Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 48


__ADS_3

Sesampainya di mansion, Denna memasuki kamarnya. Ia menyiapkan air hangat di bath up untuk membersihkan dirinya.


Sejenak pikiran tentang Bende menatap wanita tadi terngiang di kepalanya. Dengan cepat Denna melepaskan semua pakaian yang di kenakannya kecuali bra dan cd nya yang tersisa. Ia membiarkan rambutnya terurai, dan duduk di tepi ranjang bergaya sexy.


Saat tiba di kamarnya, tubuh Bende langsung menegang. Ia memperhatikan istrinya yang tengah asyik bersama tubuh indahnya. Bende kesusahan menahan gairahnya, dan bergegas mendekat ke arah Denna.


Sedari tadi Denna hanya diam dan pura-pura tidak tahu jika suaminya memperhatikannya dengan gaya sexynya itu.


"Kau menggodaku, hm?" tanya Bende dengan suara beratnya dan mulai meremas kedua bukit kembar istrinya


"Lepas.. aku ingin mandi" jawab Denna, ia sengaja bersikap acuh kepada suaminya dan bergegas ke bath up merendamkan dirinya


Bende tersenyum dengan tingkah Denna, ia paham bahwa istrinya sengaja menggodanya.


Bende mengikuti Denna, ia ikut masuk kedalam bath up bersama istrinya, dengan cepat ia membalikkan tubuh Denna sehingga berada di atasnya


"Aku ingin.." ucap Bende dengan terus memainkan kedua benda kenyal milik Denna

__ADS_1


Denna sengaja berpura-pura menolak dan ingin bangkit dari atas Bende, namun dengan cepat Bende menahannya, tanpa menunggu persetujuan istrinya ia sudah memulai permainnya


"Awhhh.. Bendefidh"


"Ku pastikan malam ini kau tidak akan tidur sayang.." ucapnya lalu memulai permainannya, lama-lama permainan itu semakin panas semakin membuat Bende tak tahan


Ia tak mau Denna masuk angin sehingga ia menggendong tubuh istrinya dan melanjutkannya di ranjang mereka


Malam semakin larut, pergulatan di ataranya tak kunjung selesai. Bende enggan merasa puas, ia benar-benar akan membuat istrinya kesulitan berjalan esok pagi.


"Bendefidh.."


"No, panggil aku seperti biasa sayang" ucapbya di sela permainan panasnya


Bende semakin mempeecepat gerakannya, entah sudah yang ke berapa kali mereka melakukannya sehingga keduanya sudah tertidur dalam keadaan polos


Waktu tlah berlalu, hari berganti hari. Hari ini adalah hari dimana Bende dan Denna meninggalkan Tanah Air, mereka akan terbang ke London siang ini

__ADS_1


Bende membantu istrinya bersiap membereskan pakaian yang harus di bawanya nanti. Selesai itu mereka menuju bandara dan terbang ke London.


Setiap perjalanan tidak ada pembicaraan dari keduanya, Bende mengerti apa yang istrinya rasakan dan di setiap perjalanan ia selalu menggenggam tangan istrinya.


"Kenapa hm?" tanya Bende dengan menatap wajah sendu istrinya


Denna mengeluarkan tangis yang sedari tadi ia tahan, ia menangis di pelukan suaminya.


"Hubby.. Kenapa kita harus pindah? Bukankah di rumah kita ada begitu banyak kenangan, saat pertama kali aku menginjakkan kaki dan datang bersamamu. Apa kita bisa pulang lagi nanti hikss..hikss..hikss"


"Sttt.. Tenanglah wife" sejujurnya Bende tak tega melihat istrinya menangis, memang benar, di mansionnya ada begitu banyak kenangan mereka berdua


Denna terus menangis di pelukan Bende, ia sangat sedih dengan pindahnya mereka berdua dari tanah air.


Mereka berdua telah tiba di London. Tempat baru, suasana baru, dan lingkungan baru. Kediamannya di London tak kalah besarnya dengan Mansion Bende.


Mereka berdua mulai membiasakan diri dengan seiring berjalannya waktu, keduanya melalui hari-hari dengan baik di tempat baru mereka sekarang.

__ADS_1


Beruntunglah ia memiliki tetangga yang juga berasal dari Indonesia, tetangga mereka sangatlah ramah bahkan mereka sudah seperti keluarga.


__ADS_2