Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu
Citra Pergi.,.


__ADS_3

dua hari sejak kepergian Citra dari rumah utama Tomi merasa ada sesuatu yang berbeda dan merasa hatinya kosong. ini rasanya Tommy bertanya pada semuanya menanyakan di mana Citra saat ini namun egonya yang tinggi hingga membuat dia enggan bertanya pada siapapun tentang keberadaan Citra.


Tomi merasa hidupnya hampa tanpa kehadiran Citra di sisinya dan ia pun merindukan saat-saat di mana dia mengelus perut besar Citra dan merasakan tendangan yang kuat dari perut Citra. dan semenjak Citra tidak ada di rumah itu gairah Tommy seakan lenyap Tommy jadi malas melakukan apapun bahkan untuk makan pun Tomi malas.


di tengah kegundahan yang Tomi rasakan terlintas di pikiran Romi untuk segera menemukan Dila karena demi merasa dilalah penyebab dari semua kegalauan ini bukan Citra dan dia pun berniat untuk segera menemukan Dila.


"gue nggak bisa seperti ini terus. secepatnya gue harus bisa menemukan Dila dan cepat menikahinya agar tidak ada lagi kejadian seperti dulu."ucap Tomi pada diri sendiri.


"tapi mulai dari mana? apa sebaiknya gue minta anak buah aja ya untuk mencari tahu semua tentang Dila dan sembari menunggu informasi dari anak buah lebih baik gue kembali ke perusahaan membantu Dicky."putus Tomi.


tekad Tommy sudah bulat dan dia pun segera keluar dari kamar untuk mencari keberadaan Dicky namun langkahnya terhenti saat tak sengaja dia mendengar pembicaraan keluarga yang lain yang berada di ruang keluarga dan ucapan Mama Nadin yang disertai tangisan mama Nadin saat menyebut kan jika Citra tak ada kabar apa pun sudah dua hari pergi dan mama Nadin pun juga bilang jika di rumah orang tuanya Citra juga tidak ada hanya mampir sebentar aja disana setelah itu pergi dan tak tau kemana.

__ADS_1


Deg...


Entah kenapa hati Tomi jadi sakit mendengar ucapan Mama Nadin seketika Tomi memegang dadanya yang terasa sakit dan sesak hingga Tomi memutuskan kembali lagi ke kamarnya agar tak mendengar lagi pembicaraan keluarganya tentang Citra.


"sial kenapa gara gara mendengar mama menangis ngomongin perempuan itu hati gue jadi sakit dan sesak gini ya, bener bener ngeselin!" umpat Tomi dan berbaring kembali namun ingatan tentang Citra saat bersamanya di rumah sakit luar negeri kembali terbayang dengan ketulusan Citra saat merawatnya membuat ia tak bisa memejamkan mata lagi.


"katanya mau jadi istri yang setia yang mau menemani gue di saat suka dan duka lah ini apa malah pergi gitu aja tanpa pamit. bikin kesel aja"ucap Tomi kesel mengingat ucapan Citra saat berada di rumah sakit.


.


di ruang keluarga Mama Nadine Dan yang lainnya masih membahas tentang Citra yang sekarang entah berada di mana. mama Nadia itu sangat khawatir takut terjadi sesuatu kepada Citra dan kandungannya mengingat usia kandungan Citra sudah memasuki 7 bulan.

__ADS_1


"pa Papa harus bertindak agar bisa segera menemukan keberadaan Citra. mama takut terjadi apa-apa dengan Citra di luar sana sendirian."minta Mama Nadine kepada Papa Juna.


"iya mah, Papa sudah menyuruh seluruh anak buah Papa mencari keberadaan Citra tapi hingga kini belum mendapatkan hasil apapun kita hanya bisa bersabar mah."ucap papa Juna menjelaskan.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2