Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu
WEDDING PARTY


__ADS_3

Tiara berdandan sangat cantik hari ini. Ratih sengaja mendatangkan MUA yang cukup terkenal di kota mereka. Mereka sekeluarga akan menghadiri pesta pernikahan Kevin. Sebagai perwakilan perusahaan Ratih dan Kristian memang sering datang menghadiri pesta pernikahan karyawan mereka. Tapi kini semakin spesial karena ini kali pertama Tiara ikut bersama. Tiara pun menggandeng Arya untuk ikut bersama. Sama seperti Tiara yang begitu memukau, Arya pun tak kalah tampan. Pertama kalinya dia mengenakan jas dan itu menambah ketampanan Arya berkali kali lipat.


Saat memasuki Ballroom hotel tempat dilangsungkannya resepsi pernikahan Kevin, Tiara seketika menjadi pusat perhatian. Bukan hanya karena penampilannya yang memukau tapi karena status Tiara yang merupakan penerus tunggal perusahaan milik Kristian.


Selain itu dia juga menggandeng pria tampan di sampingnya. Siapapun pasti sudah bisa menebak kalau itu adalah kekasih Tiara.


Wira yang saat itu berdiri tidak jauh dari pintu masuk begitu terkejut melihat Tiara menggandeng tangan seorang pria. Dulu saat melihat foto Tiara dengan Kristian, Wira memang cukup terkejut. Tapi dia masih percaya tidak percaya. Tapi kini saat melihat Tiara dengan Pria muda tidak perlu keahlian khusus Wira sudah bisa menebak Tiara menggandeng tangan siapa. Apalagi tatapan keduanya menyiratkan cinta disana.


Nadia yang saat itu datang bersama Wira menepuk pulan lengan sahabat baiknya itu.


“Kita duduk saja yuk” ajak Nadia yang mengerti bagaimana perasaan Wira. Dia pun saat ini merasakan hal yang sama.


“Lucu ya kita?” ucap Nadia mencairkan suasana.


“Lucu?” tanya Wira tak paham.


“Iya, kita patah harinya janjian” jawab Nadia dengan tersenyum sangat manis. Senyum yang baru Wira sadari ternyata begitu cantik.


Wira kemudian tersenyum.


“Aku belum sampai ke tahap patah hati karena aku cuma kagum” jawab Wira apa adanya.

__ADS_1


“Mungkin kalau kamu lebih cocok dengan istilah itu” lanjutnya.


Nadia hanya terkekeh.


“Percaya tidak percaya, Aku biasa saja melihat Kevin bersama istrinya. Sepertinya aku sudah bisa menerimanya” ucap Nadia kembali tersenyum.


Wira penepuk pelan puncak kepala Nadia.


“Ya kamu harus move on. Banyak kok pria baik diluaran sana” ucap Wira juga ikut tersenyum.


“Kamu contohnya kan?” ucap Nadia sengaja menggoda Wira.


Wira pun tertawa saja.


Tak jauh dari mereka, Tiara dan keluarganya duduk di tempat yang sudah disiapkan khusus oleh Kevin. Tempat yang VVIP tentu saja.


“Apa kamu mau pesta seperti ini?” tanya Arya pada Tiara.


Dengan cepat Tiara menggeleng. Dia bukan orang yang suka dengan kemeriahan pesta seperti ini.


“Aku akan berusaha bila kamu memang ingin seperti ini. Nikah kan sekali seumur hidup. Supaya tidak menyesal” lanjutnya.

__ADS_1


Tiara kembali menggeleng. Dia genggam tangan Arya dibawah meja kemudian mendekatkan wajahnya dan berbisik.


“Aku tidak suka dengan acara pernikahan seperti ini. Aku lebih suka yang sederhana daja” jawab Tiara sejujurnya.


Arya tersenyum.


“Terima kasih ya. Tapi kalau kamu memang ingin seperti ini Aku masih mampu” ucap Arya yang tidak ingin Tiara sengaja tidak menginginkan pesta mewah hanya karena takut uang tabungan Arya habis.


Tiara menggeleng.


“Bukankah Aku sudah pernah bilang kalau Aku ingin yang sederhana saja?” ucap Tiara meyakinkan.


Arya pun menganggukkan kepalanya. Mereka kemudian kembali berbincang-bincang tentang rencana pernikahan mereka.


“Kalian yakin mau yang sederhana saja?” tanya Kristian yang mendengar obrolan anak dan calon menantunya.


Tiara mengangguk mantap.


“Iya pa. Aku ingin hanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat saja” jawab Tiara.


Kristian pun hanya bisa menuruti apa keinginan Tiara karena Kristian yakin Tiara sudah memikirkannya dengan baik.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2