Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu
Bab 72


__ADS_3

Istri? Bella terkejut mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Jefri. Jadi cewek yang baru saja bersama Adrian dan beberapa hari memenuhi postingan media sosial Adrian itu adalah istri Adrian. Bella tidak percaya, jika benar istri kenapa Adrian tidak mengumumkan pernikahannya. Hanya liburan ke Bandung tiga Adrian, tiba-tiba besoknya Adrian memperkenalkan istrinya itu di kantor.


" Benarkah! kapan mereka menikah?" tanya Bella penasaran.


" Mereka menikah udah lama kok." jawab Jefri sambil menikmati makan siangnya.


Bella terus menatap gadis yang bersama Adrian itu. Menikah udah lama? bukannya Adrian baru saja lulus SMA setahun yang lalu. Kapan mereka berdua menikah?


Jefri yang sedari tadi menikmati makan siangnya itu menatap wajah Bella, nampaknya Bella masih terlihat bingung dengan status bosnya itu.


" Aku bingung ya, tiba-tiba Adrian sudah punya istri? Biar aku jelaskan, sebenarnya Adrian dan Alisya nama istrinya itu di jodohkan oleh kedua orang tua mereka saat masih duduk di bangku SMA." jelas Jefri agar Bella tahu kenapa Adrian tiba-tiba memiliki istri.


" Jadi nama gadis itu Alisya." pikir Bella.


" Lalu?" tanya Bella dia masih belum paham dengan penjelasan Jefri.


" Jadi, mereka dinikahkan saat masih duduk di bangku SMA. Semua orang tidak tahu tentang pernikahan mereka. Sebab Adrian ingin pernikahan itu ditutupi, hanya kedua orang tua serta kerabat dan sahabat terdekat yang tahu." ujar Jefri.


Bella akhirnya mengerti kenapa Adrian selalu menolak untuk pergi bertemu klien bersamanya, sebab Adrian menjaga perasaan istrinya. Lalu siapa foto gadis dari belakang yang ada di media sosial adrian. Kelihatannya bukan Alisya, tetapi cewek lain.


" Lalu cewek yang foto dari belakang yang pernah aku tanya sama kamu." tanya Bella lagi dia begitu penasaran dengan hubungan Adrian. Cowok itu terlihat begitu misterius baginya.


" Itu, foto dari masa lalu. Gak usah di bahas tentang foto itu." ujar Jefri.


Mendengar kata masa lalu, berarti foto gadis yang dulu pernah di posting Adrian pasti mantan pacarnya. Jika Adrian menjaga perasaan istrinya, kenapa foto itu belum dihapus di postingannya. Bella masih penasaran dan bingung dengan perasaan Adrian terhadap istrinya.


Meski sakit hati karena tidak bisa memiliki Adrian. Namun, bagaimana pun juga dia tidak bisa lagi berjuang untuk lebih dekat dengan Adrian. Karena cowok itu sudah berstatus suami orang. Meski dulu Bella juga pernah menjadi pelakor, bukan berarti kali ini dia juga punya niatan untuk merebut hati Adrian dari istrinya. Bella tahu diri, Bella juga tahu rasanya menjadi seorang pelakor. Makanya tidak ada niatan sama sekali bagi Bella untuk berani melakukan hal itu.


Alisya duduk di samping Adrian, dia tahu jika banyak pasang mata yang memandangi. Mungkin karena pertama kali melihat Alisya, ditambah selama ini Adrian tidak pernah mengumbar Alisya sebagai istrinya. Wajar jika banyak karyawan kantor bertanya-tanya.


" Aku buka kotak makannya ya." ujar Adrian.

__ADS_1


" Buka saja. Aku buatkan menu favorit mu." kata Alisya, dia sangat tahu Adrian sangat begitu menyukai nasi goreng. Memang sederhana makanan kesukaan Adrian.


" Wah! kelihatannya enak nih!" ujar Adrian melihat isi kotak makan itu.


" Iya dong! Ada bumbu cinta di dalamnya." ujar Alisya tersenyum.


Adrian segera mencoba nasi goreng buatan istrinya, meski terkadang di rumah Alisya memasak menu yang sama. Namun, rasanya benar-benar nikmat bagi adrian.


" Makasih ya Al, ini enak banget." ujar Adrian menikmati nasi gorengnya.


" Ah! kamu gak pesan beberapa makanan, disana ada gorengan, nasi pecel, ada mie goreng juga. Coba dulu mie goreng disini enak banget." kata Adrian mempromosikan menu makanan di kantin kantor.


" Kalau begitu, aku pergi memesan mie goreng dulu ya." ucap Alisya berangsur pergi memesan mie goreng.


Saat dirinya masih mengantri untuk memesan makanan, dia orang karyawan cewek menyentuh pundaknya.


" Ada apa?" tanya Alisya yang bingung.


" Iya, kenapa?" tanya Alisya, mungkin mereka penasaran dengan Alisya yang tiba-tiba datang mengaku sebagai istri Adrian.


" Gak apa-apa. Kami hanya bertanya. Maaf sebelumnya." ucap karyawan itu.


Alisya akhirnya memesan mie gorengnya. Dia kembali duduk bersama Adrian sambil menunggu pesanannya datang.


" Adrian, kayaknya banyak karyawan yang belum tahu tentang aku." ucap Alisya kepada Adrian. Sebab banyak karyawan yang menatap bahkan tadi ada juga yang berani bertanya.


" Soal itu aku gak pernah masukkan urusan pribadi dalam kantor jadi banyak yang tidak tahu. Emangnya kenapa? Kamu mau aku beri tahu mereka semua jika kamu istriku." yang Adrian kepada Alisya.


" Gak perlu, aku hanya bertanya saja. Sebab tadi ada yang nanya sama aku. Kayaknya mereka gak percaya aku istrimu." ujar Alisya.


Mendengar ujaran Alisya, Adrian segera berdiri naik dan berteriak, " Semuanya mohon perhatiannya. Jadi disini aku memberitahu kalian semua. Gadis yang bersama ku ini, dia memang benar istriku. Istri sah ku, jadi kalian gak perlu bertanya lagi kepadanya."

__ADS_1


Semua mata memandang Adrian dan Alisya. Alisya terkejut sekaligus malu dengan apa yang didengarnya. Adrian dengan santai kembali duduk dan menikmati nasi gorengnya.


" Kamu ini! Benar-benar ya!" ucap Alisya yang begitu kesal dengan adrian.


" Emangnya kenapa? kamu malu? Kenapa harus malu? Emang kenyataan kamu istriku kok." ujar Adrian.


" Bukan begitu masalah, kenapa harus pake pengumuman segala sih!" ujar Alisya kesal.


" Bagus dong! biar mereka gak nanya-nanya lagi. Tuh makanan mu udah datang." ujar Adrian menunjukan sang pelayan mengantarkan makanan pesanan Alisya.


" Terima kasih ya Mbak." ujar Alisya kepada mbak pelayan saat pelayan itu meletakkan mie goreng pesanannya di meja.


" Wah, aku gak nyangka ternyata pak Adrian sudah punya istri. Istri bapak cantik banget." ucap pelayan itu sambil menatap Alisya.


Alisya begitu malu ketika di puji oleh pelayan itu.


" Iya mbak, emang cantik istri ku ini." ujar Adrian tersenyum. Lagi-lagi Adrian membuat rona merah di wajah istrinya.


Setelah makan siang, mereka berdua kembali ke ruangan kerja Adrian. Saat perjalanan, tidak sengaja mereka berdua berpapasan dengan Bella dan Jefri. Jefri yang melihat Alisya, bukan hanya istri melainkan juga teman sekolahnya pun menyapa Alisya.


" Hay Al, tumben banget ke kantor." sapa Jefri.


" Iya, sengaja nganterin makan siang buat Adrian. Soalnya selama ini dia selalu gak mau dibawakan makan siang." ujar Alisya.


" Soalnya dia mau makan siang berdua denganku." ujar Jefri menatap Adrian dengan wajah mengejek.


" Benarkah, pantasan dia gak mau dibawakan makan siang." kata Alisya.


" Bukan begitu Al, aku takut aku lupa makan siang. karena pekerjaan ku yang menumpuk." kata Adrian mencoba menjelaskan yang sebenarnya.


" Iya Al, bagusnya kamu harus antar makan terus kalau gak susah dia untuk makan siang." ujar Jefri.

__ADS_1


Alisya tersenyum, dia melihat Bella. Seoalah ingin berkenalan namun tidak tahu harus memulai bagaimana. Adrian menyadari akhirnya mengenalkan Bella yang bekerja sebagai sekretarisnya di kantor. Melihat penampilan Bella yang sedikit terbuka, membuat pikiran negatif muncul dipikiran Alisya. Dia takut jika suaminya itu berpaling. Namun, dia berusaha menyakinkan jika Adrian tidak akan mungkin seperti itu kepadanya.


__ADS_2