Menemukan Cinta

Menemukan Cinta
Episode 55


__ADS_3

Hari demi hari berlalu, siang malam berlintas begitu cepat. Dua pekan telah berlalu. Keadaan Bende pun sudah membaik dan tepat hari ini semua keluarga yang menetap di luar negeri akan bersiap kembali ke kediamannya masing-masing


Tak lama lagi keadaan mansion induk kembali sepi, akan hanya tinggal Oma Queena, Papa Elson, Mama Wina, Bendinath & Nayla, Bende & Denna serta semua pengurus mansion dan asisten mereka masing-masing


...***...


Dengan langkah cepat dan tubuhnya yang tegap, Asisten Dava pergi ke ruangan Bende, menyampaikan suatu hal yang sangat penting untuk dibicarakan di ruang tertutup


Kini mereka berbicara di ruangan pribadi keluarga yang kedap suara, Bendi, Bende dan Asisten Dava sedang berunding memecahkan sebuah keputusan


" Tuan, sepertinya kita harus kembali ke Italia, saya mendapat kabar bahwa keluarga Moreno kembali "


" Ya, aku tahu. Staf disana juga sudah memberitahu. Aku sedang berfikir bagaimana dengan Denna, akan sangat bahaya jika dia ikut kembali Dava " ungkapnya dengan perasaan tak karuan


" Bagaimana jika Noona Denna sementara waktu tinggal di Indonesia hingga situasi disana membaik " saran Asisten Dava


" Apa kau bisa jamin ia aman disini? " tanya Bende, ia takut jika anak buah keluarga Moreno akan menyeret Denna dalam masalahnya


" Denna bisa tinggal di Mansion induk. Disana akan ada Nayla juga Bend " ucap Bendi


" Kau yakin ia aman disana sementara Papa tidak kembali ke mansionnya " tanya Bende mencoba meminta kepastian akan keselamatan gadisnya

__ADS_1


" Kurasa Papa tidak akan bertindak sejauh itu "


" Aku ragu Bendi, aku tak yakin. Sementara semua orang akan terbang kembali ke kediaman mereka lusa nanti " ucapnya penuh kebingungan


" Lalu bagaimana? membawa Denna ke Italia sama saja dengan kau menyerahkan nyawanya sendiri " ucap Bendi penuh penegasan


" Apa mungkin anda harus meminta Tuan Peter membawa Noona Denna bersamanya ke Belanda tuan? " Asisten Dava mencoba memberikan solusi


" Tidak!! " tolak Bende mentah-mentah, ia masih mengingat malam dimana Peter mencoba membawa gadisnya


" Lalu bagaimana? Jika pada Bendriko kurasa tidak mungkin " ucap Bendi


" Saya rasa kita harus kembali pada saran tuan Bendi yang pertama " imbuh Asisten Dava


" Kau tetaplah di Indonesia, aku akan mengatasi keadaan di Italy namun kau harus menjaga gadisku apa kau setuju Bendi? "


" Tidak, aku juga ikut bersamamu. Bagaimana aku membiarkan mu sendirian " tolak Bendi


" Bendi, setidaknya pikirkan anakmu yang baru saja lahir. Tolonglah kali ini mengertilah keadaannya "


" Yang dikatakan tuan muda benar tuan, anda harus tetap di Indonesia " tambah Asisten Dava

__ADS_1


" Kau yakin? " ucapannya hanya dibalas anggukan oleh Bende


" Kapan kita berangkat Dava? " tanya Bende


" Lusa, sama seperti yang lain tuan " jawabnya


" Bende, ada yang ingin ku tanyakan " Bendi berkata begitu serius


" Katakan saja "


" Apa Denna tau tentang hal ini? maksudku tentang bahwa kau adalah seorang Mafia berpengaruh di Italy " tanya Bendi penuh selidik, ia tak mau ada kebohongan yang akan adiknya ucapkan


" Tidak, dia tidak mengetahuinya " balasnya


" Tidak tahu atau belum kau beritahu? " tambah Bendi lagi


" Ini tidak mudah Bendi, bahkan rasa trauma nya dua tahun lalu a masih sangat membekas. Aku tak mau dia tahu bahwa aku seorang Mafia bersembunyi di balik gelar CEO Muda Ternama " ucap Bende dengan meremas rambutnya kesal


" Lambat laun anda juga harus memberitahukan kebenarannya tuan " imbuh Asisten Dava


" Tidak untuk sekarang " bantah Bende

__ADS_1


Setelah perundingan ketiga pria itu, mereka kembali ke tempat masing-masing.


Keluarga yang melihat tatapan dingin ketiganya hanya diam tak mau menyapa, biarlah itu menjadi urusan ketiganya


__ADS_2