
Kebahagiaan kembali menyertai pasangan suami-isteri ini. Kekhawatiran Alisya hilang seketika, saat Adrian kembali menjadi suami yang mengerti dengan perasaannya. Adrian membantu Alisya memasak di dapur. Senyuman bahagia terpancar dari raut wajah Alisya pada hari ini. Di hari ini, Adrian meluangkan waktunya untuk Alisya. Kebetulan hari Minggu, pekerjaan tidak terlalu menumpuk jadi ada kesempatan baginya dihari ini untuk bersenang-senang bersama istrinya. Adrian berencana untuk mengajak Alisya piknik bersama di sebuah taman di kota tempat mereka tinggali. Alisya begitu bahagia, mendengar rencana dari suaminya itu. Dia bahkan bangun pagi untuk menyiapkan beberapa makanan untuk piknik mereka berdua. Sudah lama kenangan seperti itu tidak pernah dilakukan oleh mereka berdua. Sebagai suami yang ingin menjadi suami siaga, Adrian membantu istrinya menyiapkan makanan yang akan mereka bawa nanti.
" Makasih ya sayang."
Kalimat itu terus di lontarkan Alisya selama mereka memasak berdua. Dan berkali-kali Adrian mengatakan sama-sama, meski dirinya selalu meyakini istrinya jika ini demi kebahagiaan mereka berdua. Toh, selama menikah mereka berdua belum menikmati hidup sepasangan remaja yang tengah pacaran. Selama ini mereka telah fokus dengan kehidupan pernikahan dan pekerjaan masing-masing. Ini saatnya bagi Adrian, untuk memberikan kebahagiaan kepada istrinya dan juga untuk dirinya.
" Seharian ini kita akan pacaran." Bisik Adrian kepada istrinya.
" Makasih, suamiku." Kalimat yang sama kembali dipedengerkan oleh Adrian. Pria itu tak bosan mendengar kalimat itu, karena itu menjadi pujian bagi untuk akan seperti ini seterusnya.
Setelah makanan sudah selesai, Adrian dan Alisya bersiap untuk keluar. Tak lupa setiap makanan dimasukkan kedalam kotak dan keranjang makanan. Adrian tak mau istrinya repot dia menyediakan tikar serta keperluan lainnya untuk piknik mereka berdua hari ini.
" Kamu siap?" Tanya Adrian tersenyum kepada istrinya saat mereka sudah berada di dalam mobil. Alisya mengangguk dengan senyuman manis.
Sebelum piknik di taman, mereka berdua mengunjungi kebun binantang tak lupa mereka membelikan wortel yang banyak untuk di berikan kepada binatang lewat. Senyuman tak lepas dari wajah Alisya, sesekali mereka berdua bersenandung mengikuti alunan musik yang diputarkan oleh Adrian di dalam mobil. Memon yang membahagiakan untuk pasangan itu.
Selama menempuh perjalanan yang lumayan lama, akhirnya pasangan itu tiba disebuah kebun binatang, tak lupa bagi mereka untuk membeli tiket masuk. Adrian terus menyetir, di kaca mobil mata Alisya tak berhenti memandangi pemandangan diluar kaca mobil. Dan sudah ada beberapa binatang yang berlalu lalang. Pertama mereka bertemu dengan gajah, terlihat beberapa ekor gajah tengah meminum air. Adrian berhenti sejenak, agar Alisya dapat memberikan wortel kepada para gajah. Alisya mengambil beberapa buah wortel dan melemparnya kepada gajah, begitu gembira ketika gajah itu memakan makanannya.
__ADS_1
" Sayang lihat kesini." Ujar Adrian karena dia ingin mengambil momen saat istrinya melemparkan wortel kepada Gajah. Sungguh pemandangan yang sangat cantik nan bahagia ketika istrinya girang melihat gajah memakan wortel darinya.
Mobil kembali dilajukan oleh Adrian, mereka bertemu dengan beberapa ekor rusa yang tengah berjalan. Kesempatan bagi mereka untuk memberikan wortel kepada para rusa tersebut. Kini giliran Alisya merekam suaminya yang tengah memberikan wortel kepada para rusa. Terlihat jelas wajah takut Adrian saat rusa itu tiba-tiba saja memasukan kepala kedalam mobil agar lebih dekat dengan Adrian. Hal itu membuat gelak tawa bagi Alisya, Adrian melihat istrinya itu, sudah lama Adrian tak melihat gelak tawa diwajah istrinya. Ternyata momen sederhana ini bisa membuat Alisya tertawa, Adrian yang takut malah jadi tersenyum karena berhasil membuat istrinya bahagia.
Mobil kembali melaju, mereka melihat seekor jerapah. Awalnya Alisya ingin memberikan wortel kepada jerapah, namun seekor rusa kembali mendekati mobil mereka. Alhasil wortel yang dipegang Alisya berujung kepada rusa tersebut. Adrian terus merekam momen itu, namun ada ide untuk menjaili istrinya. Dia meletakkan kameranya, mengambil wortel untuk memancing rusa yang berdiri dikaca dekat istrinya. Dia sengaja memberikan wortel namun dengan menarik rusa tersebut untuk kepala sampai masuk kedalam mobil. Alisya yang kebetulan disamping kaca itu berteriak saat rusa itu memasukan kepalanya untuk bisa memakan wortel yang dipegang Adrian. Alisya berteriak apalagi kepala rusa itu tepat dihadapannya. Adrian tertawa, karena berhasil menjaili istrinya.
" Jahat banget sih!" Ucap Alisya kesal karena Adrian menjailinya.
" Habisnya tadi kamu ketawain aku, saat rusa tadi memasukan kepala kedalam mobil." Ujar Adrian karena tadi ada bentuk balas dendamnya.
Alisya teringat saat mereka pergi mereka belum sempat sarapan, Alisya mengambil roti yang dibuatnya dengan selai strawberry, sambil Adrian menyetir mobil Alisya sambil makan dan tak lupa menyuapi suaminya. " Makasih sayang." Ucap Adrian.
Ditengah perjalanan, mereka bertemu dengan kerbau. Mobil kembali berhenti sejenak, lalu mereka menurunkan kaca mobil setidaknya untuk menghabiskan wortel yang dibeli, Alisya memberikan wortel itu kepada kebau yang melintas.
Adrian melanjutkan mobilnya menuju ke daerah singa dan harimau. Sambil menyetir dan sambil pula ia makan disupai oleh istrinya. Dikandang singa, terlihat beberapa ekor singa tengah berbaring, sedangkan harimau tengah berjalan dan bermain dikandang. Mereka juga melewati kandang buaya.
" Sayang, kira-kira buaya makan wortel gak ya?" Tanya Adrian yang sengaja membuka pembicaraan karena sang istri sibuk terpana melihat binatang di luar mobil.
__ADS_1
" Gak lah, buaya darat saja yang bisa makan." Jawab Alisya.
" Emang ada biaya darat?"
" Ada, itu adalah kamu sendiri. Nih! Makan wortelnya." Alisya sengaja menyodorkan sepotong wortel kecil yang ada di mobil di mulut Adrian.
Adrian memarkirkan mobilnya, lalu didekat kebun ada taman kecil, kebetulan mereka bisa pinik disana sekedar untuk beristirahat dan makan siang. Karena mereka melewati sarapan pagi. Adrian mengangkat tikar dan membentang ya, Alisya meraih keranjang makanan. Mereka berdua menikmati makan siang sekaligus pemandangan didepan matanya. Sungguh nikmat yang begitu luar biasa bagi pasangan ini. Sambil beristirahat, Adrian mengelus perut besar sang istri.
" Sayang, aku merasa jika si Dede mulai menendang gitu." Ujar Alisya karena merasa jika bayi dikandungnya menendang perutnya.
" Serius!" Adrian mengelus perut istrinya
Alisya menjawab dengan mengangguk. Adrian lalu mendekati wajah ke perut istrinya lalu berbisik, " Nak, maafin ayah ya yang gak memperhatikan kamu. Mulai sekarang ayah janji akan selalu bersama kamu dan bunda." Ujar Adrian lalu tersenyum kepada istrinya.
Alisya tak kuasa menahan haru, air matanya menetes. Sungguh ini adalah momen yang sangat membahagiakan bagi seorang Alisya didalam hidupnya. Adrian begitu menjadi suami yang romantis dan sangat perhatian membuat Alisya begitu beruntung memiliki suami seperti dirinya. Lagi-lagi kalimat makasih dia utarakan kepada sang suami tercinta.
" Makasih ya sayangku." Ucap Alisya lalu mencium pipi suaminya.
__ADS_1