
Seperti yang disarankan dokter Papa Juna pun akhirnya menelpon Dika dan menyampaikan kabar buruk yang menimpa Tomi serta tak lupa tujuannya menelpon Dika yaitu untuk memberitahu Citra tentang kondisi Tomi saat ini dan mengantarkan Citra ke sana untuk merawat Tomi dan juga menemani Tomi agar seiring berjalannya waktu kedekatan mereka bisa membangun lagi memori yang sudah Tomi melupakan.
Dika yang mendengar kabar buruk itu sungguh syok dan tak bisa berkata apa-apa selain mendengarkan semua yang Papa ceritakan padanya hingga tak terasa air matanya menetes mengenang nasib bumi dari dulu tidak pernah bahagia dari ditinggalkan kedua orang tuanya, menunggu pacarnya yang pergi entah ke mana tapi dengan setianya Tommy menunggu hingga suatu hari mereka bertemu namun dengan keadaan sang wanita sudah memiliki pendamping hidup dan sekarang bisa lebih berhasil memperjuangkan istri dan anaknya kembali dalam pelukannya justru malah dirinya sendiri yang melupakan jati dirinya sungguh sangat miris nasib Tomi.
__ADS_1
"baik pah, nanti di kakak kasih tahu Citra tentang apa yang menimpa Tommy saat ini mudah-mudahan aja Citra kuat pah karena kemarin kakak nggak sengaja lewat depan kamar Citra dan melihat Citra tengah menangis dalam pelukan Dian karena bermimpi tidak mengenalinya lagi meskipun sudah dipanggil-panggil namun lebih tetap tidak menjawab panggilannya dan kakak merasa bahwa ikatan batin Citra dan Tomi sangat kuat sehingga Citra mampu merasakan apa yang tumis saat ini alami."ucap Dika memberitahu tentang mimpi Citra kemarin kepada Papa Juna.
"Papa harap juga seperti itu, semoga Citra kuat dan bisa menerima cobaan ini karena Papa yakin kekuatan cinta mereka mampu mengalahkan segalanya dan meminta sama kamu tolong secepatnya kamu antar Citra ke sini dan untuk beberapa waktu kamu dan Kiara tinggal di sini dulu untuk menemani Citra karena kamu tahu sendiri keadaan Citra yang lagi tengah hamil besar pasti akan sangat kesulitan dalam melakukan aktivitas menjaga orang sakit."ucap papa Juna.
__ADS_1
"baik pah, kalau gitu kakak kasih tahu Kiara dulu karena kalau kakak sendiri yang memberitahunya kakak merasa nggak kuat pah, dan kakak butuh Kiara yang membantu memberi tahu semua ini agar Kiara bisa menenangkan Citra saat Citra menangis." ucap Dika dan setelah itu panggilan telpon pun berakhir dengan segera Dika pulang dari kantor yang memang saat itu Dika berada di kantor karna ini memang masih jam kantor namun sebelum pulang Dika tak lupa memberi tahu Rey tentang apa yang menimpa Tomi dan juga meminta Rey untuk menyiapkan pesawat pribadinya dan juga menghandle semua kerjaannya termasuk pertemuan yang harus Dika lakukan dalam waktu dekat ini karna seperti perintah papa Juna kemungkinan dia dan sang istri akan lama berada di sana menemani Citra dalam merawat Tomi.
di tengah perjalanan Dika melakukan panggilan telpon sama Diki dan memberitahukan apa yang menimpa Tomi dan Diki pun sepakat akan ikut ke luar negeri agar bisa melihat sendiri kondisi Tomi saat ini dan meminta Dika menunggunya sebentar karna saat ini ia lagi dalam perjalanan menuju ke suatu restoran untuk melakukan meeting sebentar karna saat ini Diki melakukan pekerjaannya sendiri meskipun ada sekertaris nya namun sekertaris itu tidak bisa melakukan tugas Tomi yang notabennya adalah wakilnya jadi segala urusan yang biasanya Tomi lakukan untuk membantunya kini Diki sendiri yang terjun langsung menangani sendiri karna Diki tak bisa mempercayai orang lain seperti ia mempercayai Tomi seratus persen.
__ADS_1
Bersambung...