
Setelah memberitahu semua keluarganya, Bende menutup telepon dan mendekati gadisnya perlahan.
" Sudah lama kau tidak ke kantor, apa perusahaan baik-baik saja? " tanya Denna pelan
" Tentu saja, aku memiliki asisten sayang kau tak perlu takut " balas Bende
" Tak berubah, kau selalu saja mengandalkan orang lain "
" Kita akan menikah lusa " ucap Bende mengalihkan pembicaraannya
" Apa?? " Denna terlonjak kaget tak percaya
" Aku sudah menghubungi seluruh keluarga, dan aku tak peduli mereka akan datang atau tidak "
" Kenapa kau memutuskan menikah tanpa persetujuanku Bendefidh "
" Kau lupa? Ayo menikah secepatnya Bendefidh " seperti itu katamu
" Iya tapi tidak secepat itu, aku bahkan belum siap menghadapi Om Elson " jawab Denna dengan suaranya sedikit pelan merasa khawatir
Bende menarik pinggang gadisnya menempelkannya pada tubuhnya " Jangan terlalu di pikirkan, apapun yang terjadi aku akan selalu bersamamu " ucapnya
Mendengar itu, Denna lantas memeluk Bende erat, kekhawatirannya seolah tidak ada lagi sekarang. Kecemasannya pun telah pergi.
...~...
__ADS_1
Hari berlalu begitu cepat..
Tibalah hari dimana Bende dan Denna akan menikah, di hadapan semua tamu yang hadir beserta kakak-kakak Bende yang menjadi saksi pernikahan keduanya.
Bendriko menggantikan posisi Papa Elson dan menikahkan keduanya, suatu moment berharga baginya dapat menjadi bagian penting dari pernikahan sang adik.
Bende menjabat tangan serta mengucapkan kata yang begitu lantang, membuat suasana penuh haru dan dengan serempak semua orang mengucapkan
SAH..
Entah mengapa kini semua kakak-kakaknya menangis, mereka melepas adik bungsu mereka yang kini telah berganti menjadi suami dari wanita cantik yang di pilih nya.
Bahkan dengan tanpa sadar, Max dan Lexi berpelukan dan menangis bersama menyaksikan kata yang penuh dengan keseriusan yang baru saja diucapkan adiknya
" Kenapa kau memelukku! " ujar Max pada sang adik lalu melepaskan pelukannya
" Kau yang memelukku " bantah Lexi
Kini tibalah saatnya Denna dengan di dampingi Racia dan Auryn untuk menuju altar dengan Bende yang sudah berdiri dengan tampan di depannya
Bahkan tanpa sadar pun air matanya kini jatuh, wanita yang berhasil menaklukkan hatinya kini menjadi miliknya seutuhnya.
Denna melangkah dengan anggun dan memancarkan senyum bahagia, aura positif darinya dapat dilihat oleh semua tamu yang hadir
" Sangat cantik " puji salah satu teman bisnis Bende
__ADS_1
" Mereka tampak serasi " sambung yang lain
" Aku seperti melihat bidadari sedang turun " tambah salah satu tamu
" Seandainya ada dua wanita sepertinya, akupun akan langsung jatuh cinta " imbuh para tamu
Begitu banyak pujian yang di lontarkan para tamu untuk kedua pasangan pengantin baru itu
Kemudian dengan langkah hati-hati, ia menjemput Denna dan menggenggam tangannya
" Aku mencintaimu " ungkapnya di sela-sela senyumnya yang selalu terpancar
" Terimakasih sudah menjadikan ku wanita paling bahagia hari ini " balas Denna
Hingga Bende mulai memajukan kepalanya dan,
Ia kemudian me*umat bibir Denna lembut penuh cinta, mengungkapkan perasaannya dihadapan tamu yang hadir di hari bahagianya. Denna pun membalasnya mencoba mengimbangi ciuman yang di berikan Bende, keduanya saling menyalurkan perasaan masing-masing.
Semua yang hadir lantas bersorak meriah melihat adegan di depan mereka
" Sangat romantis " ucap salah satu tamu
Bende melepaskan ciumannya dan beralih memeluk gadis yang kini telah resmi menyandang status sebagai istrinya, seolah ingin menunjukkan pada dunia bahwa dia adalah pria yang paling beruntung dapat memiliki Denna sepenuhnya.
__ADS_1