Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Kantin


__ADS_3

"Dasar laki-laki tidak jelas gila. Aku tidak akan melupakan hal ini." Teriak wanita itu dan pergi meninggalkan tempat itu.


"Huh kenapa aku harus bertemu pria seperti dia. Benar-benar membuat sial saja. Semoga aku tidak bertemu dengan nya lagi." Lanjutnya.


"Wah wah wah...wanita itu berani sekali ya,bisa memarahimu seperti itu" Kata Anton kepada David.


"Eh,tapi sepertinya dia murid baru,karena aku sebelumnya tidak pernah melihat dia." Lanjutnya.


"Apa urusannya untukku. Aku tidak peduli dengannya. Mungkin itu hanya alasannya agar bisa dekat dan mengobrol denganku." Kata David.


"Heh. Ternyata kamu PD sekali ya." Ucap Anton.


Ya benar,wanita itu adalah murid baru,dia bernama Raisa. Wanita yang ceria dan tidak mau mengalah. Dia lahir di keluarga yang sederhana dan dia pindah di Sekolah itu karena beasiswa atas prestasinya yang bagus.


"Huh kenapa aku harus bertemu dengan laki-laki seperti dia. Baru pertama masuk saja sudah kena sial,tidak tahu selanjutnya seperti apa" Kata Raisa menggerutu.


"Oh iya,kelasku ada dimana ya?Aku lupa bertanya kepada petugas tadi. Sekarang aku tidak tau harus lewat mana."


"Hay. Kamu sedang mencari apa?" Ucap wanita yang menghampiri Raisa.

__ADS_1


"Inii,aku murid baru disini dan aku tidak tau dimana ruang kelasku." Jawab Raisa.


"Oh aku bisa membantumu. Ruang berapa kelas mu?" Tanya wanita itu.


"Ruang ku di kelas A" Jawab Raisa.


"Oh itu ruang kelas ku juga. Ayo kita pergi bersama." Ajak wanita itu.


"Oke."


"Oh iya,namaku Tasya. Siapa namamu?" Tanya wanita itu.


"Namaku Raisa. Aku baru pindah dari Sekolah X. Aku dipindahkan ke sini karena aku mendapat beasiswa." Jawab Raisa.


"Oh baiklah. Mulai sekarang kita berteman" Jawab Raisa.


Raisa merasa bahagia karena mendapatkan teman. Menurut Raisa dia orang yang baik,jadi dia mau menerimanya sebagai teman. Sesampainya mereka dikelas,Raisa mencari tempat duduk dan dia duduk dibelakang Tasya. Saat Guru datang Raisa memperkenalkan dirinya di depan kelas.


"Namaku Raisa. Aku murid pindahan. Aku harap kalian bisa menerimaku sebagai teman kalian." Ucap Raisa.

__ADS_1


"Yaa Raisaa" Jawab murid berbarengan.


"Oke. Raisa kamu boleh duduk kembali. Sekarang kita mulai pelajaran hari ini."


Kkrrriinggggggg. Suara bel berbunyi menandakan sudah waktunya istirahat. Tasya mengajak Raisa ke kantin sambil memberi tau tentang Sekolah itu.


"Wahh lihat dia tanpam sekaliii"


"Iya benar,aku berharap menjadi pacar nya"


"Kamu hanya bisa bermimpi saja menjadi pacar pria seperti dia"


Suara itu berasal dari suara wanita yang kagum melihat pria bernama David dan Anton. Dan Raisa bertemu dengan laki-laki yang ia temui tadi pagi. Dan mereka bertengkar lagi.


"Wah lihat seperti nya ini adalah takdir bisa bertemu denganmu lagi" Kata Anton kepada Raisa.


"Oh ternyata laki-laki gila ini. Kenapa aku harus bertemu denganmu lagi disini?" Ucap Raisa melihat ke David.


"Hei wanita,berani sekali kamu mengatakan kalau aku laki-laki gila." Kata David kesal.

__ADS_1


"Aku mengatakan apa adanya. Apa yang salah dengan kata-kata ku?" Jawab Raisa.


"Caramu ini sudah pernah aku temukan. Jika kamu ingin dekat denganku tidak dengan cara gila seperti ini. Apa kamu tidak tau siapa aku?" Tanya David kepada Raisa.


__ADS_2