Menikahi Ustadz Idolaku

Menikahi Ustadz Idolaku
MUI : Ungkapan yang tak terbalas


__ADS_3

Keesokan harinya , Caca dan Vira sudah selesai menyelesaikan urusannya dan sekarang tinggal menunggu Dian . Hari ini jadwalnya hanya 1 jam saja , jadi mereka ingin ke stasiun radio untuk rekaman pertama . Yang ditunggu belum kunjung datang , Caca ingin mencarinya tapi dicegat oleh Vira alasannya ingin menunggu beberapa menit atau 15 menit kedepan.


"gak usah mendingan deh ca. Mungkin kita tunggu 15 menit lagi ."ungkap vira yg memakan kripik singkong di dashboard mobil caca . Haha semuanya doyan ngemil loh . Gak caca , gak vira . Dian pun sama aja .


"Tapi vir , Dian lama sekali dan apa kita kesananya gak kesiangan ?"ucap Caca yg bertanya


"Tunggu dulu ca . Siapa tau lagi baca di perpus . Kan Dian tuh kutu buku gak bisa lepas dari buku sedetik pun. Ya jadi tunggu aja dulu , nanti 15 menit kedepan gak Dateng kita chat aja ."jelas vira


"Yaudah kl gitu kita tunggu."singkat Caca.


5 menit ...


10 menit ...


15 menit ....


" gw telpon deh ."ucap caca yg sudah memencet tombol telpon bewarna hijau itu "πŸ“ž". Tak lama kemudian , Dian sudah menunjukkan batang hidung nya dengan nada dering sama chat dari mereka berdua .


"Nah tuh baru datang orangnya ."ucap Vira yang melihat Dian berlari kecil kearah mereka .


"Maaf ya baru datang ada kerikil di tengah jalan tadi " ucap Dian yg baru datang sambil senyum .


Mereka pun masuk kedalam mobil Caca dan segera berangkat dari kampus itu ke stasiun radio. Di tengah perjalanan , Caca yg masih fokus mengendarai mobil menanyakan perihal kenapa Dian lama sekali tadi . Sudah menggu beberapa menit tapi tetap saja tidak segera datang.


"tadi habis ke perpus ya yan ?"tanya caca yg diangguki oleh vira .


" em..iya tapi bukan itu juga sih ."ucap Dian hati hati . Kl enggak, bisa aja caca bertindak kepada orang yg mengganggunya itu .


"Oh ya . Koq tadi Lo telat yan , kita nunggu sampai lama sekali ?"tanya Caca yg masih penasaran dengan apa yg terjadi . Vira pun sampai menghentikan aksi ngemilnya itu saat Dian mulai bercerita .


"Sebenarnya tadi ....


Flasback on...


Di kursi dekat perpustakaan , Dian sedang menunggu Vira dan Caca . Suasana saat sepi sekali dan tiba tiba kak Zain melintas dan melihatnya sedang sendirian , lalu kak Zain menghampirinya. Sepertinya kak Zain ingin menduduki tempat yg berdekatan dengannya . Sejak marahan dengan salma, dian selalu ketus, cuek dan tak bersahabat pada kak zain.


"Assalamualaikum "salam kak Zain tersenyum .

__ADS_1


"walaikumsalam " ketus dian . Lama kelamaan kak Zain mendekatinya , Dian merasa gak nyaman lagi dan sedikit menjauhkan diri .


"Jalan yuk sekarang , aku udh selesai disini."ajak kak Zain yg begitu mengejutkan .


"Maksudmu apa kak , jalan ?! Emang saya siapa kak Zain ?ingat status kita hanya sebatas asisten dan penanggung jawab saja "jawab Dian sedikit naik suaranya .


" Iya jalan. Kan kamu pacar aku."ucap kak Zain santai .


"ya Allah ujian apa lagi ini , aku harus bisa ngeles serta argumentasi yg kuat untuk menolak tapi apa yg harus dilakukan , ayolah berpikir Dian''pikir Dian.


"Kl gak , mau nikah gak sama aku ?"tawar kak zain.


"apa dinikahin, oh tidak . gak mauuu , enak aja mau nikahin . Gak, aku harus menolaknya"bathin Dian.


Setelah itu ia masih memikirkan bagaimana cara untuk menolak nya sedangkan kak Zain sudah tak sabar lagi menunggu. Dian yg melihat itu langsung saja mengutarakan seperti apa yg ia pikirkan .


"Aku tolak semua tawaran mu kak "jawab Dian mewakili pertanyaan bodoh lainnya dari kak zain.


"Kenapa menolaknya . Kurangnya aku dimana . kan aku kaya dan mapan . Koq ditolak sih ?"ucap kak Zain yg mengeryitkan keningnya.


" Menikah itu bukan permainan , harus di pertimbangkan . Memang benar kak Zain ini kaya dan mapan tapi kak gak cuma itu saja . Iman , agama dan akhlak yg paling utama . Sudah terbukti kl kak Zain bukan berakhlak baik , punya kekayaan dan kelebihan sudah sombong. Iya aku orang miskin yg tidak punya kekayaan tapi agama dan akhlak masih ada . Jika Allah menghendaki hambanya miskin jatuhlah dia ke kemiskinan gak perduli walaupun kayanya sejagat raya dan dunia Maya . Jelas ku tolak karena aku butuh imam yg baik , penyayang , perhatian , ramah , gak sombong dan kuat agamanya . Mulai sekarang kak Zain gak usah ngarepin aku dan menjauhlah dari ku ."jelas Dian panjang lebar .


Keadaan hening dan tiba tiba hp nya Dian terima notif dari Vira , ia memutuskan untuk meninggalkan kak Zain .


"Mau kemana ?"tanya kak Zain yg hampir memegang tangan Dian . Untungnya langsung menyingkirkannya .


"Mau pergi . Assalamualaikum"salam Dian . Gak perduli mau di jawab atau enggak yg penting ia menjauh dari kak Zain .


Tampak zain sangat kesal dengan penolakan dari dian. Sebelum ngungkapin aja ,dian udah kehilangan sahabatnya . Bagaimana nanti akan tambah masalah lagi . Bukan takut , tapi Dian lebih baik berbicara demikian . lagipula dian juga tidak suka kepada kak zain . jantungnya tidak berdetak lebih kencang saat melihat kearah zain.


Flasback off ...


"Jadi gitu ..."ucap Dian. Caca dan Vira hanya mengangguk angukkan kepalanya .


Mereka pun larut dalam obrolan dan tak terasa sudah sampai di stasiun radio . Setelah memarkirkan mobil , mereka bertiga langsung ke ruangan yg sudah di janjikan mba Dinda kemarin. Semuanya bersiap untuk memulai rekaman .


"Yan , kamu mau genre , judul lagu apa ?"tanya pak Harto.

__ADS_1


"Request aja . Insyaallah bisa koq ."ucap Dian .


"sing biso dong."tawar Vira dan Caca berbarengan .


"Oke siap...."ucap Dian .


Musik diputar dan Dian mengikuti irama dengan menyanyikan lagu tersebut. Ia sangat paham akan lirik lagunya. Semuanya menikmati lagu itu, mereka sangat puas akan suara dari satpam cantiknya hihi.


"Yeyy, enak di dengarnya , iya kan semuanya ?"tanya mba Dinda . Yg lainnya ada yg tepuk tangan , ada yg oke , ada yg ngacungkan jempol dll.


"Kamu emang berbakat yan ."ucap mba Dinda .


"hehe , saya juga masih banyak kekurangannya mba ...."malu Dian


"yaudah nanti dilatih lagi biar makin mantap gitu"ucap mba Dinda.


"oiya karena Dian udah buat kita happy, sekarang kita bakal traktir dong di warung mbok dara yang jual nasi tiwul itu dengan gorengannya. setuju gak nih?"ucap mba dinda.


"yeyyyyy"


"setuju"


ucap yang berada di dalam ruangan tersebut. sangat luar biasa senangnya. wahh bakal makan besar nih, karena mba dinda ulang tahun hari ini juga. mereka pun bersiap siap membersihkan ruangan dan segera meninggalkan stasiun radio itu.


"alhamdulillah ternyata hari ini lancar seperti sebelumnya. aku berharap hari hari kedepan akan lebih lancar dan selalu ditemani oleh orang orang baik. ya allah hamba sangat bersyukur mendapat mereka di sekelilingku"bathin dian tersenyum.


"eh malah tersenyum sendiri, ayo yan kita happy happyan lagi"senggol caca yang membuat dian terkekeh geli.


"let's go semuanya."ucap mba dinda berjalan keluar dari gedung itu. Dian terakhir mengunci dan memastikan keamanan sekeliling gedung. Setelah aman, baru deh berangkat makan makan hihi lumayan gratis koq πŸ˜‰


bersambung....


🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒


Hallo semuanya, Salam sehat >_<


Alhamdulillah episodenya sudah terupdate dan selamat membaca... Bila ada typo yang buat gak nyaman bacanya, mohon dimaafkan yaa

__ADS_1


Stay Tune dan Nantikan Notif Updatenya, Terimakasih 🌷


__ADS_2