Menikahi Ustadz Idolaku

Menikahi Ustadz Idolaku
MUI : Prolog


__ADS_3

Dian Nurul Cahyaningrat


Seorang gadis berusia 19 tahun yang terlahir di desa Wonogiri. Ia tinggal di jakarta bersama adiknya dengan biaya kehidupan dan pendidikan oleh kakeknya akibat kedua orang tuanya belum bisa menafkahi 2 anak sekaligus. Hendak mengirim dian ke jakarta malah adiknya pengen ikut juga.


Aurellia Dahayu cahyaningrat. Itulah nama adiknya dan hanya selisih 3 tahun darinya. Semenjak di jakarta mereka belajar tentang mandiri tanpa harus bergantung dengan orang tua. Walaupun kewajiban orangtuanya adalah hak mereka.


Selama SMP dan SMA, Dian mulai bekerja separuh waktunya di supermarket dekat rumah yang ia tempati. Rumah strategis karena letaknya dekat dengan sekolah semua jenjang, supermarket, pasar, masjid dll. Ia masih bersyukur mempunyai rumah tetap yang nyaman untuk nya dan juga Dayu adiknya.


Memiliki teras yang cukup memarkirkan 1 motor serta meja dan kursi untuk tamu, ada ruang keluarga atau bisa dikatakan ruang tamu dengan tv nya, memiliki 2 kamar disisi kanan pintu masuk, memiliki ruang makan yang berisi meja makan untuk 4 orang serta dapur , dan hanya memiliki 1 kamar mandi.


Orangtuanya sebenarnya meminta untuk kembali ke kampung setelah menyelesaikan masalah yang muncul itu sudah selesai saat Dayu mulai masuk kelas 2 Smp. Tapi karena sudah nyaman dan merasa lebih mandiri lagi mereka menolak halus permintaan itu.


Setiap hari Dian hanya dirumah saja saat telah lulus dari SMA karena uang yang diberikan oleh kakeknya dan ayahnya sudah sangat banyak. Apalagi penjualan dari kebun dan sawah dikampung sangat menguntungkan jadi membuat keluarganya bangkit kembali setelah masalah diselesaikan.


Sejujurnya kakeknya adalah keturunan orang terkaya dan terpandang di jogja namun namanya telah terhapus dari hak waris keluarganya. Beliau adalah orang pekerja keras dan sederhana padahal dari hasil jerih payahnya dulu saat masih kuliah sudah begitu lebih dari rata rata kebutuhan hidup. Tapi beliau memiliki rumah yang sederhana dan tak terlalu mencolokkan diri sebagai pengusaha. Jadi orang biasa lebih bahagia dari pada orang berada yang tidak terjamin bahagianya. Dari pernikahannya ia dikaruniai 3 anak laki laki.


Dian memiliki 2 paman dan 2 bibi. Selain itu, ia juga memiliki saudari sepupu bernama Syafa dari paman Wisnu dan bibi Tia serta saudara sepupu bernama M. Umay khairulanam dari alm. Paman Zainal dan almh. bibi Nandini. Keluarganya sangat harmonis dan tak ada pertingkaian apapun. Bahkan Umay mengganggap semua saudari sepupunya ialah adik adik perempuan yang pasti dijaga ketat olehnya seperti adik kandung sungguhan.


Dian terkenal dengan silatnya karena selalu menang dan mendapatkan piala. Selain itu, ia juga ahli di bidang musik lebih tepatnya seni musik kebudayaan jawa. Entahlah kenapa ia begitu tertarik dengan itu dan yang pasti tentu kemauan sendiri tanpa paksaan.


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป


kriingg...


Bunyi alarm memecah heningnya kamar dan membuat sang penghuninya terusik akibatnya. Kini tepat pukul 2 dini hari jam itu sudah berdering membangunkan seseorang yang bergelung dalam selimut dengan nyaman di ranjang bak seekor beruang madu sedang hibernasi hehe


Kedua kelopak mata bergerak gerak tanda bahwa orang itu sedang otw bangun. Tampak bola mata berwarna hitam cerah terbuka dan menguap sekilas ditutupi salah satu telapak tangannya. seorang itu adalah Dian. Sudah seperti kebiasaan bangun jam segini untuk melakukan sholat sunnah.


Dian meminum segelas air putih yg berada di nakasnya. Kemudian ia mengambil pakaian dan handuk lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Selesai mandi, Dian beranjak ke dalam kamar untuk melaksanakan sholat tahajjud. Akhirnya Sholat Tahajjud sudah selesai ia lakukan selanjutnya ia mengangkat tangan nya untuk berdoa.


'ya allah , ampuni dosa dosa hamba mu ini , lindungi hamba dan keluarga hamba dari segala mara bahaya , limpahkanlah rezeki kepada seluruh keluarga hamba , aamiin.'


Selesai berdoa, ia menunggu untuk melakukan sholat shubuh. Sambil membaca al-quran dengan suara agak pelan. Rasanya pengen banget di ajarkan seseorang yg akan menjadi pendampingnya nanti.


Kenapa gk nikah? Jangankan nikah, jodoh aja kagak ada. Maklum masih di iket dimasukkin karung hehe. Tidak menunggu lama , beberapa menit berlalu suara adzan berkumandang yang menyuruh umat islam sholat sudah terdengar.


beberapa saat kemudian, Sholat Subuh selesai dilaksanakan dan ia beranjak ke arah dapur. Sebelum kearah dapur Dian terlebih dahulu ke kamar sang adik nya yang biasa ia panggil dek dayu .

__ADS_1


Pintu kamar dayu terbuka, terlihat dayu masih menikmati alam mimpinya. Dian hanya bisa menghela nafasnya seraya meletakkan kedua tangannya di pinggang seperti seorang ibu kesal membangunkan anaknya.


"Masih tidur dek, enak ya berenang di alam mimpi. Astagfirullah lihatlah tersenyum senyum sendiri"gumam Dian melihat dayu sedang hanyut dalam mimpi seraya tersenyum senyum


Tiba tiba sebuah ide terselip di benak pikirannya. Jika di film kartun seperti ada lampu menyalah terang. Ets, jangan so'udzon dulu kepada kakak yang sayang banget sama adiknya, walaupun dayu jahil terhadapnya namun tetaplah adik limited adition. Tidak dijual di pasaran dan gk boleh tuker tambah.


Ia beranjak ke dapur untuk membuatkan sarapan spesial untuk adiknya yaitu nasgor telur mata sapi dan segelas susu hilo teen untuk adik tercinta nan jahilnya itu. Dian selesai membuat nasgor, harumnya masya Allah sampai yang lagi tertidur pun ingin segera menyantap nya. Nasgor adalah makanan favorite nya apalagi buatan ala chef mba jasil pasti menggugah selera.


Ketika sedang asyik mengaduk segelas susu, tiba tiba ada yg membuat nya terkejut yaitu Dayu. Dian langsung tersentak kaget dan hampir terlonjak.


"dek!? astagfirullah , kebiasaan kamu dek selalu membuat jantungku hampir copot tau gak !?"


Dian menampilkan wajah garangnya 50 % yang pasti sudah membuat dayu berasa berhadapan sama dosen atau guru killernya di sekolah. Ati ati dayu nanti mbak mu jantungan loh...


"mba dian jangan marah dong , ampuni dayu yah, pliss "


Dayu pun mengeluarkan jurus paling ampuh untuk membuat Dian kembali normal seperti biasanya. Tak lupa dengan tatapan memohon menginginkan permen itu ditampilkannya juga.


"Dasar kl sudah gitu. langsung minta maaf tapi bakal diulangin lagi huffft"...pikir Dian.


"ya sudah, kamu pasti mencium masakan mba kan, hayo ngaku"


"haii.. Jangan di ambil, enak saja mandi dulu sana"omel Dian yang menepis langsung tangan adiknya itu.


"hehe iya mba ini aku, adiknya mba dian yang cantik di seantero jagat langit otw mau mandi"oceh Dayu seraya berlari segera mengambil baju ganti dan menuju kamar mandi.


Sedangkan Dian? Jangan ditanya lagi selain nepuk jidatnya melihat kelakuan adik satu satunya ini. Untung adik, kl bukan dah diterjang kirim ke pantai selatan haha. (jahara mba Dian huhu๐Ÿ˜ฅ)


Sehabis mandi barulah Dayu menyantap makanannya dengan lahap lalu bergegas untuk bersiap berangkat sekolah. Dayu bersekolah juga di SMA negri yang hanya jalan kaki juga sampai. Dian adalah alumni sekolah tersebut dan ingin sekali melanjutkan pendidikannya setinggi langit kaya bintang. Namun terhalang biaya bahkan sangat berharap dapat beasiswa untuk kuli uyah alias kuliah.


"assalamualaikum"pamit Dayu mencium tangan kanan mbanya.


"waalaikumsalam, belajar yg bener dek"balas Dian.


Dayu menghilang dari pandangannya, Dian langsung saja sarapan dan melanjutkan membersihkan rumah nya. Tiba tiba nada pemberitahuan di ponselnya berbunyi. ia melihat layar ponselnya, ternyata chatting dari sahabatnya di dubai yang sangat ia rindukan.


Vanessa syaputri azahra. dipanggil Nesa oleh teman dan keluarga nya. Nessa dan Dian sudah menjadi sahabat ketika masih SMP kelas 1, tak pernah terpisah dan kemana pun itu selalu bersama. tetapi takdir berkata lain, Nesa menjadi santri di dubai sana.

__ADS_1


Nessa : assalamualaikum . apa kabar sahabatku ?


Dian : waalaikumsalam.Alhamdulillah baik . bagaimana dengan mu? oiya kapan kembali keย  Indonesia ?


Nessa : Alhamdulillah baik juga . maaf ya aku belum bisa kembali ke Indonesia . aku mau kuliah di sini . bagaimana dengan kuliah mu ?


Dian : aku belum kuliah , uangnya belum ada


Nessa : semoga rezekinya lancar dan ditambahkan oleh Allah . udah ketemu sama idolamu , ustadz Alfi ?


Dian : aamiin nes . belum sih , masih cari informasi yang falid tentang tempat nya . hehe terlalu fokus sama belajar jadi gak cari tahu dari pertama nge fans .


Nessa : tapi kan lebih bagus selesai sekolah nyarin ya. kl udah ketemu foto dan minta Tanda Tangan nya ya. aku pengen lihat . kalian serasi gak sih ?? haha sapa tau jadi doi


Dian : jangan ngaco deh , kamu mikir apa sih Ness ? ituย  mana mungkin terjadi. perlu di garis bawahi bahwa aku hanya fans nya .


Nessa : hehe sorry . kl begitu udahan ya . assalamualaikum . aku kangen kamu , sahabatku


Dian : waalaikumsalam. Aku juga kangen kamu


Ustadz Alfi adalah ustadz terkenal yg menjadi idolanya Dian. Memiliki nama lengkap yaitu Alfi Yusuf Al fahri. Ia mempunyai paras yang tampan dan sangat baik juga seorang Da'i muda yg selalu berdakwah dimana saja. Apalagi caranya untuk dakwah sangat enjoy sekali. Memikirkannya saja sudah buat senyum senyum sendiri aww


'Yak!! Apaan aku ini huss huss huss. Setelah bertemu aku langsung minta tanda tangannya deh hehe dan mungkin akan melupakan dari pada mellow sendiri kagum sama jodoh orang lain...'suara hati Dian.


Ia tak mau jika nanti malah kecewa dan sakit hati gara gara laki laki. Cukup mengagumi dan mendoakan terbaik untuk kesuksesan sang idola. Bertemu satu kali saja sudah untung, tidak mau berpikir macam macam.


Bersambung....


๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข๐Ÿข


Assalamualaikum, Hallo salam kenal semua...


Jangan ada plagiat Diantara kita. Oiya sekedar info kl Kisah MUI ini adalah fiktif belaka dan Sequel dari Judul Novel "Aku Mencintaimu Ustadzku". Namun alurnya bakal beda sama yang versi pertama loh, yang pasti ini lebih seru lagi dari yang sebelumnya.


Aku mengucapkan....


Selamat Beribadah Puasa bagi yang melaksanakannya, Semangat jalani hari yaa

__ADS_1


Love you semua๐Ÿ˜


__ADS_2