Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu
Tempat pulang...


__ADS_3

lama Tommy dan Citra terdiam saling memandang satu sama lain dengan keadaan Citra yang terus menangis ingin mencurahkan rasa rindunya dalam pelukan Tommy namun keadaan yang memaksa membuat Citra hanya bisa melihat Tommy dengan air mata yang tak pernah surut.


melihat perempuan yang mengaku sebagai istrinya itu menangis di hadapannya membuat hati Tommy sakit dan tanpa sadar tangannya terangkat penghapus lelehan air mata di pipi Citra dan membawa tubuh Citra dalam pelukannya.


Citra yang mendapat perlakuan manis dari Tommy yang tidak ia sangka juga mendapat pelukan hangat yang sudah sangat ia rindukan itu langsung saja memeluk Tommy erat dan menangis sejadi jadinya dipelukan Tommy hingga membuat baju pasien yang Tomi kenakan itu basah dengan air matanya.


Tommy yang merasakan dipeluk dengan erat juga merasakan rasa sakit di hatinya saat mendengar perempuan itu menangis keras dalam pelukannya hingga tanpa sadar Tommy juga menangis.


setelah cukup lama keduanya pelukan menyalurkan rasa rindu yang ada di hati. keduanya pun melepaskan pelukan dan menetap wajah satu sama lain dengan pandangan tak bisa diartikan.


Citra yang merasa sudah tidak kuat menahan sesak di dadanya segera melepaskan pegangan tangan Tommy di pundaknya dan segera berbalik badan ingin segera keluar dari ruangan itu. namun saat baru dua langkah Citra berjalan tangannya sudah digenggam berat oleh Tommy.


"mau ke mana?" tanya Tommy datar.

__ADS_1


"aku mau keluar sebentar mas."ucap Citra dan berusaha melepaskan pegangan tangan Tommy dari tangannya.


"mau ngapain?" tanya Tomi lagi dan menarik Citra ke dalam pelukannya.


setelah merasakan pelukan Citra yang membuatnya sangat nyaman dan hangat membuat Tommy tidak ingin jauh-jauh dari Citra karena Tomi merasa setiap Tommy melihat Citra Tommy merasakan ketenangan yang selama ini tidak ia merasakan. dan Tommy pun sudah ingat dengan jelas bahwa perempuan yang ada di mimpinya itu adalah perempuan yang saat ini berada di depannya itu.


Citra yang kembali mendapatkan pelukan dari Tommy pun tak bisa berkata apa-apa karena sejujurnya Citra masih sangat merindukan tahun ini dan selalu ingin berada di sisi Tomi hingga Citra pasrah saja saat Tommy memeluknya erat erat dan mengijinkannya keluar.


"mau cari mama?" ucap Citra memberi alasan karena yang sebenarnya adalah Citra ingin menangis di dalam pelukan Mama Nadin.


"kamu di sini aja temani aku."ucap Tommy tak mengizinkan Citra keluar.


"baiklah tapi bisa tolong lepaskan pelukannya aku merasa sesak mas."ucap Citra pelan dan seketika demi melepaskan pelukannya namun tidak membiarkan Citra jauh darinya.

__ADS_1


Tommy sama sekali tidak membiarkan Citra jauh darinya tangannya masih memegang erat tangan Citra dan Tommy juga tidak mengerti dengan dirinya saat ini karena yang Tommy tahu bahwa dirinya tidak ingin jauh dari perempuan yang mengaku istrinya itu karena sudah merasa sangat nyaman dan hangat.


dan Tommy pun juga merasakan hatinya bahagia saat melihat perempuan itu ada di depannya.


semua keluarga sudah berkumpul di sana dan memperkenalkan kembali dirinya masing-masing namun dengan Tommy sama sekali tidak melepaskan tangan Citra dan terus menggenggamnya erat hingga hal itu membuat Papa Juna dan mama Nadin serta yang lainnya bahagia melihatnya karena dengan begitu ikatan batin dan kekuatan cinta mereka sangat kuat sehingga dalam keadaan Tommy yang tidak mengingat siapa dirinya namun hati dan cintanya tetap utuh dan tahu tempat di mana akan pulang.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2