Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 118


__ADS_3

Seperti biasanya setelah pria itu berlalu pergi, Asisten Dava lah yang menangani dan membereskannya memberi ganjaran setimpal untuk Jack


" Sungguh di sayangkan, padahal Tuan Muda berniat menaikkan jabatanmu, namun setelah mengetahui ini beruntung hari ini kau belum mati ditangannya " ucap Asisten Dava


Jack yang mendengar itu hanya tertegun, ia tak berani membuka suara sepatah kata pun. Ia sadar yang ia lakukan salah karena terlalu gila akan uang


" Saya menyesalinya " ujarnya


" Saya tidak butuh kata itu " balas Asisten Dava


Sebagai hukuman untuk penghianatan itu, Jack kini di kurung di penjara bawah tanah yang di jaga ketat. Ia tak akan mendapatkan makanan apapun disana begitulah cara seorang Bende memberi hukuman


Jika bukan karena wajah istrinya yang datang tiba-tiba dalam fikirannya, mungkin Jack telah mati beberapa menit lalu


Dalam perjalanan Bende mengeram kesal, ia frustasi akhir-akhir ini begitu banyak manusia yang gila akan kekuasaan juga uang


" Arghhhh sialan! " gerutuknya lalu membanting stir hingga mobilnya menepi


Bende terdiam sejenak, biasanya jika situasi begini ia selalu mencari obat penenangnya yang ia simpan di dalam mobil. Namun sekarang tidak ada lagi, obat semacam itu telah ia buang semenjak kehadiran Denna


Kembali ia melajukan mobilnya dengan cepat menyalip mobil-mobil yang berada di depannya hingga ketinggalan jauh


Hingga tak lama ia tiba di kediamannya, menggedor pintu dengan kencang karena tidak ada yang membukakannya


" Siapa itu " gumam Denna yang menoleh karena gedoran itu


" OPEN THE DOOR!! "


Denna terperanjat kaget, ia mengenali suara itu langsung meletakkan babby Ben di ranjang bayinya

__ADS_1


Sementara semua maid bergegas menuju pintu untuk membukakan pintu, tapi


BRAAKK!


Pintu berhasil teruka lebar Bende menendangnya dengan kaki kanannya, semua maid tercegang melihat itu


Tak ada satupun yang berani menatap wajah tajam pria itu, Bende yang tengah di selimuti amarah terlihat seperti Singa dimata mereka semua


" Bendefidh! " tegur Denna


Ia bingung apa yang terjadi pada pria itu, pulang-pulang sudah seperti anjing gila


" Ada apa denganmu kenapa seperti ini " tanya Denna, ia mendekat ke arah suaminya mencoba menenangkannya


" Apa yang kalian lihat kembalilah bekerja!! " perintah Bende membuat semua orang kaget mendengar suara baritonnya


" Bendefidh!! " cegah Denna


Sudah lama Denna tidak melihat Bende semarah ini, kali ini ia meyakini satu hal bahwa Bende tengah marah besar.


" Ada apa? " tanya Denna membalas pelukan suaminya


Bende tak menjawab apapun kemudian keduanya kembali ke kamar dan merebahkan diri


Bende memejamkan matanya sembari memijat pelan pelipisnya yang pusing, entah mengapa terdapat banyak pengkhianatan akhir-akhir ini


" Wife.. " serunya lemah


Denna menoleh, ia mendekat " Jangan membuatku takut, aku tidak suka kau seperti ini " ujar Denna

__ADS_1


" Dimana obat itu " ucapnya frustasi dan mengacak laci di kamarnya, beruntung babby Ben berada di kamar sebelah mereka


" Bendefidh hentikan heii! " seru Denna memeluk erat tubuhnya


" Aku ingin tenang lepaskan aku! "


" Jangan seperti ini lagi Bendefidh!! " cegah Denna saat Bende berhasil menemukan obat penenang itu


Kemudian beberapa obat ini berhasil terlempar jauh dan Bende memeluk erat tubuh Denna dengan badan yang gemetar


" Jangan tinggalkan aku.. " peluknya panik


Denna membalas pelukan itu dengan erat, hari ini ia melihat Bende seperti beberapa tahun lalu.


Berada dalam pelukan Denna, ia sedikit tenang dengan mencium aroma mint pada tubuh istrinya membuatnya lebih relax


Hingga tak lama kemudian Bende tertidur dengan posisi menyembunyikan wajahnya pada squishy Denna


Denna menatap wajah itu, ia sangat kaget sikap Bende sekarang sama dengan sikapnya yaang dulu. Tentu ada sedikit rasa khawatir dalam dirinya


Sementara di kantor, Asisten Dava mendapat kabar mengejutkan dari staf rumah. Amarah Bende sangat sulit di kendalikan, ia mengkhawatirkan Denna bagaimana caranya mencoba menenangkan Singa yang mengamuk itu


Diiringi anak buahnya ia kembali ke rumah, melihat pintu yang sedikit patah membuatnya sudah yakin bahwa terjadi kekacauan disini


Asisten Dava hanya berani menatap kamar yang terkunci itu, mungkin Denna berhasil membuatnya tenang, pikirnya.


Selama satu jam Bende tidur akhirnya ia terbangun, menatap wajah Denna yang tidak tertidur sama sekali


" Sudah lebih baik? " ujar Denna, Bende hanya mengangguk pelan

__ADS_1


...To be continue......


__ADS_2