Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 29


__ADS_3

Matahari telah bersinar melewati celah-celah goren kediaman Bende, menyilaui pemilik mata yang masih tertidur nyaman itu


Saat bangun Bende tampak celingak-celinguk mencari keberadaan Denna, karena biasanya gadisnya itu selalu membangunkannya. Ia berjalan menyusuri sudut kediamannya dengan perasaan sedikit cemas karena sedari tadi dia tak menemukan gadisnya.


"Mang Ujang! apa Denna ada di taman?" tanyanya pada tukang kebun di kediamannya


"Tidak ada Tuan Muda, saya belum melihat Nona Denna pagi ini" jawab Mang Ujang


Bende langsung meninggalkan halaman itu dan mulai memanggil semua anak buahnya. Satu per-satu dia tanyakan, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan Denna.


"Cari gadisku!!" perintahnya dengan tatapan dingin, ia bahkan memukul Satpam penjaga gerbang depan karena ia tidak melihat Denna keluar


Bende terus mencari dengan perasaan gusar, namun tetap saja nihil ia tak menemukan Denna dimanapun. Saat ia memasuki kamar Denna, ia di kejutkan dengan pemandangan yang kosong, ia mengecek semua lemari pakaian Denna, kosong tak tersisa tanpa sehelai benangpun.


"Arghhhh!!" frustasinya ketika ia menyadari bahwa Denna lagi-lagi meninggalkannya


"Kenapa kau selalu ingin pergi Denna, brakkk" ia membanting Benda yang ada di kamar itu.

__ADS_1


Dengan langkah cepat Dava datang menghampiri Bende, ia menahan Bende agar menahan emosinya


"Tuan Muda tenanglah!" ucap Dava sedikit menaikkan suaranya


Bende memberontak sehingga ia terlepas dari pertahanan Dava, ia memukul Dava hingga pria itu lemas tak berdaya.


"Saat seperti ini kau menyuruhku tenang? dimana otakmu hah!!" Bende sangat frustasi dengan kepergian Denna


"Tuan Muda, kita bisa mencarinya saya mohon anda tenangkan diri anda" ucap Dava yang tetap menegakkan tubuhnya meskipun sudah di hajar habis-habisan


Dengan amarah yang meledak-ledak Bende menuruni tangga dan mengumpulkan semua anak buahnya. Tidak ada yang berani menatap tatapan buas Tuan Muda dengan tatapan mematikan itu.


"Mengerti Tuan Muda" semua anak buah Bende menyebar mencari Denna, namun tak ada satupun dari mereka yang menemukan jejak Denna.


Pencarian tentang keberadaan Denna terus dilakukan hingga sampai ke pelosok-pelosok setiap Daerah, namun tak membuahkan hasil


Bende pun sudah mencari Denna ke kediaman orang tuanya namun ia tak menemukan jejak Denna disana.

__ADS_1


.


Di kota Surabaya, Denna bekerja sebagai karyawan di sebuah Restoran yang cukup besar. Ia menutup rapat identitasnya agar anak buah Bende tidak dapat menemukannya. Ia mengganti namanya dengan nama Tasya yang di ambil dari namanya sendiri Dennastasya.


"Tasya, kirimkan makanan ini ke meja 12 ya" ucap seorang juru masak disitu


"Baik mbak" jawabnya


Dua bulan berlalu, ia menikmati pekerjaan barunya sebagai seorang karyawan. Meskipun di hati kecilnya ia sangat merindukan Restoran yang pernah dihadiahkan Bende untuknya, Mari Singgah. Saat mengenang semua kenangan disana, tak terasa Denna meneteskan air matanya.


"Tasya, ada apa denganmu?" tanya Ricki, teman baiknya di resto itu. Yang selalu membantunya saat ia kesulitan dalam mempelajari sesuatu yang baru


"Ah, tidak Rick" jawabnya gelagapan


Sejujurnya Ricki menyukai Denna, karena gadis itu sangatlah baik, pengertian, juga lemah lembut. Namun Ricki masih menunggu waktu yang tepat untuk dia mengungkapkan perasaannya.


"Rick, apa aku boleh nebeng pulang nanti?" tanya Tasya pada Ricki dengan sedikit tidak enakan

__ADS_1


"Yaampun Tas, kau mau pulang-pergi bersamaku pun tak masalah lagian jarak rumahku ke kost mu searah kan" Ricki merasa bahagia dengan permintaan Tasya dan itu membuatnya tak sabaran menunggu waktu pulang.


__ADS_2