
Di bandara Tommy sudah dijemput oleh anak buah yang ia perintahkan untuk menjemputnya. dan Tomi pun juga sudah bilang pada Diki dan yang lainnya kalo ia akan langsung mencari keberadaan Dila yang sudah ia ketahui dari anak buahnya yang mencari Dila di Jakarta dan ternyata itu tak sulit sebab suami Citra ternyata adalah salah satu karyawan dari perusahaan Dika yang berada di Bali dan kini di pindah tugaskan oleh atasannya di Bali untuk mengerjakan tugas yang baru.
"apa kalian sudah memastikan jika orang yang aku cari itu di sana?"bukannya Toni pada anak buahnya yang ia tugaskan untuk mencari Dila.
"sudah tuan, dan saya juga sudah mengambil beberapa foto perempuan itu berada di sana"ucap anak buah Tommy itu dan menyerahkan handphonenya yang berisi beberapa foto Dila di sana.
"kerja yang bagus! sekarang ayo antar saya ke sana."ucap kami dan langsung masuk ke dalam hitam tersebut.
satu jam perjalanan akhirnya Tommy sampai di perumahan padat penduduk dan letaknya pun juga lumayan jauh dari kota. Sebelum turun dari mobil Tomi memegang dadanya tapi ia tidak merasakan perasaan apapun bahkan deg-degan pun tidak kami rasakan hanya perasaan biasa saja yang Tomi rasakan saat ini membuat nya sedikit ragu untuk turun, namun keraguan itu sirna saat mata Tomi tak sengaja melihat Dila keluar dari rumah itu seorang diri menuju gerbang.
dengan segera Tomi turun dari mobil karena tak ingin membuang waktu lagi untuk bertemu dengan Dila. dan berjalan dengan perlahan menuju Dila saat ini berdiri.
__ADS_1
"Dila..."panggil Tommy pelan.
merasa ada yang memanggil namanya bila pun dengan segera mengalihkan pandangannya dari handphone ke samping kirinya seketika handphone yang ia pegang itu jatuh saking kagetnya melihat Tommy berdiri di samping kirinya.
"Tomi..."ucap Dila gagap dan tak percaya.
tanpa mengucapkan sepatah kata pun domi langsung menarik bila ke dalam pelukannya. lagi-lagi Tommy tidak merasakan apapun di hatimu. bahkan rasa hangat pelukan Dila pun tak sampai ke hati Tommy. berniat ingin melepas pelukan setelah mengetahui perbedaan rasa dari pelukan Dila dan Citra tapi tak bisa karena Dila memeluknya dengan erat hingga beberapa saat bahu Dila terguncang dan Tomi merasa dadanya basah karna air mata Dila.
"jangan nangis ya cerita sama aku."ucap Tomi dan mengusap air mata di pipi Dila.
"maafkan aku Tomi.. aku menyesal dengan semua yang sudah terjadi." ucap Dila menatap mata Tomi dengan sendu.
__ADS_1
ya, Dila sudah menyesali apa yang pernah ia lakukan pada Tomi dulu yang meninggalkannya tanpa memberikan kepastian hingga pada akhirnya Tomi bisa menemukannya beberapa bulan yang lalu membuatnya sadar dengan ketulusan hati Tomi yang hanya untuknya.
Dan setelah kejadian dimana ia di antar pulang oleh Tomi beberapa bulan yang lalu membuat ia dan suaminya sering bertengkar dan tak jarang suaminya itu main tangan, dan kejadian itu semakin m buat Dila menyesal telah meninggal kan laki laki sebaik tomi. namun ia juga tak bisa menyalahkan suaminya yang berubah menjadi kasar karna cemburu dengan kehadiran Tomi kembali di hidup Dila sebab suaminya sangat tau kisah Dila dan suami Dila pun juga tau siapa Tomi buat Dila.
.
.
.
Bersambung....
__ADS_1