
Denna menatap ke arah Bende, terlihat jelas bahwa pria itu sangat bahagia dengan kelahiran putranya
Kemudian suster kembali mengambil bayi mereka untuk di bersihkan
Melihat anaknya lahir dengan selamat, tidak kekurangan apapun membuat rasa sakit Denna berkurang setelah melihat wajah bayinya.
" Terimakasih.. " ucap Bende sembari menciumi wajah sang istri
Denna mengangguk perlahan " Kau bahagia? " tanyanya kemudian
" Aku sangat bahagia.. " balas Bende dengan senyumnya
Tidak bohong, Denna tidak melihat kebohongan di mata suaminya. Bende benar-benar bahagia
" Maafkan aku tidak memberikanmu anak perempuan " ujar Denna
Bende mengerti kemana arah pembicaraan istrinya " Apa menurutmu jika aku ingin anak perempuan aku akan menolak putraku begitu? " tanya Bende
" Kau menginginkan anak perempuan bukan? "
" Aku juga menginginkan anak laki-laki, apapun yang Tuhan beri untukku aku akan menerimanya maupun ia perempuan ataupun laki-laki. Aku akan tetap menyayanginya, kumohon jangan berfikiran bahwa aku tidak menginginkan putraku " jelas Bende
Kemudian Denna mengangguk, ia bahagia mendengar penjelasan Bende
" I love you wife "
" Aku tahu " jawaban andalan Denna
Setelah selesai di bersihkan, kemudian bayi mungil menggemaskan itu kembali di letakkan disamping Denna
__ADS_1
" Siapa namanya? " tanya Denna pada Bende
" Benniac Arellano Eraznath Wilson " ucap Bende dengan senyum yang merekah
..........
Kini, genap seminggu sudah Denna dan babby Ben pulang dari rumah sakit, sepanjang hari ia menikmati peran baru sebagai seorang ibu.
Bende bahkan tak pernah puas memandangi wajah sang anak yang sangat tampan juga menggemaskan
" Sayang.. coba lihat dia senyum-senyum " ujar Bende yang mengganggu tidur anaknya
" Bendefidh nanti dia bangun, aku belum membereskan pekerjaanku! " ujar Denna saat Bende berulah mencubit pipi gemas anaknya
" Liatlah Mommy mu memarahi Daddy " adunya pada babby Ben
Kemudian saat malam hari tiba, babby Ben tiba-tiba rewel menangis dengan kencang. Denna mencoba memberinya ASI namun ia menolaknya
Bende mencoba mengambil alih putranya mencoba mengayun dari kedua tangannya namun tetap saja babby Ben tidak mau diam
" Mungkin dia lapar wife " ucap Bende
" Aku sudah mencoba memberinya ASI, tetapi dia menolaknya Bendefidh "
" Sttt.. Benni mau apa? jangan rewel sayang.. " bujuk Denna pada sang anak dengan mengelus kepalanya pelan
" Coba kau berbaring " ucap Bende pada istrinya kemudian Denna langsung menurut
__ADS_1
Bende mencoba meletakkan babby Ben disamping Denna untuk memberinya ASI, saat Bende hendak beranjak Benni kembali menangis lagi
" Stttt.. Jagoan tidak boleh nakal " ucap Bende kemudian ia juga ikut mendekat ke arah Denna
Denna mulai mengeluarkan sumber ASI nya dan langsung disambut dengan lahap oleh babby jagoan itu. Melihatnya berhenti menangis membuat Denna sangat lega
" Wife, ku rasa dia ingin ditemani Daddy nya juga. Dia diam jika aku juga ikut di dekatmu "
" Hmm.. padahal tadi sudah berapa kali aku mencoba memberinya ASI namun selalu di tolak " balas Denna
" Itu milik Daddy ya jangan banyak-banyak " canda Bende menunjuk kedua gundukan kenyal itu
" Ini milikku Dad " balas Denna dengan menirukan suara anak kecil
" No wife, itu milikku Benni hanya ngontrak selama 2 tahun " jawab Bende
Denna tersenyum malu-malu mendengar ucapan Bende, hingga tak terasa ternyata bayi mungil itu sudah tertidur nyenyak
Denna mencoba menarik put*ng nya perlahan dari mulut babby Ben, namun saking banyaknya ASI nya kini pakaiannya mulai akan basah
" Bendefidh dadaku terasa sangat kencang juga sakit " adu Denna setelah ia meletakkan Benni di ranjang bayinya
" Kenapa? "
" Penuh. Coba kau hisap supaya tidak sakit lagi " ujar Denna
Dengan senang hati Bende mendekat dan membuka penutup benda fovoritnya itu dengan sendirinya dan mulai menghis*p bak seorang bayi kehausan
Setelah sebelah kiri dirasa sudah cukup ia kemudian beralih pindah ke sebelah kanan, Bende menyukai hal itu karena di sela-sela hisapannya Denna mendes*h begitu seksi terdengar di telinganya.
__ADS_1
Kemudian setelah selesai, Denna membersihkan pay*daranya dan menutupnya kembali lalu melanjutkan berberes rumah mereka.
...Seeyou the next episode >>...