Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 87


__ADS_3

Bende menggendong tubuh istrinya ala bridal style membuat Denna sedikit terkejut dengan apa yang dilakukannya


" Mau kemana? " Tanya Denna lalu mengalungkan tangannya pada leher Bende


" Memandikanmu " jawab Bende yang berhasil membuat Denna merinding


Kemudian ia menurunkan Denna di depan shower dan Bende mulai melepaskan jasnya asal


" Be-bendefi-dh a-apa.. "


Bende menarik pinggang Denna dan mulai memiringkan wajahnya mel*mat bibir sang istri penuh nafsu dan tak lupa tangannya pun mulai mencari pengait yang menutupi kedua benda favoritnya


Bende membawa Denna kedalam bath up dan mulai menggosok pinggang sang istri disana, kini tubuh keduanya sudah sama-sama tanpa sehelai benang pun


Tatapan keduanya sudah berkabut gairah, dengan posisi Denna yang berada di atas yang memimpin permainan panas keduanya.


Diiringi des*han-des*han panas, percikan air yang menjadi saksi percintaan keduanya hingga mendapat pelepasan bersama


" Bendefidhhhh... " lenguh Denna


" Aku menyukai posisi ini " ucap Bende dengan terengah-engah


" Aku lelah.. " jawab Denna sembari mengatur nafasnya

__ADS_1


" Aku ingin sekali lagi wife.. " ujar Bende dengan tatapan memelas


" Tapihhhh Bendfidhhhhhh " ucapan Denna diiringi des*han karena tanpa persetujuannya Bende telah melancarkan aksinya hingga keduanya pun melanjutkan percintaan itu kembali.


Setelah selesai dengan permainan itu, Bende benar-benar menepati ucapannya tidak lagi menyerang sang istri dan memandikannya dengan telaten kemudian kembali menggendong tubuh Denna yang hanya berbalut handuk


" Sayang ambilkan pakaian ku juga " seru Denna, panggilan itu membuat Bende menoleh cepat dan tersenyum


" Yang mana? " tanya Bende


" Terserah kau saja " jawab Denna


Terdengar ada yang mengetok pintu dari luar kamar, membuat Denna ingin beranjak membukanya, namun langkahnya terhenti saat Bende menegurnya


" A-aku.. "


" Pakai bajumu, biar aku yang buka " ucapnya, kemudian tanpa membantah lagi Denna segera mengenakkan pakaiannya


" Ada apa? " tanya Bende saat ia membuka pintu ternyata Asisten Dava yang datang


" Saya akan membicarakan mengenai perempuan tadi dan saham yang anda tanam pada perusahaan Mr. Cenzo di kota Milan " ucap Asisten Dava


" Kau pergi ke ruang kerja aku akan menyusul " jawab Bende, belum sempat Asisten Dava melanjutkan ucapannya Bende menutup pintu sepihak

__ADS_1


Saat ia berbalik badan, Denna tengah berdiri di belakangnya " Perempuan tadi itu siapa yang dimaksud Asisten Dava?? " tanya Denna


Bende terdiam dan enggan menjawab " Bukan siapa-siapa " jawabnya


" Aku tak suka kebohongan, ku harap kau tidak menyembunyikan perempuan lain di belakangku maka kau tau sendiri apa yang akan aku lakukan " ucap Denna kemudian memutar badannya


" Memangnya apa yang akan kau lakukan? " tanya Bende


" Pergi jauh darimu tanpa mau menemui mu lagi " ucap Denna, hal itu sedikit membuat Bende kesal. Bukan itu jawaban yang dia inginkan


" No wife, aku tidak menyembunyikan apapun apa lagi perempuan " balas Bende cepat


" Hmm.. "


Bende mendekat dan mengecup bibir Denna singkat " Aku menemui Dava dulu " ujarnya kemudian berlalu pergi


Bende kembali memasang muka datarnya melewati semua staf dan maid yang berpapasan, ia bahkan tampak tidak pernah senyum di depan mereka


" Katakan langsung ke intinya saja " ucap Bende setelah masuk kedalam ruang kerjanya


Asisten Dava kemudian mengecek lembar berkas penting yang akan ia sampaikan pada Bende dengan teliti.


" Tuan Muda, apa tuan masih mengingat Adrean Axander? " tanya Asisten Dava

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2