Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu
BABAK BELUR


__ADS_3

Karena terus mendapatkan penolakan dari Ratih, Kristian pun memboyong Amara dan Tira untuk menemui Ratih. Melihat kedatangan madunya membuat Ratih semakin merasakan sakit hati.


“Ratih, ini semua salah ku. Aku yang meminta Kris untuk merahasiakan pernikahan kami. Kris sangat mencintaimu, Aku harap kamu bisa memaafkan kami dan membatalkan niat untuk bercerai” mohon Amara sambil menggenggam tangan Ratih. Amara sudah bercucuran air mata saat mengatakannya.


“Maaf Mbak, Aku tidak bisa. Kalian tidak perlu memikirkan Aku. Sudah seharusnya aku yang pergi dari kehidupan kalian. Aku tidak apa-apa karena dari awal kan aku orang ketiganya” ucap Ratih masih bisa tersenyum. Ratih sangat pintar menutupi emosinya padahal saat ini dia sangat kecewa dan bersedih luar biasa.


Kristian langsung bangkit dan memeluk Ratih.


“Aku tidak mau sayang. Aku mencintaimu” ucap Kristian yang tidak suka mendengar perkataan Ratih.


Melihat interaksi antara Kristian dan Ratih kini Amara sangat yakin kalau Kristian begitu mencintai Ratih.


“Ternyata Aku hanyalah beban untukmu , Pa. Kamu hanya merasa bertanggung jawab padaku karena Aku adalah Ibu dari anakmu” ucap Amara dalam hati.


“Ratih, mari kita menjadi istri-istri yang rukun. Aku yakin Kris bisa adil pada kita” ucap Amara penuh mohon. Amara takut bila Ratih meminta Kristian untuk memilih salah satu diantara mereka maka Kristian akan memilih Ratih, jadi sebelum itu terjadi dia akan memohon-mohon agar Ratih tidak meminta cerai.


Dengan menggendong Tira, Amara berlutut di kaki Ratih.

__ADS_1


“Mbak, jangan begini” ucap Ratih sambil melepas paksa pelukan Kristian.


“Aku mohon Ratih” ucap Amara penuh mohon.


Tira yang berada di gendongannya sampai menangis dan Ratih menjadi tidak tega.


Ratih mengambil Tira dari gendongan Amara dan ajaibnya anak itu langsung berhenti menangis. Wajah Tira begitu mirip dengan suaminya.


Kristian yang melihat interaksi Ratih dengan Tira membuatnya semakin tidak ingin melepaskan Ratih. Egois dan serakah memang. Tapi dia sangat mencintai Ratih. Dia tidak ingin berpisah.


“Aku tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Kalau memang Kristian serius dan bisa berlaku adil, silahkan minta ijin pada orang tuaku terlebih dahulu” ucap Ratih dengan begitu tegasnya.


Kristian akan berjuang keras untuk bisa mendapatkan cinta Ratih kembali. Apapun caranya karena dia sangat yakin tidak bisa hidup tanpa Ratih.


Setelah mendapat secerca harapan, hari itu juga Kristian langsung mencari kedua orang tuanya. Dia memohon-mohon agar Wanda dan Indra mau membujuk orang tua Ratih untuk menerima status Kristian yang ternyata memiliki 2 istri.


Indra terus memijit pelipisnya yang tiba-tiba merasa pening.

__ADS_1


“Harusnya sebelum bertindak kamu sudah memikirkan ini Kris” ucap Indra penuh penekanan.


“Aku tau aku bersalah Ayah. Aku minta maaf” ucap Kristian yang kini sudah berlutut di kaki Ayahnya.


Wanda yang tidak tega melihat putra satu-satunya begitu tersiksa akhirnya ikut membujuk suaminya untuk membantu meyakinkan orang tua Ratih.


Keesokan harinya, mereka bertiga sudah berada di kediaman orang tua Ratih. Ratih ternyata benar-benar tidak memberitahu orang tuanya. Karena sampai disana Kris dan orang tuanya disambut dengan sangat baik. Hingga akhirnya Indra menyampaikan maksudnya untuk datang disitulah Ayah dari Ratih sangat marah. Ibu Ratih pun sampai pingsan mendengar kabar itu. Apalagi Kakak Ratih, dia langsung menghadiahi bogem mentah untuk adik iparnya.


Kristian sama sekali tidak melawan. Dia membiarkan Kakak Ratih terus menghajarnya hingga nyaris tumbang.


“Stop…” teriak Ratih yang sudah diberitahu oleh Kakak iparnya kalau Danu menghajar Kristian dengan membabi buta.


Ratih berlari dan memeluk tubuh Kristian yang sudah babak belur. Dia menangis karena tidak tega melihat pria yang begitu dicintainya mendapat perlakuan seperti itu dari Kakaknya.


Melihat kedatangan Ratih seketika membuat sakit di sekujur tubuh Kristian menjadi hilang. Dia membalas pelukan Ratih dan menangis bersama.


Ayah Ratih yang melihat itu juga menjadi iba. Apalagi memang mereka terlihat saling mencintai. Maka dengan bijak Ayah Ratih memberikan hak sepenuhnya kepada Ratih untuk menentukan pilihan.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2