Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 93


__ADS_3

Denna memasuki kamarnya dan menyalakan TV, dengan anggur yang dibeli tadi ia memakannya dengan lahap dan fokus pada film kartun yang ia tonton


Bende sedari tadi hanya memperhatikan tingkah aneh istrinya, seperti anak kecil yang baru saja dibelikan mainan saking gembiranya Denna hari ini


" Sayang kau lihat laptopku? " tanya Bende yang tak menemukan laptopnya di atas meja laci kamarnya


" Itu " jawab Denna menunjuk laptop yang ada di samping TV


Kemudian Bende beranjak dan mengambil laptopnya sembari menatap wajah sang istri yang terus memakan anggurnya


" Bendefidh cobalah anggur ini " ujar Denna dengan memberikan tangannya


" Makanlah.. " jawab Bende


Wajah Denna berubah menjadi murung setelah mendengar jawaban Bende. Tak lama ia menangis karena Bende menolak anggur yang dia berikan


" Ada apa heii.. " seru Bende yang kaget melihat istrinya yang tiba-tiba menangis


" Kau tidak menyayangiku lagi hikss.. "


" No wife " jawabnya


" Menyingkirlah! " marah Denna dengan mengusap air matanya


Bende memijit pelipisnya pelan merasa bingung dengan tingkah aneh Denna hari ini


" Kau kenapa? " tanya Bende


" Menyingkirlah jangan dekat-dekat! "


" Ayolah Denna jangan kekanakkan! " Bende spontan menaikkan suaranya


Mendengar itu, kembali air mata Denna meluruh dan ia berhenti memakan anggurnya menangis meraung disana


" Hikss.. hiks.. Kau tidak menyayangiku lagi hikss.. "


" Wife.. " seru Bende kemudian mencoba menenangkan Denna


" Jangan sentuh aku hiks.. "


" Jangan seperti anak kecil bangunlah.. "

__ADS_1


" Pergi! " usir Denna dengan terus berontak pada Bende yang mencoba mengangkatnya naik ke atas kasur


" DENNA!! " bentakan itu berhasil membuat Denna diam namun air matanya terus meluruh, dadanya terasa sesak


Lagi-lagi Bende mengulangi kesalahan yang sama, ia tersadar dan kemudian membawa Denna pelan kedalam dekapannya


Denna tak bersuara, ia hanya menggenggam erat tubuh Bende hingga tiba-tiba rasa sakit di perutnya menyeruak


" Hikss.. Bendefidh.. " keluhnya


" Maafkan aku, maaf, maaf " ujar Bende mencium pelan kening istrinya


" Perutku sakit hikss.. "


Bende menundukkan pandangannya mengikuti tangan Denna yang meremas kuat perutnya


" Awh.. Bendefidh hikss.. Sakit huhuuu " kemudian darah mengalir di pahanya


Bende yang melihat itu tampak panik " Ya Tuhan darah, wife heii kita kerumah sakit ya " ujarnya lalu membopong tubuh Denna keluar


Semua staf yang melihat itu lantas berlari cepat mendahului Bende


Kini karena merasa panik Bende bingung harus bagaimana, sedangkan darah itu terus mengalir dari paha sang istri


" Bertahanlah hmm, kau akan baik-baik saja sayang.. " ucapnya sedangkan Denna terus meremas perutnya dan menangis


" Siapkan mobil segera!! " perintah staf 1dari handy talkynya


Lift pun berhenti Bende bergegas menuju mobil yang akan di kendarainya


" Ke rumah sakit cepat!! " perintah Bende dengan suara baritonnya


Di perjalanan Denna terus mengadu kesakitan, Bende yang bingung hanya mencoba memberi ketenangan dengan mengusap punggungnya pelan


" Bendefidh hikss.. hikss.. "


" Sebentar lagi sampai hmm.. " ucapnya mencoba menenangkan istrinya


Sesampainya di Rumah Sakit ia telah di sambut oleh suster yang telah siap membawa Denna kedalam untuk memeriksanya


Rumah Sakit yang ia tuju adalah Rumah Sakit milik Konglomerat ternama di Indonesia anak cabang dari RS. Bina Kaika yang kini berdiri di kota Roma, Italia

__ADS_1


Mereka semua juga tahu bahwa Bende penyumbang dana terbesar dari pembangunan RS ini


" Mohon maaf anda tunggu di luar biarkan dokter yang memeriksanya " ucap Suster lalu menutup pintunya dengan berbahasa indonesia karena ia sudah mengenal Bende


Bende yang menunggu diluar mondar mandir tidak tahu apa yang akan dia lakukan, ia terus panik dengan yang baru saja terjadi. Melihat darah yang menempel pada pakaiannya membuatnya merasa bersalah


Jika saja ia lebih mengalah mungkin Denna tidak akan apa-apa


Sekitar 45 menit ia menunggu kemudian dokter keluar ruangan dan memanggilnya


" Anda suaminya, Tuan Bende anda?? " tanya Dokter itu padanya dengan sedikit terkejut


" Ya, saya suaminya. Apa yang terjadi dengan istri saya? " Bende berbalik bertanya


Kemudian Dokter itu mengajaknya masuk dan membicarakannya pada Bende


" Begini pak, istri anda sedang hamil muda jadi tolong jaga kondisi mentalnya jangan buat sang ibu tertekan. Untung saja bayinya kuat dan sang ibu kondisinya tidak lemah jadi mereka berdua baik-baik saja " ucap Dokter itu


" Hamil? " tanya Bende kaget


" Iya, anda tidak tahu? "


Bende menggeleng " Berapa usia kandungannya? "


" Dua bulan, usia muda seperti ini sangat rentan jadi tolong di jaga istrinya ya pak, saya permisi nanti saya akan mengecek keadaannya lagi " ujar Dokter itu lalu beranjak pergi


Bende mengusap wajahnya kasar mencoba ingin memukul diri sendiri dan menggerutuki dirinya


" Kau hampir saja kehilangan anakmu jika kau telat sedikitpun Bende!! " gerutuknya pada dirinya sendiri lalu beranjak masuk melihat sang istri


Denna tampak tenang dalam lelapnya, pantas saja beberapa belakangan terakhir istrinya tampak berbeda


Bende duduk di samping istrinya, mengelus perutnya yang sudah terlihat membuncit itu


" Hallo babby, baik-baik disana okay. Jangan membuat Mommy mu sakit " ujarnya


Kemudian ia tersenyum membayangkan sebentar lagi ia akan menjadi seorang ayah


" Wife maafkan aku.. Aku berjanji akan menjagamu lebih hati-hati " ucapnya lalu mencium kening sang istri


...

__ADS_1


__ADS_2