
"Dian bangunin"rengek vira yang tak bisa berdiri.
"astagfirullah. aku lupa"ucap Dian menepuk keningnya dan tersenyum malu sedangkan caca menertawakan sepupunya yg dicuekki oleh Dian sebab karena dirinya.
"dasar sepupu gak ada akhlaknya"gerutu vira dalam hati.
Dian akhirnya menolong vira. Menyadari waktu sudah beberapa menit untuk masuk, mereka langsung bergegas kedalam ruang kelasnya. Dian tidak jadi membeli makanan sebab sudah lupa dengan tujuan ke kantinnya.
Ditengah perjalanan, ada seorang pria yg terus melihat ke arah Dian terus menerus. Tapi Dian mah cuek aja, gak mau ambil pusing. Sampai pria itu yg menghampirinya .
"Hai. Anak baru ya ."sapanya.
seorang laki laki yg rapi dengan jas dan juga jam tangan yg menghiasi pergelangan tangan nya. Kl orang lain bilang keren sih tapi buat Dian biasa saja . Tidak menarik perhatiannya kecuali tentang "DIA" yg selalu membuatnya seperti tersipu malu saat bertemu .
(ciee , siapakah itu ? Ekheem ...)_aku.
( apaan sih , diem deh ..)_Dian
skiip ...
"Haii juga. Iya betul kita anak baru."ucap Caca.
"Nama kalian siapa. Saya asisten dosen jurusan sejarah . Perkenalkan nama saya Zainal"ucap zain.
"kenapa pria itu terus menatapku sih, risih sekali ya allah ."gumam kecil Dian yg sudah merasa tak nyaman.
"Oh pak Zainal , perkenalkan yg disana namanya Dian, yg sebelah saya Vira dan saya sendiri Caca. "ucap Caca. Dian udh gak nyaman pengen masuk ke ruangan. Karena dari tadi diliatin terus sih π.
"Jangan panggil pak, Panggil kak Zain aja . Suka dibilang kayak gini disini." Ucap zain .
"diih kepedean banget. Ilfeel gw jadinya"pikir caca yang terdiam begitu saja.
"Kalo gitu kami pamit ya kak, assalamualaikum."ucap Dian menarik tangan 2 temannya.
Sesampainya di ruangan banyak orang yg sudah menduduki tempat duduk didepan jadinya Vira , Caca , dan Dian memilih duduk di baris kedua bersejajar . Setelah itu dosen pun masuk , berperawakan sudah berkepala 4 , tinggi , dan kumis kayak pak Raden ππ..beliau bernama pak kuswadi.
"assalamualaikum semuaa"sapa pak kuswadi ramah.
"waalaikumsalam pak"balas semuanya yang berada didalam kelas.
"apa kabar semuanya? perkenalkan saya pak kuswadi dosen pembimbing kalian selama 7 semester kedepan. Dan yah, bocah bagus kae namanya zain yang menjadi asdos (asisten dosen) saya."ucap pak kuswadi yang berjalan kearah kursi dekat caca yang dibalas 'alhamdulillah baik pak' oleh semuanya.
"baiklah. hari ini mau langsung ke pokok materinya atau mau ngobras. kita ngobrol santai saja"tawar pak kuswadi.
"ngobras pak'e"jawab laki laki yang duduk di kursi paling belakang.
"okey setuju. i'am manut ae lah"ucap pak kuswadi yang membuat seluruh kelas dihiasi tawa. ngomong jawa dan inggris campur campur sih pak jadi pada ngakak deh.
Jam kuliah hari pertama berjalan dengan lancar . Dikira galak, ternyata pak kuswadi ternyata humoris dong. Semua mahasiswa/i diruangan itu jadi ketawa bersama sampai sakit perut . Soalnya pak kuswadi bisa ngelawak, pantun dan nyanyi Jawa dengan lancar serta gombalannya gak nahan.
__ADS_1
Setelah pelajaran selesai , Dian dan kawan kawan pulang kerumah masing masing. Sebelum pulang Vira dan Caca pergi ke rumah Dian dulu . Katanya sih kl main udah tau gitu letaknya.
"assalamualaikum"salam Dian.
"waalaikumsalam non"jawab bi mina.
"oiya bi, temenku mau main sebentar disini sambil lihat lihat rumah boleh kan ?"izin dian kepada bi mina.
"tentu saja non. mari silahkan non...emm"balas bi mina yang menghentikan ucapannya.
"saya vira dan sepupu saya namanya caca"ucap vira yang diangguki oleh bi mina.
"owalah. mari non vira dan non caca"ramah bi mina.
Dian, vira dan caca berbincang diruang tamu dengan canda dan tawa. Dari topik satu ke topik lainnya. Bi mina sudah menyediakan makanan ringan dan teh hangat.
"Oiya yan, tadi aku lihat ada salsa deh di koridor ruangan manajement."ucap vira membuat Dian terhenti mengambil wafer tangonya.
"salsa? kayaknya sih kuliah juga dikampus. Namun beda jurusan saja. Padahal waktu itu sempat menghubungiku loh dan gak bareng aku kesininya."jawab Dian menaikkan alisnya heran. Salsa adalah sahabat 10 tahunannya dian tapi sekarang sudah rada senggang dan jarang bertemu apalagi bertegur sapa.
"koq gw liat salsa kek ada yang gak beres ya. pas kita papasan sama si asdos ganjen itu."celetuk caca.
"bener yan, salsa kek natap beda sama kamu. jadi soudzon aja nih."timpal vira.
"gak boleh gitu ca dan satu lagi vir kita gak boleh negatif thinking begitu."ucap Dian.
"berarti kamu suka dong sama asdos tadi? bilangnya kan ganteng ca"ledek vira dan hanya dibalas senyuman oleh Dian.
"idih amit amit deh sama si asdos itu. mon maaf ganjennya membuat gw ilfiil"sungut caca dan mengundang tawa diantara mereka.
Akhirnya caca dan vira pamit pulang lalu selepas mereka sudah pulang. Dian membersihkan ruang tamu dan mencuci piring/gelas kotor ke dapur. Kemudian Dian santai dulu sekedar liat Ig, wa dll. Tiba tiba ada notif yg berisikan nama Aisyah yang menghubungi Dian.
Aisyah : assalamualaikum kak.
Dian : waalaikumsalam Syah. Ada apa ya ?
Aisyah : kak pengen nanya dong ?
Dian : boleh .
Aisyah : misalnya kak Dian dapat lamaran dari kak alfi gimana rasanya ?
Dian : wadduh kok pertanyaannya gitu sih syah
Aisyah : kan misalnya kak .
Dian : ya gimana ya , Rasanya sih pasti seneng dong siapa sih yg gak seneng seorang fans dilamar oleh idolanya sendiri .
Aisyah : o gitu ya hehe. Oiya kak dian sekarang lagi apa ?
__ADS_1
Dian : lagi dikamar . kenapa ?
Aisyah : emang gak kuliah jam segini kak ?
Dian : udah selesai . Alhamdulillah lancar .
Aisyah : Alhamdulillah. kak , dapat salam dari kak Alfi .
(Eh apaan sih Syah - ucap Alfi yang tiba tiba namanya diucapkan oleh aisyah . Kaget bukan main. dian mendengar suara laki laki yg pastinya kakaknya si aisyah langsung merasa malu banget, apakah dari tadi ia bicara terdengar apalagi tentang lamaran astagfirullah malu banget .)
Dian : oiya Syah . Kl gitu udahan ya (mau nyari aman aja deh)
Aisyah : loh koq udahan , kenapa kak ?
Dian : em..hehe gak apa apa . Hanya saja mau istirahat . Wassalamualaikum (padahal mah malu bukan lelah)
Aisyah : yaudah deh , waalaikumsalam kak
Dian mulai menetralkan detak jantungnya, Aisyah sungguh membuat marathon tanpa berlari apalagi tentang gimana dilamar sama Ustadz Alfi. ya dian harus jujurlah masa bohong . Lagipula itu tidak mungkin terjadi.
"gak boleh ngarep nanti sakit loh"
π»π»π»
Sementara di Jakarta , rumahnya Ustadz Alfi .....
"Syah koq bilangnya gitu sih."ucap Ustadz Alfi yang kesal kepada adik perempuannya ini .
"eh , maaf kak . Syah keceplosan . heheπ"ucap Aisyah . tiba tiba abinya dan umi Shita ikut berkata dan menanggapi .
"Aisyah, Aisyah kenapa masih demen ngeledekin kakak kamu ."ucap abinya yang tidak habis habis memikirkan kedua anaknya ini kl udah ngumpul gitu . Istilahnya udah kebiasaan begitu .
"iya tau Abi . Alfi jadi malu kan ."ucap Ustadz Alfi .
"gak apa apa juga sih , umi setuju sama Aisyah ."ucap umi Shita .
"lah koq malah dukung Aisyah si umi ."kesal Ustadz Alfi yang lama lama tidak nyaman langsung mengalihkan pandangannya ke buku hadist yg ia baca tadi . Umi Shita dan Aisyah tos tangan . Sedangkan abi abdurahman ...
"heem , abi udah gak ikut ikutan deh ."ucapnya dalam hati sambil membuka surat kabar yang tadinya di atas meja.
bersambung....
π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’
Hallo semuanya, Salam sehat >_<
Alhamdulillah episodenya sudah terupdate dan selamat membaca... Bila ada typo yang buat gak nyaman bacanya, mohon dimaafkan yaa
Stay Tune dan Nantikan Notif Updatenya, Terimakasih π·
__ADS_1