Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 105


__ADS_3

Baru sekitar 20 menit Bende meninggalkan PT. Tamba


Mr. Targo juga ke 25 pebisnis lainnya mendapat telepon secara bersamaan dari pihak kantor mereka masing-masing


Mereka mendapat kabar yang sama yakni Tuan Muda Bendefidh Reginaldo Wilson menarik semua saham yang telah ia tanam di perusahaan itu


Hanya dalam hitungan menit perusahaan ke 26 orang itu telah kocar-kacir kebingungan dengan apa yang harus mereka lakukan hingga terjadilah keributan di ruang rapat itu


" Sudah ku ingatkan sebelumnya jangan bermain-main dengannya sekarang rasakan akibatnya!! " ucap pebisnis 1 dengan amarahnya yang meluap


" Bagimana ini, bisa-bisa perusahaanku bangkrut " keluh pebisnis 2


Dan berbagai keluhan-keluhan lainnya saling mereka lontarkan, mereka semua kebingungan dengan apa yang akan terjadi kedepannya nanti


Sementara Bende, ia mendapat keuntungan besar dari semua ini. Beberapa perusahaannya berjalan dengan baik. Bende adalah pria yang cerdas dan teliti jika ingin melakukan kerja sama, itulah sebabnya perusahaannya berkembang pesat karena kecerdasannya yang di atas rata-rata


" Saya telah menerima balasan dari manager utama di Indonesia Tuan, mereka telah menyelesaikan apa yang Tuan perintahkan " ujar Asisten Dava


" Bagus, aku akan lihat bagaimana mereka semua tumbang " ucap Bende


Selain pintar, Bende juga pria yang kejam. Ia tak segan menghancurkan siapapun yang berani mengusiknya. Mafia terbesar di Italy itu terkenal dengan tembakannya yang tidak pernah meleset, bahkan telinganya yang tajam mampu mendeteksi peluru yang akan mengenai tubuhnya

__ADS_1


Bende adalah orang yang disegani banyak orang, sangat jarang ada orang yang berani bermain-main dengannya apalagi sampai menipunya karena itu semua akan percuma. Bahkan tanpa ia yang bergerak pun semua musuhnya mampu ia lenyapkan dengan anak buahnya yang tersebar di setiap Negara.


Kini Bende dan Asisten Dava telah tiba di apartement, saat akan memasuki lift Rudy datang tergesa-gesa


" Tunggu-tunggu!! " seru Rudy kemudian Asisten Dava membuka kembali pintu liftnya


Kemudian Rudy masuk dan menutup pintu lift memencet tombol menuju lantai 3


" Bend, kau melihat berita hari ini? " tanya Rudy, sementara Asisten Dava di belakang mereka membuka IPad di tangannya mengecek berita hari ini


" Tidak " jawabnya singkat


Lalu memperlihatkan sebuah berita yang berisi tentang 26 perusahaan di Jerman akan mengalami ketumbangan juga kebangkrutan 5 di antaranya termasuk dalam daftar perusahan terbesar dan terbaik di Jerman


Bende hanya tersenyum puas, kinerja para pekerjanya sangat membuatnya bangga. Dengan sekali perintah mereka menjalankan tugas darinya dengan cepat bahkan dalam hitungan jam berita ini telah muncul di layar kaca


" Perusahaan pertambangan ini? Bend bukankah perusahaan ini milikmu? " ucap Rudy saat kembali menyimak berita di IPad nya


" Ya, kau benar " jawab Bende


" Jadi kau? wahh sulit di percaya kau meruntuhkan 26 perusahaan sekaligus dalam waktu sehari? " ujar Rudy yang terpelongo

__ADS_1


" Tuan, ada email dari Mr. Targo Monbashu. Beliau ingin bertemu anda besok " ujar Asisten Dava


" Katakan padanya aku sibuk " balas Bende yang sudah merasa muak


" Bagaimana caramu membuat ke 26 perusahaan itu ketar ketir seperti ini Bende? " tanya Rudy


" Aku menarik saham yang ku tanam dari perusahaan mereka, saham itu milik perusahaanku di Italy yang berpusat di Indonesia "


" Aku mengerti, kau di curangi itulah sebabnya kau melakukan ini " jawab Rudy


" Hm, kau pintar " balas Bende


" Aku perlu berguru padamu man! "


Kemudian obrolan keduanya berlajut, hingga tiba di depan pintu kamar apartement mereka.


Bende memasuki kamarnya sedangkan Asisten Dava kembali ke lantai 2 tempatnya.


To be continue...


Sedih banget gaada yang support othor :(

__ADS_1


__ADS_2