
“Kalian sudah saling kenal?” tanya Kevin penasaran. Tiara terus mengedipkan matanya berharap Pak Andre paham maksudnya dan sepertinya berhasil.
“Iya, Tiara ini teman anak saya Kevin” jawab Pak Andre beralasan. Tapi memang anak Pak Andre dan Tiara usianya tidak jauh berbeda.
Tiara bernafas lega mendengar jawaban Pak Andre.
“Apa kabar Om Andre?” sapa Tiara kemudian.
“Baik, Ayo duduk kita makan dulu” ucap Pak Andre lalu mereka pun mulai menikmati makan siang mereka. Tiara yang memang dengan mudah berbaur bisa langsung akrab dengan rekan-rekan sesama asisten dan juga manajer disana.
“Jadi kamu dulu kepala divisi di BG ya?” tanya Ayura, asisten manajer personalia.
“Iya Kak, kalau disana sebutannya Leader” jawab Tiara.
“Terus kamu pindah kesini cuma jadi asisten manajer? Apa tidak sayang? Gaji di sana pasti besar banget kan?” tanya Ayura heran. Rekan-rekan yang lain pun memiliki pemikiran yang sama kecuali Pak Andre tentu saja.
Tiara hanya tersenyum. Sama seperti jawabannya pada Kevin tadi, dia pun mengatakan mencari pengalaman.
“Walaupun disayangkan tapi semoga kamu betah ya disini” ucap Ayura kemudian.
Tiara pun mengangguk sambil tersenyum.
“Kamu kalau dipikir-pikir kenapa mirip sekali sama Pak Kristian ya?” ucap Ayura tiba-tiba. “Pak Kristian versi cewek” lanjutnya.
Tiara pun hanya tertawa saja.
“Ngawur saja kamu” ucap Pak Andre membela Tiara.
__ADS_1
Ayura pun ikut tertawa.
“Hehehe.. soalnya pas senyum mirip sekali” jawab Ayura.
Tiara pun tidak menanggapi lagi, dia tidak mau orang-orang sampai tau kalau dia anak pemilik perusahaan. Tiara pun sebenarnya bukannya ingin menyembunyikan itu, hanya saja dia ingin nyaman dalam bekerja. Orang-orang pasti akan memperlakukannya berbeda bila tau kalau dia adalah anak Kristian.
Tiara makan dengan sedikit melamun, biasanya jam makan siang seperti ini dia akan makan bersama Arya dan teman-teman divisinya. Sekarang walau teman-teman barunya juga menyenangkan tapi entah kenapa dia sangat rindu suasana di BG.
“Vin, kapan kamu jadinya menikah?” tanya Ayura pada Kevin.
“Doakan saja, mudah-mudahan tahun ini” jawab Kevin sekenanya. Dia lebih memilih fokus dengan makannya daripada membahas pernikahan.
“Kamu sendiri kapan Ayura? Usiamu bahkan lebih tua dari Kevin” ledek Pak Andre.
“Bapak tidak tau kalau saya sudah punya suami? Suami saya itu min yoongi pak” jawab Ayura dengan semangat.
“Suami halu” sahut Kevin.
“Isshh… Min Yoongi itu suami idaman tau” balas Ayura tak terima.” Iya kan Tiara?” tanya Ayura pada Tiara.
“Siapa Min Yoongi kak?” tanya Tiara dengan lugunya.
Mendengar jawaban Tiara membuat Kevin merasa menang. Dia menertawakan Ayura yang terlihat membolakan matanya.
“Kamu tidak tau BTS?” tanya Ayura terheran.
Tiara pun menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
“Ciri-ciri cewek yang fokus kerja saja ini mah” ucap Ayura dengan tertawa kecil.
Tiara pun hanya nyengir saja.
Ayura pun memperlihatkan foto-foto BTS pada Tiara.
“Lihat, ganteng bukan?” tanya Ayura meminta pendapat Tiara.
Tiara pun menganggukkan kepalanya.
“Lihat kan? Tiara aja yang baru tau BTS sudah bilang ganteng” ucap Ayura pada Kevin seolah menunjukkan kalau idolanya memang luar biasa.
Kevin pun malas meladeni Ayura karena kalau sudah membahas idol tidak akan ada habisnya.
Saat itu juga ponsel Tiara berbunyi, panggilan dari Arya. Senyum Tiara langsung terkembang saat melihat siapa yang menelepon. Tiara pun permisi sebentar untuk menerima panggilan tersebut.
“Sepertinya itu pacarnya Tiara, wajahnya happy sekali” tebak Ayura.
“Iya, Tiara memang sudah memiliki kekasih yang serius” sahut Pak Andre.
Ayura pun menganggukkan kepalanya.
“Anak Pak Andre yang mana yang temenan sama Tiara?” tanya Ayura karena setaunya Pak Andre mempunyai dua orang anak.
“Keduanya” jawab Pak Andre sekenanya.
Ayura pun kembali menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Sebenarnya Ayura sedikit curiga karena dia tadi tidak sengaja melihat nama orang tua Tiara di data karyawan sekilas mirip dengan nama owner mereka. Makanya Ayura sengaja menanyakan hal itu pada Tiara.
Bersambung...