Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu
Kepergian Tomi..


__ADS_3

Mama Nadin Papa Juna dan Dika dengan berat hati harus membawa Tomi tanpa Citra ke luar negeri karena kondisi Citra yang saat ini sangat tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan karena kondisi kandungan Citra yang lemah semenjak Citra berpisah dari Tomi beberapa hari yang lalu dan mungkin juga karena tekanan batin membuat Citra tidak begitu memperhatikan kondisi janinnya hanya terpaku pada kesedihan sehingga dia lupa meminum vitamin yang harus Citra minum setiap hari namun Citra sama sekali tidak bisa meminum susu selain buatan Tomi sehingga Citra juga sama sekali tidak minum susu selama berpisah dari Tomi yang menyebabkan kondisi kandungannya melemah karena dulu saat masih tinggal bersama Tomi di apartemen Tomi keadaan Citra beserta bayinya sangat-sangat sehat.


"nak kami pergi dulu ya jaga diri kamu baik-baik doakan kami doakan suami kamu agar cepat mendapatkan donor darah dan bisa segera sadar dan bisa cepat pulang."ucapan manadin sambil membelai rambut Citra yang dari tadi diam melihat para suster beserta dokter yang mempersiapkan keberangkatan Tomi untuk dibawa ke luar negeri.


"maafin Citra mah karena Citra Tomi jadi seperti ini."ucap Citra melihat Mama Nadin sekilas dengan air mata yang bergerak dan kembali lagi melihat Tomi tepatnya melihat wajah Tomi untuk ia hafalkan biar tersimpan di memori otaknya karena Citra tidak tahu kapan dia akan bisa kembali bertemu dengan Tomi mengingat kondisinya yang saat ini sedang sangat lemah dan Tomi pun juga belum sadarkan diri membuat Citra harus bener-bener menghafalkan seluruh wajah Tomi.


"kamu tidak salah nak ini semua sudah takdir Tomi melakukan itu karena dia ingin membuktikan cintanya sama kamu bahwa Tomi sangat mencintai kamu dia rela melakukan apapun agar kamu tetap bersamanya mungkin ini cara Tuhan memuji cinta kalian menguji seberapa besar cinta kalian agar kedepannya jika kalian bertengkar ataupun ada masalah kalian bisa berpikir seribu kali lipat untuk mengucapkan kata pisah karena perjuangan kalian untuk bersama harus melewati rintangan yang cukup cukup berat."ucap Mama Nadin menasehati Citra.

__ADS_1


"ya mah Citra janji akan menjadi istri yang penurut dan tidak akan menentang apapun keputusan Tomi dan akan selalu berada di sisi Tomi sampe maut memisahkan."ucap Citra dengan tulus.


"pasien sudah siap untuk melakukan perjalanan."ucap dokter tersebut yang menangani Tomi serta dokter itu pula yang akan menemani Tomi melakukan perjalanan ke luar negeri mencari donor darah yang darahnya sangat langka.


"baik dok kalau begitu mari kita berangkat karena pesawat sudah menunggu kedatangan kita."ucap papa Juna dan setelah itu menghampiri Citra memeluk sekilas agar Citra tegar dan ikhlas melepas kepergian Tomi untuk berobat ke luar negeri.


"iya pah jaga Tomi buat Citra ya pah"ucap Citra yang berlinang air mata.

__ADS_1


"Citra ke Tomi sebentar ya."pamit Citra dan di balas anggukan saja oleh mama Nadin dan papa Juna setelah itu kedua orang tua itu keluar membiarkan Citra berdua dengan Tomi sebelum berangkat sebentar lagi.


"Tomi sekarang kamu akan pergi ke luar negeri meninggalkan aku untuk berobat aku harap di sana kamu mendapatkan pendonor darah yang cepat agar kamu bisa segera sadar dan ingat perjuangan kamu untuk buat kita bersatu aku akan menunggu kamu di rumah dan berdoa semoga kamu cepat sadar dan cepat pulih agar kita cepat bisa bersatu aku janji tidak akan pernah meninggalkan kamu kecuali kamu sendiri yang mengusir aku untuk pergi dari kehidupan kamu aku janji Tomi."ucap Citra dengan bercerai air mata setelah itu Citra menghapus air matanya dan mencium seluruh wajah Tomi tanpa terkecuali dan mencium bibir Tomi agak lama setelah itu Citra memeluk erat tubuh Tomi untuk yang terakhir kali.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2