Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 91


__ADS_3

Asisten Dava yang sudah tiba di apart samar-samar mendengar lenguhan kedua manusia yang sedang bercinta yang terdengar jelas di telinganya lantas membalikkan badan


" Sepertinya aku salah pulang jam sekarang " gumamnya lalu kembali turun ke lantai 3


Setelahnya kembali ia mengecek beberapa email yang masuk di ponselnya, tak lama Sekretaris Pradift pun datang dengan membawa beberapa berkas penting ditangannya


Sementara di kamarnya, Bende menutupi tubuh polos sang istri dan membersihkan tubuhnya kembali lalu beranjak keluar


" Ada apa Dift? " tanya Asisten Dava melihat keberadaan Sekretaris Pradift ke apartement Bende


" Tuan Muda harus menanda tangani berkas penting ini Pak, saya menunggu di kantor sejak tadi namun beliau tidak datang " ujarnya


" Ah ya mari ke lantai 4 " ajak Asisten Dava, meskipun ia tidak tahu Bende telah selesai dengan kegiatannya atau belum


Setibanya di lantai 4 ia tengah melihat Bende yang di sibukkan dengn laptopnya


" Sudah selesai ternyata " gumam Asisten Dava pelan


" Permisi, Pak " ucap Sekretaris Dift sembari mengetuk pintu walaupun sudah terbuka


" Masuklah " jawab Bende tanpa menoleh


" Saya datang membawa berkas yang saya ucapkan kemarin yang harus anda tanda tangani, Pak. " ujar Sekretaris Pradift


" Kemarikan " kemudian Bende mengeceknya lebih dulu dengan teliti, jika ada kesalahan tak segan ia akan merobeknya

__ADS_1


Setelah membalikkan kertas-kertas itu ia mulai menandatanganinya lalu memberikannya kembali pada Sekretarisnya


" Saya pamit, Pak " ucapnya yang hanya di balas anggukan oleh Bende


" Dava bisakah kau terbang ke Singapura besok? tolong kau cek keadaan disana juga pecat salah satu karyawan yang menggelapkan gaji para karyawan " perintah Bende


Meskipun menolak Asisten Dava tidak akan bisa karena itu sudah tugasnya menjalankan perintah " Baiklah tuan " jawabnya


" Kau atasi masalah disana, aku tidak bisa pergi karena aku akan menyelesaikan pekerjaanku disini " balas Bende


.


.


.


" Hueekkk.. huekk.. "


Denna memuntahkan semua isi perutnya yang terasa seperti di udak-aduk, ditambah dengan kepala yang berdenyut sejak tadi


" Huekkk.. huekk.. huhh aku kenapa, rasanya tidak nyaman sekali " ucapnya pada diri sendiri


Saking lemas nya Denna bersandar pada dinding di dekat wastafel dan meluruhkan tubuhnya


Dari luar kamar mandi Bende mendengar istrinya yang sejak tadi mual-mual merasa sedikit panik dan bergegas menghampirinya

__ADS_1


" Sayang!!" gedornya dari balik pintu


Kemudian rasa mual itu menghampirinya lagi hingga ia berdiri dan kembali memuntahkan cairan bening itu


" Huekkk.. huekkk.. hueekk.. "


Bahkan kini air mata Denna telah meluruh dengan sendirinya


" Denna kau dengar aku? buka pintunya " namun tak ada jawaban dari dalam, yang ia dengar hanyalah Denna yang tengah memuntahkan rasa mualnya


Bende yang panik sejak tadi lantas mendobrak pintu dengan kuat hingga sekali dorong pintu itu langsung terbuka


" Sayang heii.. " serunya menghampiri sang istri, dilihatnya wajah Denna teramat sangat pucat dan tubuh yang dingin


" Sakit hikss.. " keluh Denna


Bende lantas menarik tubuhnya kedalam dekepannya dan mengusap wajah Denna pelan dengan air


" Yang mana yang sakit hmm.. badanmu keringat dinginan sayang " ujarnya


Tak lama kembali perut Denna serasa di aduk-aduk lagi hingga mau tak mau ia terus memuntahkan cairan bening itu


Bende memijat tengkuk lehernya pelan dan Denna terus memuntahkan cairan bening yang dia sendiri juga tidak tahu itu cairan apa


Note : Maaf ya guys, author up nya ga tentu jam berapa dikarenakan kesibukan di real life. Jadi mohon dimengerti dan terus dukung othor yaa

__ADS_1


__ADS_2