
"nak kamu udah sadar... Alhamdulillah ya Allah"ajak mama Nadin setelah melepaskan pelukannya dari tubuh Tomi.
"kalian siapa?" tanya Tommy dan seketika membuat senyum mama Nadin yang tadi terpancar cerah langsung hilang seketika.
Deg....
__ADS_1
"mah Papa panggil dokter dulu ya."ucap apa Juna yang sebenarnya dia juga syok saat Tommy menanyakan siapa dirinya namun Papa Juna berusaha kuat dan tegar agar bisa merangkul istrinya saat ini sangat butuh bahunya untuk bersandar.
tanpa mendengar jawaban dari mama Nadine karena saking syoknya dengan pertanyaan Tommy bapak Juna segera keluar dari ruangan itu dan perjalanan menuju ruangan dokter yang tadi memeriksa Tommy, meski dokter sudah menjelaskan dampak dari luka yang terdapat di kepala topi tepatnya di belakang kepalanya namun Papa Juna tidak menyangka bahwa Tommy akan melupakan dirinya dan istrinya yang notabennya sudah membesarkan dan merawatnya dari kecil hati papa juga sungguh sakit namun Papa Juna tahu bahwa hati istrinya jauh lebih sakit dari apa yang bapak juga rasakan saat ini karena istrinya tidak pernah membeda-bedakan keempat anak laki-lakinya itu meski dua anak laki-lakinya bukan keluar dari rahimnya sendiri namun Mama Nadine sangat menyayangi keempat anak laki-lakinya tanpa membedakan satu sama yang lain dan Papa juga yakin saat ini Mama Nadine pasti sangat terpukul dengan kenyataan ini.
setelah dokter melakukan pengecekan tentang kondisi Tomi dokter pun meminta papa Juna dan mama Nadin ikut dengannya ke ruangannya untuk memberitahu tentang kondisi pasien saat ini.
__ADS_1
setelah mendengar apa yang dokter ucapkan Mama Nadin dan papa Juna hanya bisa menangis mendengar kondisi Tomi saat ini.
sungguh papah Juna tidak menyangka dengan nasib buruk yang Tommy alami dari kecil sampai sebesar ini belum pernah Tomi merasakan bahagia dan saat ini setelah istri yang ia perjuangkan sudah kembali ke dalam pelukannya justru dia sendiri yang melupakan kerja kerasnya melupakan cintanya bahkan melupakan buah hati nya.
"apa perlu saya mendatangkan istrinya ke sini dokter? agar jika istrinya sendiri yang merawat nya di bisa mengingat kembali ingatannya yang dulu?" tanya papa Juna.
__ADS_1
(Pake bahasa Indonesia saja biar gak ribet, soalnya othor gak bisa bahasa Inggris hehehe)
"boleh juga, itu bahkan lebih bagus karena dengan kedekatan antara suami dan istri pasti hati mereka itu sudah ada kaitannya sendiri jadi itu bagus untuk merangsang kembali ingatan Tommy yang sudah hilang Dan saya harap istrinya segera dibawa kemarin namun dengan catatan tidak memaksa Tommy untuk mengingat kembali siapa dirinya karena itu sungguh berbahaya lakukan perlahan saja yang penting tetap dekat itu cara yang paling ampuh untuk menyembuhkan amnesia dari beberapa pasien yang saya tangani selama ini dan mudah-mudahan Tommy pun sudah akan seperti itu tidak mengalami amnesia permanen dan hanya sementara saja."ucap dokter itu mengiyakan saran Papa Juna.