Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 101


__ADS_3

Bende hanya tersenyum melihat tingkah istrinya yang terlihat menggemaskan baginya, Denna menghirup udara banyak-banyak karena rasanya sangat sulit bernafas


" Maaf sayang " ucap Bende


" Huhh huhh kau brutal sekali "


Bende tersenyum memperlihatkan gigi ratanya sekilas mengecup keningnya singkat, sedari tadi pandangannya terus tertuju pada dada kencang yang naik turun itu


Denna mengikuti arah pandang suaminya " Dasar mesum! " ucapnya menepuk dada sang suami


" Kita naik ya, jangan terlalu lama di air nanti kau masuk angin " ajak Bende


" No! sebentar lagi " tolak Denna mentah-mentah


" Sayang cuaca disini akan memasuki musim dingin, sudah ya " bantah Bende lagi mencoba membujuk istrinya


" Kalu begitu hagatkan aku " goda Denna pada suaminya


Bende menyeringai mencetak senyum, semenjak hamil istrinya semakin nakal.


" Tadi sudah hmm " ucap Bende


Beralih menatap manik mata sang istri penuh cinta, entah apa yang terjadi jika wanita ini tidak pernah hadir dalam hidupnya. Mungkin tidak akan sebaik ini perjalanannya, pikir Bende


" Mau lagi? " tambahanya


" Aku ingin bermain disini " ucap Denna yang berhasil membuat Bende membulatkan matanya


" Disini? sayang ini tempat umum, kita ke kamar saja okey " cegah Bende


" Aku ingin disini, mencoba sensasi bermain didalam kolam " ucap Denna berhasil membuat tubuh Bende menegang


Bukan apa-apa, Bende takut akan ada yang mandi di kolam yang sama dengan mereka " Nanti ada yang melihat " jawabnya


" Aku ingin disini, babby ingin kau menjeguknya disini " ucap Denna mengeluarkan jurus andalannya sembari ingin menangis saat keinginannya tidak di kabulkan


Bende bingung dengan apa yang harus ia lakukan, permintaan Denna sangatlah menantang kali ini

__ADS_1


" Yasudah jika kau tidak mau " tambah Denna kemudian ia melepaskan pelukannya pada leher Bende dan mencoba beranjak dari kolam pertanda ia merajuk


Bende menarik tangan istrinya " Sekali saja okey? jika ingin lagi kita pindah lokasi " ucapnya membuat Denna tersenyum senang


Denna mulai memainkan tangan nakalnya menyentuh milik sang suami memainkannya dengan lihai dibawah sana sementara Bende hanya mengadahkan kepalanya keatas, sungguh sensasi yang nikmat yang ia rasakan


" Dennahhh ohhhh.. " erangnya


Denna memelankan ritme tangannya membuat Bende merasa pusing " Wife jangan mempermainkanku " ujar Bende lalu membalikkan posisinya, kali ini ia yang mengendalikan tubuh Denna


Bende mulai merem*s kedua benda kenyal itu dengan pelan, menjelajah setiap inci tubuh istrinya. Ciumannya turun pada leher jenjangnya memberikan banyak tanda disana


Denna meraih milik Bende, mulai memasukkan sendiri kepada miliknya " Shhhh.. "


" Kau sangat nakal dan tidak sabaran " ucap Bende


Denna mulai ingin memimpin dan menggerakkan miliknya namun tertahan " Aku yang pimpin, kau sangat agresif wife. Harus ingat anak kita dan lakukan dengan pelan " ucapnya lalu mulai menggerakkan miliknya


Sungguh sensasi yang baru mereka rasakan, Denna bahkan terlihat sangat tidak sabaran beruntung Bende tidak hilang kendali. Jika tidak mengingat istrinya sedang hamil mungkin Denna telah di gempur habis-habisan oleh Bende, namun pria itu masih waras ia tak mungkin menyakiti keduanya


" Ahhh.. Bendefidhhh.. "


" Sebentar wife, bersama " ucapnya memacu lebih cepat namun hati-hati


" Lepaskanhhh.. "


" Ahhhhh.. huhhh " erang keduanya kemudian sama-sama mengatur nafas dengan pelan


" Huhhh.. u okay? tidak ada yang sakit hm? " tanya Bende lembut


Denna menggeleng cepat " Huhhh..." keluhnya sembari menarik nafas


Bende membenahi kembali pakaiannya juga sang istri, cukup lama mereka berdua di dalam kolam " Sudah okey, nanti kau masuk angin " ucap Bende kemudian ia beranjak kembali menuju kamarnya


Sesampainya disana, ia membuka satu persatu pakaian sang istri dan membalutkannya handuk setelah membersihkan tubuhnya dan Denna.


Denna meringkuk kedinginan sembari meminta supaya Bende memeluknya " Bendefidh.. " serunya dengan merentangkan kedua tangannya bermaksud ingin di peluk dengan mata yang berkaca-kaca

__ADS_1


" Pakai baju dulu " dengan hati-hati Bende memakaikan pakaian istrinya dengan serba lengan panjang kemudian setelah selesai ia beringsut membuatkan susu hamil dengan air panas untuk istrinya


" Kedinginan hmm? " tanyanya saat Denna meneguk pelan susunya setelahnya ia menganguk mengiyakan


" Peluk shhh.. dingin " ucap Denna dengan bibir bergetar


Ada rasa bersalah dalam diri Bende melihat istrinya, seandainya ia tak menuruti kemauan sang istri mungkin Denna tidak akan menggigil kedinginan, ia memeluk tubuh istrinya mengusap-usap punggung belakangnya mencoba memberikan kehangatan


" Shhh dingin, Bendefidh huhhh " keluhnya


" Lain kali jangan seperti ini lagi wife, jadikan pelajaran okay. Tubuh wanita hamil itu sedikit lebih sensitif sayang " tegurnya memberi pengertian pada Denna meskipun ini termasuk kesalahannya juga


" Maaf.. " ucap Denna pelan


Tanpa menjawab Bende terus menggosokkan tangannya pada punggung sang istri memberikan kehangatan disana


" Kram hikss.. Bendefidh.. " adunya


" Mau duduk atau berbaring hm? " tanya Bende kemudian Denna lebih memilih berbaring dan Bende mencoba mengahagatkan kaki istrinya yang sangat dingin


" Hikss huhhh hikss.. kram "


" Tidak apa-apa sayang, lain kali jangan meminta hal seperti ini lagi hmm " ucapnya supaya Denna paham bahwa larangan yang diberikan adalah untuk kebaikannya sendiri


Setelah beberapa menit tubuh Denna sudah mulai menghangat, bersamaan dengan malam tiba matanya ikut terpejam menikmati sentuhan lembut yang diberikan Bende


" I love you " ucapnya menatap sang istri yang terlelap dalam tidurnya


Bende menarik selimut menutupi tubuh Denna hingga sebatas dada ia mengusap dahinya pelan memberikan kehangatan disana berharap saat istrinya bangun ia tak lagi menggigil kedinginan


" Good night baby, jaga Mommy dari dalam sana okey? cukup jangan rewel dan baik-baik di dalam sana ya nak " ucap Bende di depan perut buncit Denna sesekali mengelusnya pelan


Kemudian Bende beralih mengambil handphone miliknya menghubungi staf apartement meminta pengurus kolam menguras airnya dan mengganti dengan yang baru, permintaannya langsung di setujui tanpa banyak cekcok.


Mana mungkin orang-orang mandi disana bekas percintaan panasnya dengan sang istri, pikirnya.


...Seeyou the next episode guys! happy reading.....

__ADS_1


__ADS_2