
Ini jelas bukan kencan pertama antara Tiara dengan Arya, tapi Tiara ingin sekali terlihat berbeda dimata Arya. Tiara sengaja berdandan secantik mungkin. Padahal tanpa berdandan pun Tiara memang sudah terlihat begitu cantik.
Tiara mengenakan baby pink dress selutut, mini bag berwarna putih dan heels yang juga berwarna putih. Mungkin ini kali pertama Tiara berdandan seperti ini saat kencan dengan Arya karena biasanya dia lebih sering mengenakan kulot atau jeans.
Cuaca hujan jadi Tiara yakin kalau Arya pasti menggunakan mobil makanya dia berani mengenakan dressnya. Saat turun dari kamarnya ternyata Arya sudah menunggu di ruang tamu bersama Mama dan Papa Tiara. Arya sampai tidak bisa berkedip melihat penampilan kekasih hatinya itu. Tiara memang sangat cantik, wajahnya perpaduan antara Mama dan Papanya dan dia mengambil porsi yang pas hingga dia begitu sempurna.
Untung saja Arya tidak memakai baju kaos seperti biasanya hingga dia masih cocok bersanding dengan Tiara yang malam ini begitu cantik.
…
“Aku tidak berani mengajakmu keluar kalau begini” ucap Arya yang terdengar serius. Saat ini mereka sudah berada di dalam mobil Arya.
“Kenapa?” Tiara menelisik penampilannya takut terlihat jelek.
“Karena pasti akan ada ribuan pria yang menginginkanmu” jawab Arya tersenyum.
Mendengar jawaban Arya membuat Tiara tertawa kecil.
“Dan kamu pemenangnya” jawab Tiara sambil mencium pipi Arya dengan gemas.
Arya terkekeh geli.
__ADS_1
“Sudah siap?” tanya Arya sambil mencuri kecup sekilas di bibir merah cerry milik Tiara.
Tiara pun menganggukkan kepalanya.
Arya kemudian melajukan mobilnya menuju tempat yang memang sudah dia reservasi sebelumnya.
15 menit kemudian mereka sudah tiba di lokasi. Arya menuntun Tiara menuju tempat yang memang jauh dibelakang dan private. Sepanjang perjalanan terdapat lampu-lampu yang menambah kesan romantis.
“Suka tempatnya?” tanya Arya pada Tiara. Ini kali pertama dia mengajak Tiara ke tempat seperti ini.
Tiara pun menganggukkan kepalanya. Tiara tau Arya bukan tipe orang yang romantis jadi dia sangat surprise karena Arya mengajaknya ke tempat seperti ini.
“Aku googling dan tanya sana sini. Akhirnya dapat rekomendasi disini” ucap Arya sambil terkekeh.
Tiara menutup mulutnya tidak percaya. Dia sama sekali tidak menyangka kalau Arya akan melakukan hal ini padanya.
Arya mengambil bunga dan kotak itu dari pegawai restoran.
Setelah pegawai tersebut pergi Arya menyerahkan buket bunga itu pada Tiara.
“Aku tidak bisa berkata-kata romantis. Tapi percayalah kalau Aku sangat mencintaimu” ucap Arya yang terdengar tulus.
__ADS_1
Tiara sangat terharu kali ini. Dia menerima bunga sambil berkaca-kaca.
“Terima kasih Arya. Aku juga sangat mencintaimu” ucap Tiara sambil tersenyum.
Arya kemudian membuka kotak kecil yang dibawanya. Tiara sangat yakin itu adalah sebuah cincin.
“Aku sudah membicarakan ini dengan Mama dan Papa. Mereka sudah mengijinkan aku menikah denganmu asal kamu pun menyetujuinya” ucap Arya sambil membuka cincin yang dia bawa. Cincin couple berbahan emas putih. Cantik sekali.
“Jadi ceritanya kamu ngelamar aku?” tanya Tiara sambil tertawa kecil.
Arya pun menganggukkan kepalanya dengan mantap.
“Will you marry me?” tanya Arya sambil meraih tangan Tiara.
Tiara pun menganggukkan kepalanya.
Arya yang langsung bersorak begitu mendengar jawaban Tiara. Dia mencium tangan Tiara dengan begitu mesra.
“Terima kasih sayang. Aku sangat sangat mencintaimu. Aku tidak akan menjanjikan kebahagiaan tapi Aku akan berusaha untuk membuatmu bahagia” ucap Arya penuh kesungguhan.
Lagi Tiara menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Arya pun menyematkan cincin di jari manis Tiara, begitu pula Tiara. Dia juga menyematkan cincin di jari manis Arya.
Bersambung...