
" Apa Ben rewel di kantor tadi? " tanya Denna sembari melepas dasi pada jas Bende
" Tidak, wife kenapa kau terlihat pucat? " tanya Bende dengan menyentuh bibir Denna
" Mual, kepalaku tadi sangat pusing? " jawab Denna
" Kita ke Rumah Sakit sekarang "
" Bendefidh.. I'm okay " bantah Denna
" Tidak ada bantahan wife, ayoo "
" I'm pregnant " ucapan Denna berhasil membuat langkah Bende terhenti
Pria itu terdiam mencoba mencerna apa yang baru saja ia dengar " B-bisa kau ulangi lagi? " ucap Bende memastikan
" Second child coming soon "
" Anak kedua segera hadir " ucap Denna dengan tersenyum
" Wife.. sungguh? I'm so happy, thanks God! "
" Aku sangat bahagia, terimakasih Tuhan " ujarnya lalu memeluk tubuh sang istri dan membanjirinya dengan ciuman
Kemudian Denna menunjukkan hasil ceknya dari eumah sakit, Bende melihat itu dengan mata berbinar bahagia
Sementara Benni yang belum mengerti apa-apa sibuk sendiri dengan selimut tebal Denna
" Jangan digigit sayang, kotor " cegah Denna saat Ben ingin menggigit selimutnya
" Wife balon apa ini? " tanya Bende
Bende lantas membaca tulisannya dan menatap foto hasil cek istrinya tadi.
__ADS_1
Tiba-tiba ada rasa ingin bergejolak dari perut Denna, ia menutup mulutnya dan bergegas ke wastafel kamar mandi
" Huekkk.. hueekkk.. "
Bende yang melihat itu panik, meskipun ini bukan kali pertamanya naamun tetap saja melihat Denna seperti itu membuatnya tak tega
" Huekkk.. hueekk.. "
" Wife! " serunya, kemudian beralih membawa Ben turun ke karpet bawah samping ranjang. Takutnya Ben akan jatuh jika dibiarkan di atas kemudian ia menyusul sang istri
" Hufttt.. " keluh Denna sembari mencuci mulutnya
Bende datang dengan mengoleskan minyak angin di belakang leher istrinya dan memijatnya pelan
" Huekkk.. huhhh "
" Hal seperti inilah yang tidak aku sukai " ujar Bende
Denna meluruhkan tubuhnya ke lantai, kepalanya terasa sangat pusing beruntung Bende menyangga hingga kepala Denna tidak terbentur
" Pusing.. " keluhnya, air matanya kini berlinang ingin tumpah
Bende mengangkat tubuh sang istri dan membawanya ke ranjang, melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan sejak Denna sedang hamil Ben supaya rasa mualnya sedikit berkurang
Bende memijat kepala istrinya pelan dan mengelus pinganggnya naik turun, benar saja rasa mual Denna tidak datang lagi
" Sebentar ya sayang, aku akan mengambil Ben meminta Dava untuk menjaganya sebentar " ujar Bende
Saat hendak beranjak tangannya di tahan oleh Denna " No, mual.. " keluhnya
" Hanya sebentar hmm.. " kemudian ia beranjak menggendong Ben keluar kamar dan menitipkannya pada Asisten Dava
Perut Denna terasa kembali di aduk hingga sekuat tenaga ia berjalan menuju wastafel " Huekk.. huekkk.. hikss.. "
" Bendefidh.. huekkk.. " serunya pelan sembari memuntahkan cairannya
__ADS_1
Bende kembali masuk dan mendengar Denna kembali mual bergegas menghampirinya
Kepala Denna terasa berputar hingga tubuhnya oleng, beruntung dengan sigap Bende menangkapnya
" Sayang heii.. "
" Hikss.. " tangisnya kemudian segera menggenggam erat lengan Bende
Kembali ke ranjang, Bende melakukan hal yang sama seperti tadi. Pelukan Denna sangat erat di tubuhnya
Mencium aroma tubuh Bende membuat Denna sedikit relax, rasa mualnya tak datang lagi sifatanya tidak berbeda jauh saat ia hamil Ben dulu
Pagi demi pagi di lewati dengan morning sickness, begitulah kira-kira sebutan untuk wanita yang setiap pagi mual-mual jika sedang hamil
Kini yang Bende temukan adalah sifat manja Denna yang tak seperti biasanya. Wanita itu terlihat lebih manja dan sangat sensitif mudah tersinggung
Sudah dua minggu ini Bende tidak ke kantor karena Denna tidak mau di tinggal, alhasil Asisten Dava yang mengambil alih sementara
Beruntung juga Ben sangat anteng dan tidak menangis saat sedang bersama Bi Noise dan maid lainnya
Bende mencoba beranjak dari duduknya bermaksud berpindah posisi supaya Denna lebih nyaman
" Jangan pergi.. " lirih Denna pelan
" Tidak sayang, hanya beralih posisi " jawab Bende
Tingkah Denna yang semakin manja membuat Bende kebingungan bagaimana cara mengimbangi bumil satu ini.
Hingga usia kandungan Denna memasuki usia 3 bulan barulah ia mulai kembali bekerja seperti biasa.
Rasa mual istrinya sudah mulai berkurang dan selama itupun ia selalu mengajak babby Ben ke kantor bersamanya supaya Denna bisa istirahat lebih leluasa karena semakin hari Ben semakin aktif.
...To be continue.....
Hallo guys, dukungan kalian sangat othor butuhkan. Jangan lupa tinggalkan jejak yaw tatahh 👋🏻 happy reading..
__ADS_1
See you the next episode!