Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 114


__ADS_3

Pagi ini di apartement mereka Bende & Denna tengah disibukkan oleh tingkah sang anak yang tidak mau ditinggal oleh Daddy nya bekerja


Babby Ben terus menangis seolah mengerti bahwa Daddy nya telah siap dengan setelan jas rapi nya


" Sayang kau beri dia ASI dulu sementara aku akan makan " ujar Bende


" Kau ingin membawa Benni ke kantor? " tanya Denna


" Iyaa, dari pada dia menangis " jawab Bende


Kemudian Denna menuruti yang di perintahkan Bende ia duduk di hadapan suaminya yang tengah menyantap sarapan sedangkan ia memberi ASI pada Ben, beruntung dengan cepat babby Ben menerimanya tanpa menolak


Sembari mengelus kepalanya pelan, bayi itu semakin hari semakin besar dan mulai mengerti keadaan sekitar


" Wife kita harus berangkat ke Amerika minggu depan " buka Bende memecahkan suasana


" Kenapa mendadak? " tanya Denna kaget


" Pekerjaan disini sudah selesai, aku harus kembali memeriksa perusahaan disana. Jika tidak memakan waktu lama maka kita bisa kembali ke Italy secepatnya " jelas Bende


" Baiklah, apa lagi yang bisa ku lakukan selain mengekor padamu kemanapun kau pergi " balas Denna


" Dia tidur wife.. " lirihnya pelan

__ADS_1


Denna menunduk melihat ke arah sang putra yang tengah menyusu


" Dia sama sepertimu, tertidur setelah menangis " tambah Bende dengan tersenyum


" Tiba-tiba aku kepikiran dengan keluarga di Indonesia terutama Oma, Papa & Mama " ujar Denna


" Jangan di pikirkan "


" Bendefidh.. Jika Papa & Mama melihat Benni, apa mungkin mereka mau menerimaku? "


" Wife aku tidak ingin membahas ini, jika mereka terpaksa menerimamu karena anak kita. Maka aku tidak akan kembali kesana dan memisahkan diri seperti ini " jawab Bende


" Apa kau bahagia hidup berjauhan dengan keluarga? " tanya Denna


" Bagaimana pun mereka adalah orang tuamu Bendefidh "


" Wife, ku mohon jangan bahas mereka " tambah Bende


Denna kembali diam, dia menatap dalam wajah sang anak dalam dekapannya yang tengah tertidur kemudian melepaskan payud*ra nya dari mulut mungil putranya


" Stttt.. tidurlah sayang.. " ucap Denna saat Ben menggeligat dalam tidurnya


Setelah selesai dengan makannya Bende kemudian berangkat bekerja hari ini hanya untuk mengecek kembali situasi disana sekalian ia juga akan berpamitan karena ia akan terbang ke Amerika bersama sang istri dan anaknya.

__ADS_1


Sementara di apartement Rudy & Livy


Livy membinarkan kedua matanya dan tak terasa bulir bening jatuh begitu saja, ia menatap testpack di tangannya


Garis dua! merasa kurang yakin ia mengeluarkan 10 testpack dengan merek berbeda untuk meyakinkan bahwa penglihatannya tidak salah


Ia menatap semuanya yakni garis dua, ia sontak menangis haru. Akhirnya penantiannya selama kurang lebih 3 tahun berbuah manis.


Livy buru-buru membawa ke 10 testpacknya menuju apart Denna. Saat Denna membukakan pintu ia sontak menangis dan memeluk Denna


" Ada apa kenapa kau menangis? " ujar Denna kaget


" Kau lihat ini, apa penglihatanku benar hikss.. " ujarnya dengan menunjukkan ke 10 testpacknya pada Denna


Melihat itu Denna juga ikut menangis, akhirnya Livy akan menjadi seorang ibu


" Selamat untukmu aku sangat bahagia melihat ini " ujar Denna dengan memeluk Livy kembali


Saat Rudy pulang bekerja ia berencana memberi surprise untuknya mengatakan kabar ini, ia sangat tidak sabar untuk menunggu Rudy pulang bekerja.


" Kau adalah perantara terbaik yang Tuhan kirimkan, karena kau lah aku selalu bersabar dan kau adalah satu-satunya perempuan yang membuatku merasakan bagaimana menjadi seorang ibu untuk Ben. Terimakasih Denna! " tangisnya dalam pelukan Denna


" Itu juga berkat kerja keras dan rasa sabar kau dan Rudy " balas Denna

__ADS_1


__ADS_2