Menikahi Ustadz Idolaku

Menikahi Ustadz Idolaku
MUI : Sah dan halalnya AD


__ADS_3

..."Akhirnya waktu itu datang juga dimana aku menyebut Ikrar cinta yang sesungguhnya untukmu dan menjabat tangan seorang laki laki cinta pertama dalam hidupmu yaitu ayah. Lalu kata 'sah' serempak terdengar, diriku tak bisa menahan senyum penuh rasa gembira telah berhasil memilikimu."...


...~ Ustadz Alfi Y. Al-Fahri...


..."Tak bisa diungkapkan oleh kata kata setelah tahu kamu berhasil memilikiku. Aku selalu mengucap syukur kepada Sang Maha Pemberi Cinta karena nyatanya hanya akulah orang pertama yang memegang tanganmu walau terasa sangat sungkan"...


...~ Dian N. Cahyani ...


...🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒...


Hari ini adalah hari yg sangat berbahagia untuk ustadz Alfi dan Dian karena mereka berdua akan terikat oleh ikatan pernikahan dan menyandang gelar sebagai suami istri .


Sebelumnya segala persiapan sudah dilakukan . Mahar yg di minta oleh Dian hanya surat Ar Rahman saja . Semua mahar dan hantaran untuk dian sudah dipersiapkan dengan baik oleh keluarga Ustadz Alfi. Bahkan Rumah yg akan diadakan Ijab Qobul dan untuk selama lamanya sudah rapi dengan berbagai perabotan dll.


Sejak menjelang pagi , Dian sudah di make up oleh MUA yg sudah di panggil oleh pihak keluarga ustadz Alfi . Make up yg natural dan dipadukan dengan pakaian pengantin syar'i berwarna putih telah memberi kesan anggun dan cantik kepada Dian . Entah mengapa Dian terlihat gugup dan jantung yg gak karuan detaknya . Rasanya sangat tidak mungkin tapi itulah makna dari kun fayakun walaupun kita berkata tidak mungkin.


Pintu terbuka memperlihatkan Dian yg sedang terduduk di meja rias . Seakan pangling dan terkesiap oleh pancaran aura kecantikannya Dian yg membuat Caca , Vira dan Nessa (sahabatnya yg baru pulang dari Dubai ) berdecak kagum kepada sahabat mereka yg dikit lagi sold out hihi.


"Masya Allah kamu cantik banget yan , pangling aku."ucap Nessa yg duduk di sofa sudut kamar yg sudah terhias semuanya . Ya , acara ijab qobul dilaksanakan di rumah baru yg dibangun untuk hadiah pernikahan dari kakek Ustadz Alfi sesuai rencana .


"Iya betul banget , ciee...yg mau jadi istri seorang ustadz dan idolanya sendiri . Iya kan vir ?''goda Caca


"Haha iya betul ca ."tambah Vira yg sukses membuat pipinya Dian bersemu merah . Tertawa mereka bahkan tidak berhenti sampai umi shita , Bu Mira dan Dayu datang.


"masya allah mantu umi cantik."ucap umi shita yg membuat dian menatapnya dengan tersenyum malu.


"anak gadis ibu udah mau sold out. Perasaan ibu baru mendengar tangisan mu dan ayah mengadzankan mu untuk pertama kalinya. Dan sekarang sudah mau menikah aja."ucap bu mira yg berkaca kaca menghampiri putrinya lalu memeluk dian.


"bu, maaf kl dian selama ini kurang baik untuk menjadi putri ibu"ucap dian yg memegang tangan kanan bu mira lalu menciumnya.


"gk perlu minta maaf nduk. Kamu terbaik sesuai harapan ibu."ucap bu mira yg menghapus jejak air mata disudut mata putri. Semuanya menjadi haru melihat itu.


"bu koq aku gugup yah"bisik dian kepada bu mira yg masih didengar sama umi shita . Bu mira terkekeh geli dengan tangan dian yg terasa dingin bahkan meremas kedua tangannya.


"kamu gk perlu gugup yan. Umi yakin kl alfi bakal bisa dan menghalalkanmu menjadi istrinya. Tenang saja hehe"ucap umi shita yg menyakinkan tapi membuat suasana haru menjadi tawa kembali. Bahkan dian mencoba menetralkan rasa malunya dengan melihat cermin lalu tersenyum malu.


Di halaman ...


Bergelar karpet dan segala keperluan nya. Sekarang sudah ada Ustadz Alfi dengan baju pengantin warna putih dan tak lupa kopyahnya senada. Selain itu Abi Abdurahman disebelahnya lalu ayah ahmad dan saksi serta keluarga inti keduanya. Woow jangan lupakan wartawan dan para fans yg berada diluar pagar rumahnya. Oiya ada pak penghulunya juga yaa hehe

__ADS_1


"nak Alfi sudah siap?"tanya ayah ahmad.


"Insya allah siap ayah"jawab Ustadz Alfi mantap. Kemudian ayah ahmad menjabat tangan calon eh ralat mantunya itu .


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ananda Alfi Yusuf Al-Fahri bin Abdurahman Al-Fahri dengan anak pertama saya yang bernama Dian Nurul Cahyaningrat binti Ahmadi ningrat dengan maskawinnya berupa surah Ar-Rahman, sejumlah uang dan emas serta seperangkat alat sholat dibayar Tunai karena Allah."ucap tegas Ayah Ahmad


"Saya terima nikah dan kawinnya Dian Nurul Cahyaningrat binti Ahmadi ningrat dengan mahar tersebut dibayar tunai karena Allah "kata ustadz Alfi dengan tegas pula .


"bagaimana para saksi, saudara saudari. Sah?"ucap pak penghulu.


"SAH!!"ucap serempak tamu yg ada


"alhamdulillah,Tabarakallah." ucap pak penghulu yg disusul oleh doa setelah Ijab Qobul. Lalu semuanya mengamiinkannya.


"boleh dijemput istrinya nak. Silahkan"ucap pak penghulu yg kemudian Ustadz Alfi berdiri dan berjalan kedalam rumah untuk menjemput sang istri.


Sesampainya didepan pintu kamar tersebut, ternyata Dian sudah berdiri didepan pintu dengan tersenyum dan menunduk. Ustadz Alfi tersenyum manis, aish stadz jangan buat dian diabetes okey.


"dek"panggil Ustadz Alfi


"ciee panggilannya beda dah yaa"goda para wanita didalam kamar tersebut yang menambah rasa gugupnya si pengantin wanitanya ini.


"susah banget iih, terima atuh. tangan ustadz pegel itu yan"ledek nessa yg mengundang tawa diantara semuanya.


Tetapi lambat laun, dian mencoba meraih uluran itu walaupun sungkan hehe. Akhirnya bersatulah tangan nya dengan suaminya. Azzam yg memfoto/mendokumentasikan dan para wanita ketawa terus menanggapi tingkah dian bahkan Ustadz Alfi terkekeh juga.


Berjalan beriringan membuat jomblo terbakar guys, lihatlah yg diluar pagar tersenyum senyum sendiri. Mereka menganggap pasangan itu sangat cocok sekali. Lalu berlanjut dengan memasang cincin di jari masing masing. Setelah itu Dian mencium tangan kanan Ustadz Alfi yg mendaratkan tangan kirinya tetap diatas kepala istrinya itu.Dilanjut dengan Ustadz Alfi yg mengecup kening istrinya bertujuan untuk membatalkan wudhunya membuat dian terpejam merasakannya.


'ya allah aku terasa ingin bersembunyi di lubang cacing saja' bathin dian dengan jantung yg berdebar terus bahkan Ustadz Alfi juga seirama dengannya. Lalu disusul dengan menanda tangani buku nikah tersebut.


Sesi terakhir adalah sungkem kepada orangtua mereka berdua masing masing. Terlihat kedua nya meneteskan air mata. Ustadz Alfi sampai di depan abi abdurahman, ia dengan segera mencium tangan kanan abinya lalu memeluk juga. Dian pun sama, ia sudah juga sampai di ayah ahmad. Bahkan ia diberikan kecupan dari ayahnya di keningnya. Tanggung jawabnya sudah berpindah kepada laki laki yg sudah sah menjadi menantunya.


Akhirnya Ijab Qobul/Akad Nikah telah selesai dengan lancar. Semuanya sedang bersantai ria dulu untuk walimatul urs nanti ba'da dzuhur. Sedangkan manten baru sudah berada di kamar milik mereka berdua.


Dikamar....


Dian sudah membersihkan make up tadi dan sudah berganti pakaian dengan gamis lalu membuka jendela untuk melihat taman belakang . Ustadz Alfi setelah mandi dan berganti pakaian ia ke dapur membawa makanan serta minuman untuknya dengan istrinya di kamar. Sebelum ke dapur, dian masih mandi.


Pintu terbuka dengan adanya dian membelakangi pintu kamar . Ustadz Alfi meletakkan piring & gelas tersebut di atas meja dekat sofa. Lalu ia berjalan menghampiri dan memeluk dian dari belakang . Sang istri yg tidak menyadari kedatangan nya langsung tersentak kaget.

__ADS_1


"sedang apa kamu disini,dek?"tanya Ustadz Alfi dengan posisi tangannya memeluk erat.


"astagfirullah, ustadz ngagetin"lirih dian yg masih didengar oleh suaminya.


"ubah kata ngagetin jadi ngangenin dek hehe"ucap Ustadz Alfi seraya meletakkan dagunya di ceruk leher istrinya yg membuat dian bersemu merah lagi dan lagi.


Duhh mentang mentang hallal hmm☺


"kruyuk..kruyuk.."


Nah loh bunyi apaan tuh. Apakah ayam jago berkokok pada jam 10 pagi? Apa betul ada seperti itu?. Ternyata yg terdengar adalah ayam jago yg berada di perut dian meronta ronta meminta diisi.


"bunyi apa itu dek?hmm"tanya Ustadz Alfi yg menahan tawa.


"hehe, m...aku lapar Ustadz"ucap dian tersenyum canggung. Duh, perut emang bener bener gk tau kondisi ya ampun 😫. Lalu Ustadz Alfi melepaskan pelukan itu dan mengajak dian makan.


"oiya dek, apakah panggilan ustadz bisa diganti? Lagi pula aku suamimu, jangan samaan sama orang lain yg menyebutku seperti itu. Bahkan jika boleh aku jujur, panggilan ustadz menurutku terlalu berlebihan"ucap Ustadz Alfi yg mendudukkan dirinya di sofa disusul dengan dian.


"Ma..mas alfi"ucap dian menatap wajah lawan bicaranya.


"mas ? Bagus. Kl sayang juga boleh" ucap Ustadz Alfi yg menggoda dian. Entahlah sejak kapan ia pandai menggoda lawan jenisnya. Dian memilih mengalihkan topiknya daripada malu sekali.


"Oiya, mas kenapa cuma ada 1 piring dan 1 gelas? Apakah mas alfi tidak makan?"bingung dian yg baru saja menyadarinya.


"makan dong. Tapi satu piring untuk berdua begitupun dengan gelasnya."


"Bismillahirrahmanirrahim, aaa"ucap Ustadz Alfi seraya menyuapi makanan kearah dian dengan dian yg mulai menerima suapan tersebut. Selain menyuapi makanan pada sendok yg sama, tak lupa minum pada gelas yg sama.


"uwwu kenapa so sweet banget sih kalian berdua"bathin mereka. What's? Ternyata caca, vira, dayu, aisyah, farhan dan azzam yg menguntit pasangan tersebut. Sedangkan umay hanya memijit keningnya memikirkan anak anak muda yg melihat keromantisan adik sepupunya dengan sang ustadz. Hmm, pusing ya bang🀣


bersambung....


🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒


Hallo semuanya, Salam sehat >_<


Alhamdulillah episodenya sudah terupdate dan selamat membaca... Bila ada typo yang buat gak nyaman bacanya, mohon dimaafkan yaa


Stay Tune dan Nantikan Notif Updatenya, Terimakasih 🌷

__ADS_1


__ADS_2