
Bende mengalah kemudian ia melakukan yang di perintahkan sang istri, ia harus membersihkan diri setelah menempuh perjalanan 6 jam-an
Tak tanggung-tanggung Bende bahkan mandi, ia merasa gerah dan sedikit lengket di tubuhnya
" Sayang aku tidak membawa handuk tolong ambilkan! " pekik Bende yang hanya mengeluarkan kepalanya dari daun pintu
Tak ada jawaban dari Denna, istrinya itu tengah sibuk merapihkan lemari pakaiannya. Kemudian Bende keluar tanpa mengenakkan apapun berjalan mengambil handuk yang berada tak jauh dari pintu kamar mandi di kamarnya
Denna berbalik badan menyusun pakaiannya namun sedikit terkejut dengan apa yang dia lihat
" Bendefidh!! " segaknya saat tatapan keduanya bertemu dan Denna melihat tubuh telanja*g suaminya bergegas memalingkan wajah
" Why? "
" Apa kau tidak mempunyai rasa malu, cepat pakai handuk mu! "
" Kau sudah melihatnya bahkan kau juga sudah merasakannya jadi untuk apa aku malu, aku suamimu " tegas Bende
Mendengar ucapan suaminya yang terlalu vulgar itu Denna lantas melemparkan bantalnya
Bende hanya membalasnya dengan senyuman, ia sangat suka melihat Denna yang masih malu-malu padahal ia sudah sering melihatnya
Kemudian Bende mengenakkan pakaian santai nya dengan memakai celana panjang dan baju kaosnya sebatas siku
" Kemarilah.. " ujar Bende pada sang istri lalu menepuk-nepuk kasur di sebelahnya
__ADS_1
Denna mendekat menuruti perintahnya, Ia duduk bersandar pada kepala ranjang dan Bende mulai merebahkan kepalanya di paha sang istri, lebih tepatnya tepat di depan area pribadi miliknya
" Bisakah kau ubah posisimu " tanya Denna
" Tidak " jawab Bende tak setuju
Bukan apa-apa, jika bende berbalik arah itu akan tepat mengenai area pribadinya
Tanpa bertanya pada Bende, Denna memijat kepala Bende pelan ia peka jika suaminya itu tengah kelelahan
" Ahhh kau lihai sekali " ucap Bende saat Denna memijit kepalanya dengan lembut
" Bendefidh geserkan kesini kepalamu " ujar Denna kemudian Bende menurut
Sensasi pijitan itu membuat Bende memikirkan hal lain, ia membayangkan Denna sedang memijit miliknya dengan gua sempit itu. Membuat Bende merasa terengah-engah dengan fikiran kotornya
Bende mulai mendekatkan wajahnya memiringkannya perlahan kemudian mencium istrinya penuh nafsu hingga membuat Denna kesulitan bernafas
" Manis sekali.. " ujarnya lalu menatap manik mata hijau milik Denna
" Hah.. ha.. Bendefidhhh kau.. "
" I'm sorry wife, aku sulit mengontrolnya " balas Bende kemudian ia mencium keningnya singkat
" Dulu kau sangat pandai menahannya kenapa sekarang berbeda "
__ADS_1
" Karena sekarang kau istriku " jawab Bende cepat
Perlahan Bende mendorong tubuh Denna menjatuhkannya di kasur, mencari benda favoritnya meremas, menjilat dan menyesapnya penuh lembut membuat sang empunya menggelinjang merasakan sensasi yang dia buat
Bende membuka paha istrinya, dengan sekali hentakan miliknya berhasil masuk sepenuhnya. Ia bergerak dengan ritme pelan merasakan milik sang istri memijit miliknya didalam sana
" Ahhhhh.. " erang Bende
Tak bisa di bohongi walaupun Denna ingin menolak tetapi ia menikmati penyatuan yang dilakukan Bende
Bende bermain dengan liar membuat Denna serasa terbang ke awan, keduanya melakukan percintaan dengan berbagai gaya yang di praktekkan. Bahkan tak jarang Denna yang memimpin di atasnya
" Bendefidhh.. a-akuhhh... "
" Lepaskanhhh " jawab Bende kemudian tak lama Denna klim*ks sedangkan Bende terus memacu miliknya dengan cepat hingga ia juga akan mendapatkan pelepasannya
Menghentakkan miliknya lebih dalam pada sang istri " Ahhhhhhh.. " erangnya panjang
Setelah mendapat pelepasan pertama Bende masih terus menggempur sang istri hingga membuat Denna sedikit kewalahan melayaninya
Melihat raut wajah Denna yang sudah terlihat sangat lelah Bende menarik miliknya dari milik Denna setelah mendapatkan pelepasannya entah yang keberapa kali lalu membawanya dalam dekapannya
" Maafkan aku sayang, aku kurang mengerti bahwa kau lelah " ucapnya
Denna tak membalas apapun, ia berbaring pada dada bidang milik Bende, melihat Denna yang mulai memejamkan matanya Bende langsung menyelimutinya dan memberikan ketenangan untuk istrinya yang sepertinya akan tidur
__ADS_1
" I love you.. " gumam Bende kemudian ia mencium keningnya pelan
Bersambung...