Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 84


__ADS_3

Pukul 10.22 pagi waktu Italia


Bende dan Denna barulah beranjak dari kamarnya bergegas keluar untuk sarapan karena perut Bende sudah berbunyi sejak tadi


Bende sedikit mengukir senyum saat ia melihat Denna berjalan sedikit kesulitan


" Mau ku gendong? " tawar Bende dengan tersenyum


" Tidak usah tertawa, ini ulahmu " jawab Denna kesal


Ia tak mau memperburuk suasana paginya kemudian mengajak Denna bergegas makan


" Bagaimana dengan malam mu dude?! " tanya Peter yang tiba-tiba datang


" Perlu ku jawab? " tanya Bende


" Kau baru keluar sekarang? lihat pukul berapa ini man! " tambah Max yang datang bersama Lexi dan Auryn


" Terserah padaku! " jawab Bende kesal


" Sudahlah biarkan mereka makan jangan di goda terus " imbuh Auryn


Namun tetap saja Peter dan Max tidak mengindahkan ucapan Auryn mereka terus saja menggoda kedua pengantin baru itu.


Sedangkan Denna tak banyak memberi respon dan hanya membalasnya dengan senyuman sesekali


" Jangan membuatku kesal, pulanglah jika begini aku sangat muak! " ucap Bende

__ADS_1


" Kau sangat sulit di ajak bercanda " jawab Peter


" Aku sedang makan apa kau tidak lihat? " balas Bende lagi


" Bendefidh! "


" Okay, I'm sorry brother and lanjutkan kegiatanmu " kemudian ia meninggalkan Bende dan Denna


Peter terus menggerutu di ruang depan disaksikan seluruh saudaranya yang lain


" Ada apa denganmu? " seru Sean yang melihat Peter bermuka kesal


Kemudian ia mulai menceritakan kejadian tadi secara rinci juga diiringi umpatan karena adiknya itu sangat sulit di ajak bercanda


" Kau tahu betul sifatnya Pete, jadi mengertilah " tegur Bendriko


" Menyangkut Denna, itu lain cerita " kali ini Racia yang menjawabnya dengan tawa


" Bende akan menurut padanya " jawab Bendi


" Benarkah? kau bercanda Bendi " bantah Peter


" Kau tidak lihat perubahannya saat ia bersama Denna? " tanya Bendi lagi


" Kau benar Bendi, karena Denna lah yang memberikan banyak cinta untuknya itulah sebabnya Bende begitu " imbuh Sean


Sean sudah lama dan lebih dulu mengenal Denna jauh sebelum Peter, Lexi dan Max mengenalnya. Sean juga tau bagaimana hubungan keduanya dulu yang berjalan kurang baik dan selalu bertengkar. Sean juga salah satu saksi dari kisah menemukan cinta antara Bende dan Denna

__ADS_1


" Hmm kau mengenal Denna cukup baik " timpal Bendriko


" Tentu saja, aku ingat betul kisah mereka 4 tahun lalu saat aku kembali dari Swiss " jawab Sean


" Pertama kali aku melihatnya pun sudah terpancar aura positif dalam dirinya " ucap Peter menyetujui


" Bendi! bantu aku sebentar Gio sedang rewel " seru Nayla di sela-sela obrolan para lelaki itu hingga ia beranjak mengikuti sang istri


" Bagaimana denganmu Bendri, apa kau tidak berniat memberikan ibu baru untuk Ken? " tanya Max setelahnya


" Aku tidak memikirkannya " jawab Bendriko cepat


" Kau juga harus melanjutkan hidupmu dude, jangan terlalu terpuruk atas kejadian beberapa tahun lalu " Sean menepuk pundak Bendriko pelan


" Aku sudah merelakan kepergian Adinda, namun untuk mencari penggantinya kurasa aku belum siap "


" Setidaknya pikirkan Ken " tambah Peter


" Aku tidak mau menyakiti wanita yang tidak aku cintai demi putraku, karena dampaknya juga akan sangat buruk. Sejauh ini Ken bahkan tidak pernah membahas tentang ibu " jawab Bendriko menjelaskan


" Mungkin di depanmu saja Ken tidak berani berkata, kau harus giat berkomunikasi dengannya Bendri. Jangan biarkan anakmu merasakan kekurangan apapun " ucap Sean memberi semangat pada kakak tertua di antara mereka semua


" Tentu, thanks " balasnya


Kemudian semuanya melanjutkan obrolan mereka tentang bisnis dan planning mereka kedepannya dengan keseriusan.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2