Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 49


__ADS_3

Setibanya Bende dan Denna di kamar, keduanya hanya diam. Denna merasa tidak enak pada keluarga Bende, meskipun ia sendiri tahu bahwa ia tidak bisa tidur tanpa Bende


" Bendefidh, bisakah jangan terlalu bersikap buruk pada keluargamu? " tegurnya memecahkan keheningan diantara mereka dan Bende yang sedang mencoba melepaskan kaosnya


Mendengar ucapan Denna, ia lantas menurunkan kembali baju kaos yang ia coba lepaskan dan mulai mendekati Denna


" Memangnya aku kenapa? " tanyanya


" Sikapmu saat bicara pada seluruh keluarga sangat buruk, ku mohon jangan seperti ini " ucap Denna lembut


" Aku sudah seperti ini sejak dulu, ku rasa kau tak kaget lagi jika aku berkata begitu " balasnya


" Bendefidh tapi- "


" Ayo tidur " potongnya tanpa mendengarkan ucapan Denna


" Tidak, ayo bangunlah dengarkan aku dulu " ucap Denna dengan menggoyangkan tubuh Bende


" DIAMLAH! BERHENTI BICARA DAN TIDURLAH!! KEPALAKU SAKIT " Bentak Bende


Sontak hal itu membuat Denna kaget, tiba-tiba air matanya jatuh tanpa permisi

__ADS_1


Ini bukan yang pertama kali bagi Denna, tapi untuk yang ke berkian kalinya


" Maafkan aku " lirih Bende dengan memijat pelipisnya pelan


" Tak apa, ini bukan kali pertama. Bahkan sering, hanya saja aku belum terbiasa " jawab Denna dengan tangisnya


" Denna.. " serunya


Gadis itu tak menoleh, ia melangkahkan kakinya keluar dari kamar Bende menuju dapur


Ia mengusap mukanya dengan air mengalir, namun tetap saja mukanya tak dapat di bohongi jika ia habis menangis


Denna duduk di sofa besar di ruang keluarga, ia merebahkan kepalanya disana, terlalu malas untuk kembali ke kamar Bende


Ia menangis sejadi-jadinya disana, ia menumpahkan seluruh rasa kecewanya, bertahun-tahun bersamanya nyatanya hal itu tak membuat Bende merubah sikapnya. Ia serba salah sekarang


Sementara Bende yang di kamar membiarkan Denna sendirian tanpa menyusulnya, kepalanya terasa berat dan sangat sakit sejak tadi kemudian matanya terpejam menjemput mimpinya


Di sisi lain, Denna pun terhanyut dengan kantuk yang menyerangnya alhasil gadis itu kini tertidur di sofa


Tak berselang lama, Papa Elson turun untuk mengambil air minum. Ia melewati Denna yang tertidur pulas tanpa selimut

__ADS_1


Sebenarnya ada perasaan iba pada gadis yang di cintai oleh putranya itu, namun entah mengapa rasa egonya mengalahkan itu semua


Selesai dengan minumnya, ia berbaik hati memberikan selimut dan menutupi tubuh Denna lalu beranjak kembali ke kamarnya


Peter yang tak bisa tidur pun keluar dari kamarnya, mencoba ingin membuka saluran TV. Namun pemandangan yang ia temukan adalah seorang gadis cantik yang tertidur lelap di sofa


" Kenapa dia tidur di sofa? " gumam Peter pelan


Kemudian ia membenahkan selimut yang sedikit bergeser dari tubuh Denna.


Ia mencoba untuk membangunkan Denna dari tidurnya bermaksud untuk menawarkan kamarnya untuk gadis itu dan dia yang tidur ruang keluarga


Posisi tidur Denna kini berubah, ia menghadap kepada Peter, sontak hal itu membuatnya terpanah dengan manisnya wajah Denna yang terlihat damai


" Denna.. Heii pindah lah ke kamarku biarkan aku yang tidur disini, nanti kau masuk angin " ucap Peter yang berusaha membangunkan Denna


Tak ada respons, Denna bahkan tak bergeming dari tidurnya


Jiwa kelelakian Peter seketika menyapa, entah mengapa gadis di depannya ini sangat mudah membuatnya ON


" Sial, berdua dengan wanita dalam satu ruangan memang tidak aman " gerutuknya

__ADS_1


__ADS_2