bisa mengetahu ukuran pakaian dalam seseorang. Dan lagian, mana ada ajang pencarian bakat mananyakan ukuran ****** ***** dan BH pada pesertanya," balas Nina yang tidak mau kalah.

__ADS_1


"Hah...Kamu ini membuatku pusing saja!. Terus bagaimana cara mengetahui ukuran pakaian dalaman seorang perempuan?," tanya Jhony lagi pada Nina.


"Jalan satu-satunya adalah,Tuan harus tanyakan langsung pada yang bersangkutan." balas Nina.


Seketika Jhony memplototkan matanya....


Tak lama kemudian dia tersenyum mesum.


"Baiklah Nina! Nanti Aku hubungi lagi, setelah mengetahui ukuran pakaian dalam yang Melly pakai."


"Baik Tuan, Saya akan tunggu kabar dari Anda." balas Nina.


Setelah memutuskan sambungan telponya dengan Nina, Jhony turun dari atas pembaringan dan mencoba berjalan sambil menarik tiang infus ikut denganya menuju kearah kamar mandi di mana Melly sedang berada di dalam sana.


Walau lukanya masih terasa perih, tapi Jhony tidak peduli. Mengerjai Melly adalah obat untuk segala nyeri yang dia rasakan saat ini.


Tidak lama kemudian, Jhony sudah tiba di depan kamar mandi lalu mengetuk daun pintu kamar tersebut sebanyak tiga kali.


Tok...tok...tok....


"Siapa!," tanya Melly dari dalam sana.


"Iya bang Jago ada apa?," tanya Melly lagi.


"Woy ..Jessica Meong, kamu lagi apa di dalam sana?," tanya Jhony balik dan sedikit mengeraskan suaranya.


"Shoping!, Mandilah dasar aneh," jawab Melly sambil mengguyur tubuhnya dengan air.


"Apa setelah mandi kamu masih memakai pakaian kamu yang itu-itu saja!" tanya Jhony pada Melly.


"Mau tidak mau dari pada telanjang." Jawab Melly santai sambil terus melanjutkan ritual mandinya.


"Dasar model Jorok!, Atau memang itu sudah jadi tradisi turun temurun yang kamu lakukan selama ini?."


"Enak aja kalau ngomong, ini semua gara-gara kamu yang tidak mengizinkan Aku pulang untuk mengganti pakaianku, Jadi mau tidak mau Aku harus memakai pakaian yang sudah satu hari satu malam Aku kenakan."

__ADS_1


"Maka dari itu, Aku kesini untuk menawarimu pakaian." ucap Jhony


"Benarkah?." Melly sedikit kegirang.


"Iyalah...! tapi kamu harus beri tahu sesuatu."


"Beritahu apa?," tanya Melly heran.


"Beri tahu padaku berapa Ukuran ban dalam kamu dan juga ukuran BH yang kamu kenakan supaya Aku tidak salah dalam memesankanya untukmu," ucap Jhony dengan datar tapi bibirnya terus saja tersenyum.


"Kamu ini suka sekali menjailiku." protes Melly.


"Ya sudah kalau kamu tidak mau. Aku kan cuman menawarin!, kamu tidak usah sesewot itu juga kali!. Ya...sudah, Kalau kamu tidak mau Aku pergi saja, yang penting Aku sudah mau berbaik hati ingin menawarkanya padamu." ucap Jhony sedikit menghentakkan kakinya seperti orang yang sedang melangkah.


"Tunggu...tunggu...tunggu....! ****** ***** ukuran L dan bra ukuran 34b" balas Melly sedikit berteriak dan mendekatkan bibirnya di selah-selah pintu yang masih tertutup rapat.


Seketika itu juga Jhony tertawa dalam hati sembari tersenyum kerbau.


Karna tidak ada jawaban dari Jhony, Melly kembali mengangkat suara.


"Apa kamu masih di situ?," tanya Melly dari dalam kamar mandi.


"Hem ....." jawab Jhony dan sebisa mungkin mencoba menahan tawanya.


"Jadi tidak?, Kamu membelikan untukku!." tanya Melly lagi pada Jhony.


"Iya bawel jadi, tapi sebelum semuanya pasti, boleh Aku bertanya sesuatu hal padamu supaya nantinya, Aku tidak salah-salah dalam memesan pakaian dalam itu untukmu!." tanya Jhony.


"Boleh." balas Melly singkat.


"BHmu Besaran yang kiri apa yang kanan?." tanya Jhony yang sedari tadi ingin tertawa terbahak-bahak.


Tapi belum sempat Jhony melakukan itu, tiba-tiba Melly membuka sedikit pintu kamar mandi dan mengguyur wajah Jhony dengan air dan secepat kilat Menutup kembali pintu kamar mandi tersebut sebelum Jhony marah besar padanya.


"Meong ....awas kamu." teriak Jhony dengan wajah basah kuyup sambil mengedor-gedor pintu kamar mandi menggunakan tangan kananya.

__ADS_1


"Rasain loe," ucap Melly pelan sekali sambil cengegesan lalu menutup Mulutnya agar Jhony tidak mendegarnya.


đŸ‘‰terus beri like, vote , comen ..terima kasih banyak.


__ADS_2