
Sudah lumayan lama Denna bekerja di Caffe milik Abbas. Setiap harinya Abbas selalu menghampirinya meskipun hanya sekedar basa-basi menyapanya.
Hal itu membuat Denna sedikit risih, karena setiap waktu Abbas selalu mencari kesempatan apa saja untuk bisa mengobrol dengannya meskipun hanya sebentar
Seperti sekarang, Abbas tengah mengajak Denna mengobrol di jam kerjanya
"Maaf pak, ini jam kerja. Saya harus naik ke panggung untuk menghibur semua pengunjung di Caffe ini" Denna menolak dengan halus, ia tak mau membuat bossnya tersinggung jika ia berbicara blak-blakan
"Ah iya, maafkan saya" ucap Abbas
"Permisi pak" pamit Denna sembari berlalu meninggalkan Abbas
Setiap bait lagu yang Denna nyanyikan, suara merdunya begitu membuat orang terbuai, Abbas menikmati lagu itu, ia sangat terpesona oleh gadis yang membuatnya gila belakangan ini
Setelah selesai bernyanyi, Denna menyapa semua para pengunjung yang datang.
"Selamat menikmati makan malamnya mbak/mas" ucapnya sehingga membuat seorang menoleh dan tersenyum ke arahnya
"Mbak, request lagu boleh tidak?" seru salah satu pengunjung kepada Denna
"Boleh, mbak mau saya nanyi lagu apa?" tanya Denna dengan senyuman, ia sangat ramah pada semua orang
"Lagunya Maudy Ayunda judulnya Perahu Kertas" balas pengunjung itu lagi
"Baiklah, selamat menikmati semuanya" sapa Denna kembali
__ADS_1
Ku bahagia..
Kau telah terlahir di dunia..
Dan kau ada..
Di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku
Menemukanmu..
Saat tiba di reffnya, semua pengunjung yang tersanjung mendengar suara merdu nan lembut itu pun berinisiatif mengeluarkan hp mereka dan merekam Denna hingga meng-upload nya ke akun sosmed mereka masing-masing, tentunya dengan caption memuji
"Gadis pembawa rezeki" gumam Abbas dengan senyumnya, sebait suara mampu menyihir semua pengunjung yang datang
Saat jam kerja telah berakhir, Denna mulai mempersiapkan dirinya bergegas untuk pulang. Beruntunglah ia selalu pulang pergi bersama Panji sehingga ia tidak perlu khawatir jika harus pulang sendirian
Denna sangat menikmati pekerjaan barunya ini, meskipun kadang kala rasa rindunya pada Bende tak bisa tertumpahkan.
"Aku sedang menabung rindu, aku ingin kau memecahkannya saat kita bertemu lagi nanti Bendefidh" batinnya, entah mengapa tiba-tiba ia merindukan sosok laki-laki yang selalu manja bila di dekatnya, namun akan sedingin salju jika kepada wanita lain.
"Hey! sedang memikirkan apa?" tanya Panji
"Panji! kau mengangetkanku saja" balasnya dengan memukul lengan sahabatnya itu
__ADS_1
"Kau kenapa bengong? nanti kesurupan ku biarkan saja kau disini mana mau aku peduli" hiburnya
"Jangan bicara yang tidak-tidak, ini sudah malam ayo pulang pak ojek" canda Denna lalu ia tertawa
"Kalau aku kang ojek, harusnya kau membayar kan kau penumpangnya. Tapi kau selalu saja gratis" hal itu membuat Denna seketika diam
"Hahahahaha.. Denna aku hanya bercanda" ucap Panji dengan tertawa sangat keras
"Maafkan aku selalu merepotkanmu" balas Denna dengan menundukkan kepalanya tak enakan
"Sudahlah jangan di fikirkan, naiklah pakai helmnya kita pulang" jawab Panji tanpa mengubris ucapan Denna
Saat di tengah perjalanan, Denna meminta berhenti karena ia ingin membeli nasi bungkus untuknya makan karena perutnya sudah sms minta segera di isi. Selesai membelinya lalu mereka melanjutkan perjalanan pulang
"Panji! kau tahu, akhir-akhir ini pak Abbas sangat sering mengajakku berbicara, bahkan dalam pertanyaan yang menurutku tidak begitu penting" jelasnya
"Ya, karyawan lain juga melihatnya. Pak Abbas sering mencari kesempatan untuk mendekatimu, ku rasa dia menyukaimu" jawab Panji
"Kau ini, sudahlah tancap gas pak ojek" canda Denna
"Baik penumpang gratisan" balas Panji lalu mereka berdua tertawa bersama
Haii kak... Jangan lupa vote and comment ya, biar author semakin semangat up nya
Happy reading semuanya..
__ADS_1