Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu
Firasat...


__ADS_3

hari-hari yang dilalui Citra terasa begitu lama dan berat karena sejak hari di mana yang memimpin kantor yang tidak mengenalinya itu perasaan Citra jadi tak karuan selalu teringat Tommy dan selalu ingin pergi ke sana untuk melihat Tommy secara langsung namun karena kondisi kehamilannya yang lemah bahkan sempat semakin lemah dua minggu belakangan ini buat Citra menekan seluruh rasa rindunya pada Tommy dan hanya bisa mendengarkan kabar Tommy dari mama Nadine tak lupa mama dan juga memberikan video pendek tentang keadaan Tomi saat ini yang masih belum sadarkan diri.


hingga tak terasa kini kandungan Citra sudah menginjak 7 bulan dan Citra pun hari ini rencananya akan melakukan cek kandungan ke dokter ditemani Kiara seperti biasa, setelah selesai siap-siap dan buku kandungannya Citra berjalan menuju tangga pelan-pelan karena kondisi kandungannya yang sudah lumayan besar hingga membuat Citra kesusahan untuk melangkah apalagi yang menuruni tangga yang tidak bisa dia lihat tangga di bawahnya terhalang perutnya yang sudah besar.


"Mbak ayo aku sudah siap."cap Citra pada Kiara yang menunggunya di sofa ruang keluarga.


"ya udah yuk kita berangkat, tadi Mbak udah chat dokter Fani katanya dia udah menunggu kita dari tadi."ucap Kiara dan setelah itu menggandeng tangan Citra menuju pintu keluar karena mobil beserta sopir pribadinya sudah menunggu di depan teras.


"Mbak kok aku deg-degan ya, rasanya seperti apa gitu aku deg-degan banget Mbak dan terus di sana Tommy apa kabar yang mudah-mudahan Tomi sudah sadar."Citra memberitahu tentang apa yang ia rasakan pada Kiara.

__ADS_1


"mudah-mudahan di sana Tommy segera sadar dan bisa cepat segera pulang menemui kamu dan anak kalian."ucap Kiara sambil mengusap baju Citra.


.


sedangkan di luar negeri tepatnya di sebuah rumah sakit Tommy mulai bisa menggerakkan jarinya namun hanya sebatas menggerakkan jarinya saja kemajuannya saat ini dan di alam bawah sadarnya Tommy seperti sedang berada di sebuah rumah yang dekat dengan taman dari dalam rumah Tomi melihat ada seorang perempuan hamil yang sedang berlari ke arahnya namun karena jaraknya terlalu jauh hingga Tommy tidak bisa mendengar apa yang perempuan itu ucapkan sebab Tommy hanya melihat dari gerakan bibirnya saja yang seperti berteriak dan memanggil-manggil namanya tapi sungguh kami tidak mengenali perempuan itu siapa dan untuk apa perempuan itu berlari ke arahnya dengan cepat dalam keadaan kondisi yang tengah hamil besar.


nama Nadine yang saat itu kebetulan sedang berada di samping Tony melihat Romi membuka matanya seketika akan membuat dia sangat bahagia dan segera memanggil Papa Juna yang lagi istirahat di sofa.


"Papa...Papa, Tomi sadar pah Alhamdulillah.."ucap Mama Nadine puji syukur dan langsung segera memeluk tubuh Tomi omi dengan erat.

__ADS_1


"apa mah..?"tanya papa cuma kaget karena bapak Yuna baru saja meminjamkan matanya mengistirahatkan tubuh dan pikirannya namun sudah dikagetkan lagi dengan teriakan Mama Nadine yang membuatnya langsung bangkit dari sofa dan langsung berjalan menuju ke arah memanadin melihat dengan langsung dengan mata kepalanya sendiri bahwa benar Doni sudah membuka matanya namun dengan pandangan yang kosong.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2