
Putri kembali bekerja seperti biasa pagi itu. Ia naik ojek karena masih memiliki cukup banyak uang, hasil dari pemberian Adnan tempo hari.
Putri tiba di tempat kerja, ia kaget rekan-rekannya langsung menghampiri dan heboh.
"Put, lo viral anjir." ucap salah satu dari mereka.
"Viral?. Viral apaan?" tanya Putri heran
"Ini lihat!"
Salah satu rekan Putri memperlihatkan rekaman video, saat ia dimaki-maki customer kemarin. Dan pada saat si perempuan pelanggan minimarket membelanya habis-habisan.
Putri melihat hal tersebut dan kaget. Ia tak menyangka jika kemarin di antrian, ada pengunjung yang merekam kemudian mengupload semua itu ke sosial media.
"Teh, teh Putri viral teh."
Putri menerima pesan dari salah satu adik tirinya. Putri bingung apakah ia harus malu atau justru malah senang. Sebab dalam video itu dirinya adalah orang yang ditekan dan diintimidasi.
Tak lama supervisor mereka datang. Mereka semua bergegas langsung kepada tugas harian masing-masing.
"Put."
Sang supervisor mendekat ke arah Putri setelah beberapa saat berlalu.
__ADS_1
"Iya pak." jawab Putri.
"Atasan mau kasih bonus tuh buat lo. Sebagai kompensasi karena lo diperlakukan buruk sama customer. Atas desakan netizen juga sih, kalau kata gue. Netizen yang ngetag ke akun resmi perusahaan." ujar sang supervisor tersebut.
"Oh, iya pak." jawab Putri ragu-ragu.
Gadis itu benar-benar bingung harus memberi reaksi yang bagaimana. Sebab ia baru pertama kali mengalami hal semacam ini.
Ia juga bukan selebgram yang terbiasa menghadapi netizen. Putri merasa canggung dan tak tau harus berbuat apa.
"Dert."
"Dert."
"Put."
Sang supervisor kembali mendekat.
"Iya pak." ucap Putri.
"Si Youtuber Naim Khong mau ketemu lo, kata pak bos. Managernya udah menghubungi bos dan minta izin ketemu disini."
Putri lagi-lagi kaget. Ia benar-benar terdiam dan seperti beku. Ia makin tak tau harus memberikan reaksi yang bagaimana.
__ADS_1
"Nanti saya kalau ketemu orangnya gimana pak?. Saya harus apa?" tanya Putri bingung.
"Nggak usah bingung-bingung, Put. Liatin aja arah mereka kemana. Paling juga nanya-nanya, dan kamu jawab aja semampu kamu. Biasanya dia ngasih duit, ambil aja. Habis itu juga mereka pergi koq." jawab sang supervisor.
"Oh, oke deh." jawab Putri.
Gadis itu kembali bekerja dan ketika siang menyapa, ia digantikan oleh temannya di posisi kasir. Sebab si YouTuber Naim benar-benar datang ke lokasi.
Putri yang tak pernah ngefans dengan artis manapun termasuk Naim sendiri pun, hanya bisa bersikap seadanya. Ia juga menjawab pertanyaan dengan jujur dan tak ditambah-tambahi.
Naim menjadikan Putri sebagai konten. Tentu ini menyulut pro dan kontra di mata netizen. Bagi mereka Naim terlalu memanfaatkan situasi orang lain demi uang.
"Dimana ada yang viral, disitu ada dia gaes."
Saah satu netizen julid berkomentar, ketika Naim memosting fotonya bersama Putri.
Belum mengunggah video YouTube saja sudah banyak yang sinis padanya. Apalagi ketika konten tersebut di unggah nanti.
Putri diberi sejumlah uang oleh Naim, tetapi masuk ke dalam konten. Putri sejatinya malu diperlakukan demikian. Tetapi ia tak berani berkata apa-apa.
Tak lama setelah itu Naim dan team nya pamit pulang. Karena tujuan mereka memang hanya untuk konten, bukan full simpati pada apa yang Putri alami.
***
__ADS_1