Mengandung Bayi Titipan

Mengandung Bayi Titipan
Cocokologi


__ADS_3

"Kasir yang diintimidasi pelanggan, hampir jadi korban pelecehan oleh driver taksi online."


Publik kembali heboh dengan adanya pemberitaan mengenai Putri di jagat maya.


Belum reda pemberitaan soal dirinya yang di maki-maki oleh pelanggan minimarket, kini muncul lagi berita yang tak mengenakkan.


Yakni ia nyaris jadi korban ruda paksa oleh driver taksi online, beserta dua orang lainnya.


Netizen pun berbondong-bondong mengeluarkan pendapat dan spekulasi mereka.


"Si bapak yang maki-maki dia masih dendam nih kayaknya. Bisa jadi kan dia nyewa orang lain buat mencelakakan si mbak kasir."


Sebuah pendapat yang di dasarkan pada cocokologi tingkat dewa, terlihat di kolom komentar postingan.


"Siapa pelakunya?. Si bapak yang kemaren bukan?" Netizen lain menimpali.


Lalu netizen ramai-ramai menyerbu kembali aku si pelanggan minimarket. Hingga ia terpaksa menutup kolom komentar.


Dira sendiri baru melihat berita akan Putri pada keesokan harinya. Ia benar-benar kaget, namun ia belum mengetahui jika yang menolong Putri adalah Adnan suaminya.


Sebab saat ini Adnan tengah benar-benar sibuk mengurus event. Meski ia sempat mengabari istrinya sesekali, namun ia belum punya banyak waktu untuk bercerita mengenai banyak hal.

__ADS_1


"Kasihan banget si Putri. Parah nih si predator. Bisa membahayakan nasib banyak driver ini mah."


Dira berbicara pada dirinya sendiri. Namun kemudian ia ingat harus meminum ramuan yang telah diberikan padanya.


Ia pun lalu pergi ke dapur dan meracik minuman tersebut. Untuk kemudian ia doakan dan ia minum sampai habis.


***


"Tolong bilang sama bos, gue nggak bisa masuk dulu selama beberapa hari ini."


Putri berbicara pada salah satu dari tiga rekan kerjanya, yang datang mengunjungi rumah sakit.


"Tenang aja, Put. Bos malah yang nyuruh kita kesini, buat kasih dukungan ke lo. Dia juga nitipin sesuatu buat lo."


"Bilang makasih banyak." ucap Putri.


"Iya, yang penting lo sehat dulu." tukas salah satu rekannya itu pada Putri.


"Makasih ya." ucap Putri sekali lagi.


Salah satu rekannya kemudian menanyakan kronologi kejadian yang sesungguhnya secara detail. Putri pun lalu menceritakan hal itu pada mereka.

__ADS_1


"Gila, jadi takut gue naik taksi malem-malem." ujar salah satu dari rekannya tersebut.


"Nggak semua driver begitu sih." Salah satu temannya yang lain turut berujar. 


"Iya, tapi gara-gara oknum kita semua jadi resah." timpal yang satunya lagi.


"Emang nggak di instansi mana pun, grup manapun, platform manapun. Intinya di setiap bidang pekerjaan pasti ada oknum penghancur citra dan perusak karir orang." Lanjutnya kemudian.


"Kayak gitu bikin orang yang nggak salah, jadi kena imbasnya ya." tukas rekan yang lain.


"Lah iya, makanya. Bagus masukin kandang buaya aja orang kayak gitu mah."


Mereka lanjut berbincang, hingga tak lama kemudian ada dua orang petugas dari kepolisian yang datang.


Mereka meminta keterangan dari Putri mengenai kronologi kejadian. Hal tersebut akan di cocokkan dengan keterangan pelaku.


Hingga penyidik bisa menarik kesimpulan dan menentukan bagaimana tindakan selanjutnya.


Putri menceritakan yang sebenar-benarnya. Lalu Ghea selaku orang yang mengorder taksi online itu, juga diminta datang ke Polres yang menangani kasus tersebut.


Disana Ghea memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya. Bahwa ia hanya mengorder seperti biasa dan tak menaruh curiga sedikitpun. Sebab ketika datang nomor plat mobilnya pun sama dengan yang tertera di aplikasi.

__ADS_1


Sehingga ia tidak begitu was-was melepaskan Putri sendirian, untuk kemudian diantara pulang oleh driver tersebut.


__ADS_2