
Beberapa hari kemudian...
Dian bangun seperti biasanya yaitu jam 1 dini hari untuk melaksanakan sholat tahajjud dilanjut Sholat shubuh. senang sekali ia bahwa ternyata pulpennya sudah ada dan dibarengi dengan hadiah lainnya. yah walaupun itu dari umi shita sih
akhirnya shalat shubuh selesai, ia membuat sarapan untuk Dayu dan untuknya. Hari ini Dayu masuk sekolah setelah memilih cuti sekolah saat mbanya sakit. Padahal ia tidak apa apa jika dirumah sendiri, tapi Dayu maunya seperti itu ya akhirnya menerima saja keputusan nya . Setelah Dayu selesai mandi , mereka langsung sarapan bersama sama . sarapan sudah selesai , sekarang Dayu segera menggantikan pakaian nya dengan seragam sekolah.
Berganti pakaian sudah dilakukan oleh Dayu dengan segera. Hari ini Dian akan pergi ke cafe untuk mengurangi rasa bosan. Lalu nanti akan menghubungi kak Umay ada yang ingin ia tanyakan .
"dek, mba mau ke cafe ya . sekalian numpang wifi ."Dian
"hahahaha"Dayu
"kenapa kamu ketawa?"Dian heran
"habisnya mba ke kafe numpang wifi doang, hadeuuh mba ada ada aja sih, hahahaha"Tawa Dayu lebih keras.
"hehehe, yaudah yuk sana berangkat. nanti telat loh"Dian tersenyum malu dengan menggaruk tengkuknya yg tidak gatal sama sekali. Sedangkan dayu sudah berhenti tertawa.
"oke ..oke siap bos" ucap Dayu .
Dayu seperti biasa berangkat sekolah berjalan kaki. ia sudah hilang dari penglihatan mbanya. Dian masih kepikiran sama beasiswa ke Jogja. pikirannya berkecamuk dengan apa yang harus ia lakukan ? menerima atau tidak ? tapi sayang jika tidak. Lagipula ini yang ia impikan selama ini . Sepertinya harus ditanyakan oleh kakak sepupunya , yaitu Umay.
Umay : assalamualaikum , dengan siapa ini ??
Dian : waalaikumsalam kak , ini aku adik sepupu mu .
Umay : hehe habisnya kan , aku gak punya nomormu dek . oiya ada apa ya dek ?
Dian : Hem.. kak bisa ketemuan gak ? ada yang ingin aku pertanyakan sama kakak . sekaligus minta pendapatmu. untuk menghindari fitnah nanti kl sampai sana lewat chat aja. sebelum itu , nomor kak Umay aja aku gak tau . minta nomornya kak ?
Umay : baiklah , boleh . catatlah nomorku dulu ya. 081* **** **** . nah itu nomornya
__ADS_1
Dian : okey kak , sudah di simpan . ngomong ngomong nanti ketemuan di mana kak?
Umay : di cafe z aja dek.
Dian : oke kalau begitu kak. aku akan berangkat sekarang ya . assalamualaikum
Umay : okey baiklah, waalaikumsalam dek .
setelah telpon tertutup , Dian mencari baju gamis yang telah diberikan oleh Umi Shita beberapa hari lalu . ia berniat ingin memakai nya hari ini , rasanya seperti ada yang menuntun untuk memakainya. tidak lupa pula dengan sepatu putih dan tas selempang nya .
setelah memakai gamis tersebut dengan kerudung nya juga . diperjelas ya guys , kl umi Shita itu kasihnya gamis dan kerudung senada . Kembali lagi dengan Dian yang sudah siap untuk pergi ke cafe yang ditujukkan oleh kak Umay . beruntung tempat itu juga yang akan ia singgah ketika bosan . tak lupa dengan numpang WiFi hihi gratis itu menyenangkan tau π.
selain membawa tas selempang , ia juga membawa laptop sepaket dengan tasnya . Selain ingin menanyakan pendapat , sekalian atuh nyari tiket ke kampung atau nyari nyari lainnya lah . Dan paling penting dompet harus pula di bawa , nanti kl lapar atau haus gak bisa beli apapun dong hehe . lalu Dian pun mengendarai motornya dengan santai kearah cafe itu .
<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
Sementara itu dirumah kak Umay. ia sedang bersiap siap untuk ke cafe dan berangkat bareng bersama temannya yang masih seperjuangan yaitu tim dakwah Ustadz Alfi. kebetulan bukan , ada pertemuan bersama ustadz hehe π€.
Setelah Umay bersiap , pintu sudah di ketuk ketuk oleh seseorang . Umay segera menuruni tangga dengan hati hati . Saat dibuka pintunya , terlihat 3 orang yg tak asing baginya .
"waalaikumsalam. Azzam , Farhan , Teuku . Ayo kita langsung saja berangkat . soalnya gw juga mau menemui seseorang yaitu adek sepupu gw "
"okelah , ayo berangkat sekarang."
Mereka sang 4 serangkai yg gk pernah berpisah atau pun kurang seraya menaiki mobil hitamnya Umay. Sebelumnya Umay mengunci pintu dahulu . Umay mengendarai mobil dengan kecepatan sedang . Selama di perjalanan , mereka bercanda dan berbincang bincang.
" Umay , sepupu lo perempuan atau laki laki?"tanya Farhan.
"perempuan . emang kenapa nanya begitu ?." ucap Umay sekilas melihat temannya dibelakang dengan kaca spion nya .
"wah..kalo cantik . bisa gw embat tuh" ucap Azzam si jomblo sejati . sudah lama berjomblo tiga tiganya haha π bukan belum laku tapi masih di kantongin jodohnya sama Allah.
__ADS_1
"apa!? lo mau embat adek gw . jangan dia masih umur 19 tahun dan jangan deket deket dia . bisa lo di bikin perkedel ama adek gw hahaha"ucap umay sambil ketawa tapi tetap fokus sama jalananπ.
" emang adek lo bisa ?"tanya Teuku Penasaran .
"yee..gak percaya . die tuh jago silat dan menang mulu . lo pada mau nantangin die apa ?" ledek Umay. ingat sekali kejuaraan atau piala dirumahnya yang Dian dapat dari lomba silatnya . dia saja bangga dengan adiknya itu apalagi orangtuanya.
Umay hanya menanggapinya dengan menggeleng gelengkan kepalanya . kl belum Nemu mah masih ragu kl udah aja , awas ya kl caper hehe, pikir nya .
Topik pembicaraannya berganti dengan segala galanya deh . sedangkan yang jadi supir hanya menanggapi dengan senyuman sesekali terkekeh geli . emang gitu dah kl lagi ngumpul , pasti ada aja yang dibahas . dasar laki laki . hingga Umay memberitahu tentang Dian sekilas, sebenarnya gak masalah ada yang suka sama adiknya itu . tapi juga harus di pertimbangkan kembali sama orangnya. siapa tahu belum mau mengurus seperti itu kan .
"die cantik tapi jago silat . kalo gk marah imut banget orangnya . pasti lu pada demen deh " ucap Umay.
"masa...." ucap Azzam
Umay hanya menggelengkan kepalanya dan hanya tersenyum lebih tepatnya menyeringai . Setelah percakapan itu , keadaan didalam mobil sangat hening . mereka sudah bosan bicara kali yah π€.
Sementara itu ....
Setelah beberapa menit, Dian sudah sampai di cafe yg telah di tunjuk oleh kak Umay untuk membicarakan sesuatu . Ia langsung memberhentikan motornya di parkiran cafe , tak lupa kunci di bawa setelah mengunci nya .
Saat sampai di depan pintu cafe , terlihat sangat ramai keadaan diluar .Namun di dalam tampak berbeda sekali . Orang orang lebih suka di luar daripada di dalam karena sebelah cafe ini terdapat taman bunga yg indah . Padahal itu tempat kesukaannya tapi yah mau gimana lagi , masa digusur orang lagi minum atau makan kan kesihan haha π . Saat ia membuka pintu cafe sebelah kiri terlihat seseorang sahabatnya yaitu Vira sedang memainkan hpnya . Ia pun menghampiri.
"apakah aku tidak salah lihat ? yah haha itu Vira . masa teman sendiri lupa sih "... pikirnya . lalu ia segera menghampiri temannya nya itu .
"assalamualaikum Vira" salam Dian
bersambung....
π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’
Hallo semuanya, Salam sehat \>_<
__ADS_1
Alhamdulillah episodenya sudah terupdate dan selamat membaca... Bila ada typo yang buat gak nyaman bacanya, mohon dimaafkan yaa
Stay Tune dan Nantikan Notif Updatenya, Terimakasih π·