Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 66


__ADS_3

" Kau dari mana, kenapa lama sekali? " tanya Denna yang baru melihat Bende memasuki kamarnya dengan handuk yang melilit di pinggangnya


" Menuntaskan hasratku " jawab Bende spontan tanpa menoleh, ia sibuk mencari baju yang akan dia kenakkan


Denna melotot tak percaya " Selama itu? " tanyanya dengan polosnya


Bende lantas membalikkan badannya menatap wajah gadisnya " Apa menurutmu sangat mudah? "


" Apa pertanyaan bisa dijawab dengan pertanyaan? " balas Denna


" Kau pasti paham hal ini, tak perlu ku jelaskan " ujar Bende


" Maaf.. " lirihnya pelan


" Hmm tidak masalah "


" Bendefidh, bukankah laki-laki keturunan AS sepertimu sangat susah menahan hasratnya? Kenapa kau malah... " ucapannya terhenti saat Bende menatapnya dengan mata tajam nya


" Karena aku tidak mau merusakmu, lebih baik aku mandi berkali-kali dari pada merusak wanita yang aku cintai " jawabnya tegas


" Apa kau tidak normal? "


" Kau ingin aku membuktikannya sekarang hmm? " ucapnya menautkan kedua alisnya


" Ti-tidak bukan begitu " jawab Denna sedikit ketakutan


Bende kemudian mendekat ke arah Denna dan mengecup keningnya " Aku sepertinya kenal dengan kaos yang kau kenakkan "


Denna lantas menoleh ke arah Bende, ia sedikit malu karena memakai baju pria itu


" Ini milikmu, aku meminjam nya " ungkapnya


" Pakailah apapun yang kau suka, milikku adalah milikmu juga " jawab Bende

__ADS_1


Setelah selesai mengenalkan pakaiannya Bende memilih mengunci pintu kamar dan menghabiskan waktu berdua dengan Denna


Denna bersandar pada tubuh kekar Bende yang di balas pelukan erat olehnya. Keduanya tampak seperti pengantin baru


" Ayo menikah " ucap Bende pelan


" Kapan? " tanya Denna memainkan dada bidang Bende


Setelah pernikahan Peter dan Lexi, mereka menikah bersamaan di Belanda. Setelah mereka selesai kita yang akan menikah " ujar Bende


" Benarkah? Mereka akan menikah? " tanya Denna kaget


" Hmm.. Papa El dan Papa Al menginginkan keduanya menikah bersamaan untungnya dari pihak wanita tidak masalah dengan hal itu " jelas Bende


" Aku mengerti "


" Setelah mereka, kita akan melangsungkan pernikahan kita di Italy " tambah Bende


" Bagaimana cara meyakinkan keluargamu terutama Papa mu Bendefidh.. " ucapnya tersorot kekhawatiran


" Terimakasih telah menjagaku selama ini Bendefidh.. Jika bukan kau entah akan seperti apa aku sekarang. Hidup sendirian, aku tak bisa membayangkannya Bendefidh " lirih Denna


" Stttt.. aku yang berterima kasih padamu. Di dalam dirimu aku menemukan cinta yang selama ini tidak di berikan untukku " jelas Bende


" Bendefidh.. " panggilnya pelan


" Heum?? " Bende hanya membalas dengan deheman saja


" Aku mencintaimu " ujar Denna dengan menatap lekat pria dihadapannya


Bende mengulas senyum bahagianya dan mencium kening gadisnya lama " I will always love you Dennastasya Yura "


" Namaku Edelenyi Dennastasya Yura " bantah Denna

__ADS_1


" Namamu akan berganti menjadi Dennastasya Reginaldo " tegas Bende


" Ya ya terserah padamu " pasrahnya


Bende membaringkan tubuh Denna pelan, membuat gadis itu sedikit heran atas yang di lakukan Bende.


" Tetaplah disini, aku ingin tidur " ujarnya menyembunyikan wajahnya pada leher Denna



" Shhhhh Bendefidh geli " ucapnya saat merasakan hidung Bende menempel pada lehernya


" Jangan mendes*h sayang.. "


Kemudian dengan berani Bende menelusupkan tangannya kedalam baju Denna hingga menyentuh perutnya


" Jangan berontak. Hanya seperti ini, sungguh.. " ujarnya


Lalu Bende menutup kedua matanya hingga Denna pun ikut tertidur


...


Sementara di negara kincir angin, seluruh keluarga tengah disibukkan dengan pernikahan Peter dan Lexi yang akan segera di laksanakan


Seluruh keluarga berkumpul di Belanda kecuali Bende dan gadisnya, acara pernikahan akan di langsungkan di sebuah hotel mewah di Belanda tentunya acara berlangsung dengan terbuka dan mengundang banyak kolega bisnis disana terutama Papa El dan Papa Al, orangtua Peter dan Lexi.


" Dimana Bende apa dia tidak datang? tanya partner bisnis Papa Elson


" Mungkin besok dia akan datang " jawab Papa Elson


" Anakmu itu sepertinya sangat sibuk, ah ya hanya dia yang belum menikah setelah ini " ujarnya lagi


" Kau tenang saja, dia akan segera menyusul kakaknya " ujar Papa Luke dan kemudian mereka berlanjut pada obrolan mereka masing-masing.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2