Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 78


__ADS_3

" Sungguh aku muak dengan keluarga ini " gumam Bendi kemudian berlalu pergi meninggalkan Mama Wina dan Papa Elson


Mereka yang melihatnya hanya menatap nanar punggung putranya, begitu banyak penyesalan yang Papa Elson dan Mama Wina rasakan saat ini.


" Ayo damai Elson, jangan biarkan masa tua kita direnggut oleh rasa penyesalan terhadap anak-anak " ungkap Mama Wina


" Baiklah Win, semua akan ku atasi " jawab Papa Elson


Keduanya meratapi nasib, kini mereka dirundung rasa penyesalan begitu mendalam terhadap anak-anak mereka.


Disisi lain Bendi tengah menahan rasa kesalnya terhadap orangtuanya itu


" Bendi, tenanglah jangan gegabah " segah Nayla


" Hmm.. mereka sudah tua namun belum sadar-sadar " imbuhnya


" Semua akan membaik nantinya " balas Nayla, ia mampu mendinginkan api yang membara pada tubuh Bendi


Tak lama hp nya berdering menandakan telepon masuk, tertera nama adiknya disana yang dia beri nama Gunung Es


" Ya Bend? "


^^^" Datanglah ke Italy lusa nanti, aku dan Denna akan menikah "^^^

__ADS_1


Apa? secepat itu, kenapa mendadak? " Bendi sedikit terkejut dengan penuturan adiknya di seberang sana


^^^" Aku hanya mengundangmu, tidak perlu membawa Papa & Mama, cukup kau beritahu saja Oma " jelas Bende ^^^


" Kenapa kau memberi tahu ini mendadak sialan! " gerutuk Bendi yang mulai kesal


^^^" Datanglah jika ingin dan tak usah hadir jika keberatan. Aku akan tetap menikah meski kau tidak hadir " jawab Bende cepat ^^^


" Kau, sialan kau! " ucap Bendi ketika adiknya mematikan telepon secara sepihak


Nayla hanya diam memperhatikan telepon yang baru saja di terima oleh suaminya itu, pria itu terus marah-marah apalagi sejak teleponnya di putuskan.


" Ada apa Bend? " tanya Nayla pelan


" APAA?? " dengan kaget Nayla refleks berteriak


" Nay pelankan suaramu Gio bisa bangun " tegur Bendi pada istrinya


" Aku terlalu terkejut, ya Tuhan.. " balas Nayla


Kemudian keduanya memperbincangkan hal yang akan mereka lalukan, sesuai keinginan Bende mereka tak akan memberi tahu Papa Elson & Mama Wina


Setelah berbicara dan mendapatkan solusinya, Bendi keluar dari kamarnya pergi ke kamar sang Oma

__ADS_1


" Oma! " seru Bendi dengan mengetuk pintu kamarnya


" Masuklah.. " balas Oma Queena


Kemudian ia menutup rapat pintu kamar Oma Queena


" Bendi ingin memberitahukan suatu hal, Bende dan Denna akan menikah di Italy besok lusa "


" Kau serius?? " tanya Oma Queena kaget


" Hmm, tapi dia melarangku memberitahu Papa & Mama, apa Oma akan ikut terbang ke Italy? " tanya Bendi kemudian


" Tidak Bendi, Oma semakin tua dan badan Oma mulai sakit-sakitan. Sampaikan saja salam Oma pada Bende jangan lupa suruh dia pulang setelahnya " tutur Oma Queena


" Baiklah, Oma istirahatlah Bendi keluar dulu "


Sepeninggal Bendi, Oma Queena termenung sendirian di dalam kamarnya memikirkan cucu kesayangannya Bende


" Kau sudah Besar, sayangnya kali ini Oma tak bisa hadir di hari bahagiamu kali ini. Doa Oma merestui kalian berdua Bende " lirihnya di dalam hati, tanpa sadar air matanya jatuh mengingat cucunya itu pergi meninggalkan tanah air beberapa tahun lalu.


Andai saja keadaannya tidak serumit sekarang, mungkin semuanya akan baik-baik saja dan Bende akan tetap berada di rumah bersama seluruh keluarga


Namun semua itu hanyalah andai-andai semata, nyatanya cucunya itu memilih pergi bersama wanita yang menemani dan memberikan banyak cinta selama beberapa tahun terakhir, hal itu cukup membuat Oma Queena merasa lega.

__ADS_1


__ADS_2